cerita sex selingkuh sampai hamil
Saatmelakukan pemanasan, lewat lah istri tetanggaku namanya kak Nguyen, Cantik badannya putih bersih, bibirnya yang seksi, hidung mancung, dada besar sekitar ukuran 36B, walaupun di tengah hamil 6 bulan, tetap saja terlihat sangat menggoda. Ku melihat dari ujung rambut sampai ujung kaki, aduhai cantik kali.
Dalamberhubungan Sex Mas Toni tak segan-segan mengeluarkan spermanya didalam rahimku tanpa memiliki rasa takut aku hamil. Dan aku pun yang sudah menikmati persetubuhan dengan Mas Toni pun tak menolak jika MasToni mengeluarkan spremanya didalam liang rahimku. Aku dan MasToni sudah berpacaran 3 tahun hingga kini akhirnya MasToni menikahiku
Disisi lain, suamiku sudah mulai berubah, dia tidak keluar malam lagi setelah mengetahui aku hamil. Tapi aku sudah terlanjur sakit hati pada suamiku, aku masih bertahan sampai sekarang hanya karena anak-anakku. Apalagi Aku sangat mencintai selingkuhanku. Dia berjanji kalau anak ini sudah lahir dia akan menceraikan istrinya dan menikah denganku.
Dalamberhubungan Sex Mas Toni tak segan-segan mengeluarkan spermanya didalam rahimku tanpa memiliki rasa takut aku hamil. Dan aku pun yang sudah menikmati persetubuhan dengan Mas Toni pun tak menolak jika MasToni mengeluarkan spremanya didalam liang rahimku. Aku dan MasToni sudah berpacaran 3 tahun hingga kini akhirnya MasToni menikahiku.
Bokeptetangga- Cerita Sex Vanessa Selingkuh Sampai Hamil, Sebut saja aku Vanessa. Aku berusia 28 tahun. Aku sudah menikah namun belum dikaruniai anak. Kata orang aku cantik dan memiliki daya tarik. Kadang aku selalu menutup auratku dengan berhijab Namun kadang aku juga tak mengenakannya.
mở bài bằng lí luận văn học.
Cerita Seks69 – Sebut saja aku Vanessa. Aku berusia 28 tahun. Aku sudah menikah namun belum dikaruniai anak. Kata orang aku cantik dan memiliki daya tarik. Kadang aku selalu menutup auratku dengan berhijab Namun kadang aku juga tak mengenakannya. Aku memang masih dalam tahap penyesuaian untuk benar-benar berhijab. Kulit putih dan tubuh sintalku selalu aku tutupi dengan pakaian modis ala hijabers atau baju yang sopan jika aku sedang tidak berhijab. Selain wajahku yang cantik aku memiliki payudara yang termasuk besar namun aku tak suka memamerkannya aku malah risih dan menginginkan payudara yang berukuran kecil. Entah saat aku mengenakan hijab atau tidak payudaraku selalu memiliki daya tarik tersendiri dan menjadi santapan para pria nakal. Dasar Pria, pikirannya selalu cabul. Aku merupakan seorang ibu rumah tangga. Sebelumnya aku merupakan seorang wanita karir namun setelah menikah Mas Reza menyuruhku untuk berada di rumah saja. Mas Reza lah yang berhasil meminangku. Kini usia pernikahan kami memasuki 1 Tahun. Banyak yang bilang kami pasangan yang serasi yang satu cantik dan yang satu tampan. umurnya pun tak beda jauh dariku. Mas Reza bekerja sebagai pimpinan di sebuah Bank. Secara financial kami bisa dibilang memang sudah lama berpacaran dengan Mas Reza. Bahkan kami sudah melakukan hubungan terlarang sebelum kami menikah. Mas Reza memang pintar merayu ku dan berhasil menggodaku untuk menyerahkan keperawananku pada saat itu. Mas Reza memang memiliki nafsu sex yang tinggi. Disetiap ada kesempatan Mas Reza selalu menyetubuhiku, entah itu di rumahku, dirumahnya atau kadang kita menyewa kamar di Hotel. Mas Rezalah yang mengajariku bercinta dari yang tadinya pasif hingga aku aktif bermain dalam bercinta. Namun walau aku sudah mengenal nikmatnya bercinta hanya dengan Mas Rezalah aku melakukannya. Setelah 5 tahun berpacaran kami akhirnya menikah. Setelah beberapa bulan tinggal rumah orang tuaku, akhirnya kami berhasil membeli rumah walaupun berada di pinggiran ibu kota. Rumah minimalis 2 lantai tersebut berada di sebuah Cluster yang didalamnya hanya ada terdapat beberapa rumah dengan bentuk yang sama tanpa pagar Reza semakin giat bekerja, gairah keintiman kami mulai berkurang seiring dengan beban pekerjaannya yang kian bertambah. Apalagi sekarang Mas Reza selalu pulang malam dan pergi pagi sekali. Karena memang jarak dari rumah ke kantor memang agak jauh. Seperti pada malam ini kulihat suami ku yang berada disebelahku nampak sudah tertidur pulas. Padahal aku sedang bergairah. Ku pelorotkan celana pendeknya dan ku telanjangi bagian bawah tubuhnya. Kulihat penisnya yang nampak sedang tertidur. Ku pegang batang lemah penisnya itu, ku genggam dan kubelai lalu ku kocok secara perlahan. Secara alamiah semakin lama penisnya terasa mengeras akibat kocokan tanganku. Aku mulai menjulurkan lidahku, kujilati kepala penisnya lalu turun batang penisnya. Lalu setelah itu ku kulum batang penisnya. ngentot enak nimat dengan gadis jilbab istri orang“Hmmmmm Mah…” Suami ku mulai bereaksi dan mulai membuka kedua matanya.“Aduh mah besok kan papah mesti kerja. Nanti aja pas weekend papah bakalan puasin mamah”ujar suamiku“Pah, mamah lagi on. Please pah sekali saja”ujarku“ya udah mah maen cepet aja. Mamah aja yang gerak papah capek”ujarnyaAku langsung menurunkan CD ku. Ku angkat gaun tidurku lalu ku posisikan diriku diatas tubuh suamiku dalam posisi WOT. Liang senggamaku yang sudah basah mulai menyentuh kepala penisnya yang sudah tegang karena ulahku. Ku genggam penisnya dan kuarahkan masuk ke liang memekku sambil kuturunkan tubuhku. Vanessa Selingkuh Sampai Hamil “Blessss”“Hhhhhmmm Pahhhh”desahkuKurasakan penis suamiku sudah masuk seutuhnya tertelan di dalam liang memekku. Aku mulai menggoyangkan pinggulku maju mundur menggoyang penisnya. Penisnya terasa penuh diliang senggamaku. Semakin aku menggoyang pinggulku rasa nikmat semakin menjalar ke seluruh tubuhku.“hmmm, ooohhhhh, ahhhhhhhh”“Pah, mainin toked mamah dong Pahhhhh jangan tidur terus”“Ohhhhhh, Ahhhhhhhhh”Aku terus menggerakan pinggulku. Sambil satu tanganku meremas-remas payudaraku. Satu-satunya penis yang selalu menusuk di liang memekku itu bergerak mengikuti irama goyanganku.“Hhhhmmmm Masssss”“Bangun Massssss”“Entotin aku Masssss”Mas Reza mulai terpancing ajakanku. mungkin dia juga merasakan kenikmatan atas jepitan liang memekku. Mas Reza nampak mulai membangunkan badannya lalu kami pun berciuman dengan ganasnya. Mas Reza mulai aktif bermain. Tangannya mulai menuruni kedua tali gaun tidurku lalu memelorotkannya. Kedua payudaraku tak dibiarkan bergelantung dengan bebas. Tangannya langsung menangkap, meremas-remas dan kadang memilin kedua putingku. Aku semakin bergairah kareba mendapat rangsangan darinya.“nakal kamu Mah. Kamu harus dihukum”ujarnya setelah menyudahi aksi ciuman kamiAku masih bergoyang dan bibirnya kini mulai mengulum dan menyedot-nyedot putingku. Membuat tubuhku semakin sensitif dan terasa begitu nikmat.“Ohhhhhhh Pahhh, terus hisap puting mamahhh.. Ohhhh”desahkuAku semakin tak tahan. Liang memekku semakin basah saja. Aku sedang mengejar Orgasmeku. Gerakan pinggulku semakin liar dan Lidah Mas Reza semakin menari2 dan menggelitik diputingku. Aku tak tahan lagi.“ohhhhhhhh, ahhhhhhhhhh, ahhhhhhhhh”“Pah, aku mau hmmmmm aku mau…..”“aku mau sampe pahhhh”desahku sambil menjambak rambut suamiku“Aaaaaaahhhhhhhhhhh”Kurasakan orgasme menerpaku. Rasa nikmat menjalar keseluruh tubuhku dengan reaksi cairan cintaku yang semakin membanjiri liang memekku. Mas Reza, cerita seks selingkuh dengan tetangga menyadari bahwa aku sudah mencapai klimaksnya. lalu kini dia yang mengambil alih permainan bercinta kami. Aku lalu ditidurinya dibukanya kedua kakiku lalu mas Reza kini sudah berada diatasku Lalu penisnya kembali melesat didalam liang memekku.“Ohhhhhhh Pahhhhhh”desahkuMas Reza mulai memompa penisnya di liang memekku. Pinggulnya bergerak maju mundur dengan cepat di liang senggamaku. Mas Reza sepertinya ingin buru-buru menuntaskan permainan cinta kami. “PlakkkkkPlokkkkkkPlakkkkkkk”“Ahhhhhhhh,Ohhhhhhh,Ahhhhhhh”“Ohhhhh mahhhh Papah”Kurasakan Penisnya mulai berdenyut di dalam liang memekku. Mas reza sedang mengejar orgasmenya.“Papah, papah sampeeeee”“Ohhhhhhhhhh”“crotzzz,crotzzzz,crotZzzz”Mas Reza pun menumpahkan cairan cintanya di dalam liang memekku. Samar-samar ku dengar bel rumahku berbunyi. Aku mulai terbangun dari tidurku. Kulihat Mas Reza sudah tak berada di sampingku lagi. Kulihat ke arah jam ternyata sudah menunjukan jam 10 pagi. Ternyata aku kesiangan, tubuhku masih telanjang dan kurasakan ada bercak-bercak sperma di perutku. Mas Reza pasti sudah menggauliku lagi. Aku beranjak dari tempat tidurku. Berjalan cepat ke Kamar mandi untuk membilas tubuhku. Lalu ku kenakan gaun tidurku lagi tanpa mengenakan pakaian dalam. Aku rerburu-buru karena bel rumah ku terus berbunyi lalu ada suara orang memanggil-manggil namaku.“Vanessass”“Ting Tong Ting Tong”“iya, sebentar”jawabku. Ku buka pintu rumahku ku dapati. Sella dan Mas Baim tetangga rumahku nampak bengong melihat kearahku. Aku pun mulai tersadar karena sinar matahari tepat kearahku dan nampak menerangi tubuhku yang masih mengenakan pakaian yang sexy. Aku jadi risih sendiri mendapat tatapan nakal tetanggaku terutama dari Mas Baim yang nampak mesum menatap tubuhku terutama kedua tokedku. Aku biasanya selalu mengenakan pakaian sopan. Mungkin baru kali ini Mas Baim melihatku dengan pakaian seperti ini.“Hello Sella, Mas Baim ada apa ya kok malah pada bengong”jawabku“Oh my god Vanessa kamu sexy banget say, pantes Mas Reza betah dirumah mana toked kamu gede banget lagi say”jawab sella lalu melihat ke arah suaminya yang nampak masih terbengong. “Auwwwww”ujar Mas Baim karena mendapat cubitan dari Sella“Mata dijaga ya. Awas ya Pah kalau sampai konak ngeliatin Vanessa nggak aku kasih jatah sebulan”ujar Sella“yah jangan dong Mah. Lagian kan yang ngegoda papah Vanessa tuh”ujar Mas Baim yang tak mau disalahkan“eh enak aja ya Mas Baim”jawabku sambil tertawaSella lalu mengusir Mas Baim yang nampaknya sedikit kecewa. Kuajak Sella masuk kedalam rumahku dan kami pun mulai asik mengobrol. Sella ternyata ingin memberiku oleh-oleh karena dia habis berlibur ke Bali bersama misuanya. Sella dan aku memang mulai memiliki hubungan yang dekat. Begitupun Mas Baim dan juga Mas Reza. Mungkin karena kami seusia dan rumah kami juga bersebelahan. Sella tak kalah cantik denganku. Bahkan aku iri dengan tubuh Sella yang nampak proporsional dengan ukuran payudaranya yang pas tidak begitu besar dan juga kecil. Sella sama sepertiku belum memiliki anak dan juga merupakan seorang ibu rumah tangga. Namun yang berbeda adalah pekerjaan suami kami. Mas Reza merupakan pegawai kantoran sedangkan Mas Baim merupakan kontraktor yang bekerja jika memang sedang ada asik mengobrol Sella kembali kerumahnya sedangkan aku kembali beraktifitas sebagai ibu rumah tangga. Tak hanya Sella dan Mas Baim saja namun aku juga masih memiliki tetangga yang belum begitu ku ke kenal. Sebagai warga baru aku memang harus aktif berkenalan dengan para tetanggaku yang lainnya. Vanessa Selingkuh Sampai Hamil Seperti biasa sore ini Mas Reza mengabariku bahwa dia akan pulang malam. Kulihat kearah luar hari sudah menjelang sore. Aku bingung mengisi waktuku dengan apa. Memang sudah waktunya aku memiliki anak, Namun Tuhan belum memberikannya. Padahal aku dan Mas Reza selalu mencoba dan aku pun tahu kalender kesuburanku. aku mulai mempelajarinya semenjak pacaranku dengan Mas Reza sudah tak sehat lagi, aku tak mau kebobolan apalagi sampai hamil diluar nikah. Apalagi Mas Reza pada waktu itu malas sekali mengenakan kondom. Dasar Pria maunya enaknya saja gilaran tekdung pada lepas tanggungjawab. Akhirnya sore itu kuputuskan untuk berkunjung ke rumah Sella.“Ting Tong Ting Tong”bel rumah Sella“Sellaaaaaaa”ujarku“iya sebentar Dis”jawab suami Sella dari dalam rumahKulihat Mas Baim membukakan pintu rumah. Mas Baim nampak memamerkan tubuh atletisnya dengan lilitan handuk yang menutupi tubuh bagian bawahnya“Mau main ya Dis. Masuk aja”ujarnya“ih Mas abis mandi ya. Sellanya ada di rumah nggak”tanyaku“ya nih abis mandi, mau dimandiin sekalian nggak Dis. Sella juga lagi mandi tuh”ujarnya“Ih Mas Baim nakal, aduin ke Sella nih”ujarku. “Ye, jangan Dis bahaya, kan Mas cuma bercanda. Ya udah masuk aja yuk”ajaknya“nggak deh Mas. Kalau gitu nanti malem aja aku mainnya”ujarku lalu kembali ke rumahkuMalam harinya aku kembali bermain ke rumah Sella. Kini aku sudah berada didalam rumahnya. Ku lihat Sella nampak sedang di pijit oleh terapis pria.“Mas Baim keluar ya Sell”ujarku“Iya lagi ada penawaran proyek katanya”jawab Sella“gila berani juga Sella dipijit ma terapis cowok nggak ada suaminya”ujarku dalam hatiNamun aku salah sangka. Tenyata terapis itu bukannya cowok tulen. tetapi cowok melambai.“Sis, ikutan di pijit yuk. Tince jamin ueeeenak dan bikin badan seger”tawar sang terapis“Ya udah Dis. Abis Tince mijit aku dia mijit kamu ya say”ujar Sella“aduh gimana ya. Aku nggak pernah di pijit cowok say”jawabku“yeeee, tince ini cewek yang menjelma jadi cowok say. Jadi nggak bakal bisa konak dia. Lagian dia udah langganan aku say. Aku jamin aman”jawab Sella“tapi kalau kamu mau dipijit jangan disini. Nanti si Baim nepsong Lagi liat kamu telanjang Say. Kita pindah ke kamar aja yuk”ujar SellaKami pun beranjak ke dalam kamar Sella. Sella sudah tak malu Lagi dan melepaskan kainnya yang menutupi tubuh telanjangnya. Tubuhnya begitu putih dan mulus. Mungkin kalau si Tince lelaki Tulen Sella sudah di cabulinya atau bahkan di perkosanya. Sella kini sudah tidur tengkurep diatas kasurnya lalu tangan Tince dengan cekatan mulai kembali memijitnya. Sella nampak relax dan semakin lama sepertinya dia sudah tertidur. Tak terasa waktu terus berjalan. Aku yang sedang sibuk main Hp diberitahu Tince kini giliranku untuk dipijit namun aku ragu jika harus telanjang apalagi ini di rumah orang. cerita seks ml dengan tetangga sexy enak dan nikmat.“udah sis nggak usah takut ma Tince. Kalau pijitan Tince nggak enak sis nggak usah bayar”ujarnya“tapi jangan dsini Tince. Pindah ke rumahku aja yuk”jawabku“kasian dong sis masa Sella kita tinggal gitu aja. Udah disni aja nggak apa-apa”ujar Tince“ya udah deh”jawabku“tapi jangan kenceng-kenceng ya Say. Aku nggak begitu suka dipijit”jawabku sambil membuka pakaian yang ku kenakan“badannya bagus banget Sis, perawatan ya. Itu melon apa toked gede bingitz”ujar Tince“Apaan sih Tince, iyalah tubuh harus dirawat biar suami nggak berpaling”jawabku“alah sis cowok mah kalau dasarnya nakal mau secantik apa istrinya tetep aja maen juga diluaran”ujar Tince“hihihi iya juga sih”jawabku sambil menikmati pijatan tangan Tince. Aku mulai merasa relax dan nyaman. Pijatan tangan Tince begitu nikmat memijat badanku. Pantas saja Sella dengan cepat langsung tertidur. Aku semakin lama semakin tenggelam dalam pijatan tangan Tince yang membuatku relax dan mengantuk lama-lama aku pun tertidur. “Ahhhhh, Ohhhhhhh teruss Ko, sodokin memek Sella”desah SellaSamar-samar kudengar Sella terus mendesah mengganggu tidurku saja. Aku mulai membuka mataku ternyata kamar ini nampak terang. Kulihat disebelahku Sella nampak sedang disetubuhi oleh seorang pria yang tak ku kenal. Namun pria itu bukan Mas Baim. Sella pun menyadari bahwa aku sudah terbangun. Dan menghentikan permainan cintanya bersama pria asing itu.“Sella, whattt??”ujarku kaget segera kulihat tubuhku yang masih telanjang namun ternyata terselimuti dengan baik oleh bed covernya.“hihihi Dis, pake acara bangun kamu. Ganggu aku aja. nyenyak juga ya tidur kamu”“UdahTenang aja aku nggak ngapain-ngapain kamu kok”ujar Sella“Tapi Sell, kok kamu gituan sama cowok lain. Kamu selingkuh Sell”ujarku. “No,no,no tuh Mas Baim lagi duduk disana”ujar SellaKulihat kearah Mas Baim yang sedang duduk di pojokan dengan tubuh telanjangnya tangannya memegang penisnya namun penisnya terlihat tak berereksi“mba temennya boleh juga tuh”ujar pria asing itu“lo sentuh dia. Lo gue end”jawab Sella“Cuma bercanda mba Sella”jawab pria ituCowok itu nampak memandangku dengan penuh nafsu. Sekarang aku malah bingung untuk bertindak.“jadi gini Dis. Aku dan Mas Baim punya masalah dalam hubungan Sex. Mas Baim penisnya susah untuk berereksi. Dan ini Riko temannya Mas Baim yang selalu membantu kami dalam hubungan sex”ujar SellaAku mulai menangkap apa yang dimaksud Sella. Jadi Mas Baim ternyata penisnya tidak bisa berereksi. Aku tak menyangka padahal tubunya terlihat Atletis, maco dan tampan. Sedangkan pria bernama Riko itu badannya biasa saja penisnya tidak begitu besar namun panjang dan terlihat agak bengkok keatas. “sudah berapa lama kalian begini”selidikku“sudah lama Dis. Memang malam ini sudah dijadwalkan. Namun aku lupa memberitahu Mas Baim bahwa ada kamu disini. Tolong jaga rahasia ini ya Dis dari Mas Reza juga”ujar Sella“ya Sell aku janji bakal jaga rahasia ini. Ya udah aku kalau gitu pulang aja deh Sell”ujarku“okey. Aku mau pindah kamar. kamu pake buju dulu Say”ujarnya. Baca Juga > Cerita Seks69 – Marketing Kondom Yang Menggairahkan & Kunjungi Agen Bola Terpercaya “Pahh anter Vanessa dulu ya”ujar Sella lalu bangkit dan mengajak Riko untuk pindah kamar“Iya Mah tenang aja”jawab Mas Baim“Mas Baim kok nggak keluar. Aku mau pake baju nih”ujarku“nggak usah malu Dis. aku udah lihat kamu telanjang. Percuma juga burung ku tetep nggak bangun tuh. Ya udah aku tunggu diluar deh”ujarnya“tunggu, tunggu Mas. Jadi pas aku tidur tadi Sella ngasih lihat tubuh telanjangku gitu”ujarku terkaget“Iya Dis tapi tenang aja kita nggak aneh-aneh kok. Aku penasaran sama tokedmu kali aja bisa ngebangkitin burungku, ternyata zonk juga”ujarnya lagi“Masa sih Mas, udah ngeliat toked aku nggak bangun juga. Nih aku kasih lihat lagi tokedku apa bener itu kamu nggak bisa bangun Mas”ujarku sambil memperlihatkan kedua bongkahan payudarakuMas Baim nampak menelan ludahnya.“jujur aku Nafsu Dis tapi percuma juga kalau punyaku nggak bisa bangun”ujar Mas Baim dengan mimik kecewa. Dan benar saja kulihat burung Mas Baim masih nampak layu. Kasian juga aku melihatnya. Kutangkap ekspresi putus asa di wajahnya. Mas Baim pun melangkah keluar kamar. Aku mulai menyadari kegilaan ku yang dengan spontan memamerkan kedua tokedku sama mas Baim. Gila juga aku. Aku segera mengenakan baju ku. Lalu aku beranjak untuk kembali ke rumahku. Sebelum keluar rumah Sella, aku mendengar samar-samar suara desahan Sella yang sedang bersetubuh dari kamarnya. Kasian juga Mas Baim tidak bisa menikmati istri cantiknya. Tega juga Sella bercinta di depan suaminya.
Cerita Sex Aku Di Hamili Temen Suamiku – Aku lihat keluargaku dan keluarga Kokoku sangat bahagia dengan lahirnya cucu pertama mereka, apalagi karena bayi pertamaku ini adalah laki-laki yang punya arti penting dalam tradisi chinese. Walaupun aku masih merasa letih akibat dari proses melahirkan yang panjang, aku bersyukur bisa tetap melahirkan dengan proses alami. Tetapi bagaimanapun kebahagiaanku terasa belum lengkap karena ayah biologis dari anakku tidak bisa mendampingi aku saat aku mempertaruhkan nyawa melahirkannya ke Sex Aku Di Hamili Temen SuamikuCerita Sex Selingkuh – Memang betul, anak yang baru saja kulahirkan bukanlah berasal dari benih koko atau suamiku sendiri tapi dari benih mas Yanto, seorang pria pribumi yang merupakan partner bisnis suamiku dan sudah sempat khawatir apakah anakku nantinya akan lebih mirip bapak biologisnya dibadingkan dengan ibunya, karena kalau hal ini terjadi maka perselingkuhanku akan langsung ketahuan. Tapi ketakutanku ternyata tidak beralasan karena mata anakku tetap sipit dan berkulit putih walaupun beberapa bagian wajahnya lebih mirip mas Yanto dari pada Koko. Aku berharap akan bertemu mas Yanto nanti di jam besuk untuk memperlihatkan kepadanya bahwa anak biologisnya itu sehat-sehat kegembiraannya Koko dan mertua perempuanku mengatakan bahwa mereka berharap aku melahirkan 2 sampai 3 anak lagi agar rumah tidak sepi katanya. Aku hanya tersenyum kecut karena aku tidak begitu yakin apakah mas Yanto masih mau menghamiliku lagi ? Bahkan aku juga tidak tahu apakah aku masih punya kesempatan untuk bercinta dengan mas Yanto Syeni, usiaku saat itu 29 tahun, aku keturunan Chinese yang masih totok dan aku sekarang jadi ibu rumah tangga yang sehari-hari bertugas merawat kedua mertuaku karena suamiku yang umurnya jauh lebih tua dariku masih serumah dengan orang tuanya. Aku baru menikah satu tahunan dengan Koko dari perjodohan antar keluarga. Sebenarnya bukan aku tidak mampu mencari pacar sendiri untuk jadi suamiku tetapi kebanyakan pacarku tidak sesuai dengan selera orang tuaku yang cukup kolot sehingga akhirnya aku “terlambat kawin”.Menurut orang-orang wajahku sangat khas oriental dengan kulit yang putih bersih, rambutku hitam lurus panjang sampai melewati bahu. Walaupun badanku tidak bisa dibilang langsing, tapi juga tidak bisa dibilang gemuk karena tidak ada lipatan-lipatan lemak pada tubuhku. Keistimewaanku adalah ukuran dadaku yang ekstra besar tapi padat demikian juga dengan pinggulku dan bulatan pantatku yang agak besar. Bila koko sudah memintaku berpakaian yang seksi, maka sangat sulit melarang laki-laki untuk tidak melihatku dengan pikiran jorok menikah, pergaulanku cukup bebas dalam artian aku selalu tidur dengan pacar-pacarku sejak masih di SMA. Tidak kurang dari lima orang cowok pernah meniduri aku, masing-masing antara satu sampai dua tahunan lama berhubungannya. Tentu saja tidak banyak yang tahu reputasiku kecuali bekas cowok-cowokku itu sendiri karena orang lain tahunya aku adalah gadis yang baik dan aktivis gereja. Malahan dari lima orang cowok yang pernah meniduri aku, tiga diantaranya justru aku yang merenggut keperjakaan dengan Kokoku sekarang seolah-olah hukuman bagi pergaulan bebasku sebelumnya, ruang gerakku menjadi sangat terbatas karena hampir tidak bisa keluar rumah kecuali untuk belanja atau ke gereja. Belanja keperluan keluarga sudah terlalu melelahkan bagi mertuaku, sehingga aku bisa pergi sendiri karena koko juga tidak mau mengantar. Kalau ke gereja apalagi, Kokoku dan keluarganya sangat paranoid dengan gereja terutama pendeta-pendetanya tapi untungnya mereka tidak melarangku untuk ikut aktivitas gereja terutama yang tidak harus keluar setahun menikah, aku belum memperlihatkan tanda-tanda akan hamil padahal kedua mertuaku terus-terusan bertanya karena menganggap kesempatan untuk anaknya sudah semakin sempit. Aku menjadi cukup stress memikirkannya karena kalau diperiksa ke dokter semuanya baik-baik saja. Apakah ini karena dulu aku pernah menggugurkan kandunganku sampai lima kali ? Tentu saja aku tidak pernah bisa menceritakan hal ini ke dokter kandunganku. Malah aku bersyukur dokterku tidak bisa menemukan bekas-bekas aborsi yang pernah aku setiap hubungan dengan kelima orang pacarku, masing-masing pernah membuatku hamil. Nafsu berahiku yang sangat besar sering membuatku lupa tempat dan waktu untuk minta segera disetubuhi kepada pacar-pacarku. Akibatnya ada beberapa persetubuhan yang memaksa pacarku melepaskan spermanya di dalam tanpa memakai pengaman. Tentu saja hanya aku sendiri yang tahu berapa kali aku pernah melakukan aborsi, bahkan sebagian besar cowokku tidak tahu bahwa mereka telah membuatku hamil karena aku keburu memutuskan hubungan dengan mereka. Hanya pada kehamilan pertama saja yang diketahui cowokku karena saat itu juga aku sendiri panik dan terjebak dalam kebingungan yang berlarut-larut sampai usia kandunganku hampir tiga bulan sebelum akhirnya bisa kenal dengan mas Yanto karena diperkenalkan oleh Kokoku sebelum kami menikah. Mas Yanto merupakan partner bisnis Kokoku sejak lama, mereka mendirikan perusahaan sama-sama yang terus berjalan sampai sekarang. Sejak pertama kali bertemu aku punya perasaan aneh tentang mas Yanto, bukan perasaan buruk malah sebaliknya yaitu aku tertarik kepada mas Yanto sebagai wanita terhadap pria. Kenapa aku bilang aneh karena aku biasanya tidak pernah tertarik kepada pria beristri dan aku juga sebenarnya tidak pernah tertarik pada pria mas Yanto lebih tua dari koko, sangat ramah dan penuh perhatian, selalu mendengar lawan bicaranya tanpa pernah meremehkannya walaupun ternyata dia lebih benar. Hal ini sangat berbeda dengan kokoku yang tidak pernah menanggapiku kalau pendapatku sudah dianggapnya salah. Secara fisik walaupun sudah umur 40an, mas Yanto juga terlihat seksi dengan bulu-bulu tangannya yang lebat. Sedangkan kumis dan jenggotnya yang lebat tapi beruban menunjukkan kematangannya dengan asam garam mertua dan suami ditambah rahasia masa lalu yang tidak bisa aku ceritakan pada siapapun membuat aku sering sakit-sakitan sampai akhirnya aku bisa berkomunikasi dengan mas sederhana saja, aku memang sengaja mencari dan meng-add akun mas Yanto di FBku. Rasa ketertarikanku pada mas Yanto membuatku nekat ingin lebih mengenal dia dan berusaha bisa berkomunikasi. Ternyata mas Yanto sama sekali tidak keberatan berkomunikasi denganku dengan catatan jangan sampai diketahui oleh kokoku karena dia tahu persis adat buruknya. Oleh karena itu kami hanya menggunakan identitas asli saat menggunakan akun fesbuk tetapi untuk chatting masing-masing sudah punya nama samaran lainAwalnya aku hanya berkomunikasi untuk berbasa basi saja atau bertanya-tanya seputar pekerjaan kokoku supaya aku bisa lebih mengerti dia. Kokoku benar-benar terlalu malas untuk menerangkan pekerjaannya sendiri kepadaku karena aku Cuma lulusan SMA dibandingkan dia yang lulusan S1 perguruan tinggi ternama dan S2 dari luar negeri. Tapi lama kelamaan aku mulai berani curhat ke mas Yanto, tentu saja awalnya hanya untuk hal-hal sepele tapi lama kelamaan karena jawaban-jawaban dari mas Yanto begitu menyejukkan aku mulai memasuki daerah keluhanku saat bersetubuh dengan koko sampai kepada kehidupan seksku di masa lalu. Sebenarnya sih aku “terjebak” oleh kecerdikan mas Yanto yang mulai melihat bahwa pengalaman seksku lebih baik dari pada kokoku. Tapi karena dia tidak pernah menghakimi sama sekali perbuatanku, maka aku malah merasa benar-benar telah menemukan teman curhatku. Tentu saja aku belum berterus terang bahwa aku pernah melakukan aborsi, bahkan sampai lima kali, karena aku belum berani menebak reaksinya terhadap hal yang satu di internet memang memungkinkan orang untuk melewati batas-batas yang hampir tidak mungkin dilakukan di dunia nyata oleh orang-orang yang sebenarnya saling asing sama sekali. Awalnya aku yang mencoba memancingnya untuk “menaikkan status” menjadi berpacaran di dunia maya karena toh sekarang kami sudah menggunakan nama samaran masing-masing. Ternyata mas Yanto bersedia saja selama kami menambah beberapa kode “pengaman” untuk mencegah akun masing-masing diterobos orang kami mulai berpacaran di dunia maya, seperti pacaranku sebelumnya aku merasa bebas untuk “berhubungan seks” dengan pacarku termasuk yang di dunia maya kali ini. Apabila aku belum orgasme setelah disetubuhi koko, aku minta mas Yanto untuk memuaskanku sampai orgasme melalui persetubuhan ala chatting. Apabila mas Yanto bilang “aku remas remas payudaramu”, maka aku meremas-remas payudaraku dengan membayangkan mas Yanto yang melakukannya. Biasanya hanya sampai mengelus-elus vaginaku saja oleh chattingannya mas Yanto, aku sudah bisa benar-benar mulai tergila-gila dengan mas Yanto dan benar-benar mulai menganggap bahwa aku ini adalah pacar gelapnya dia. Untuk semakin memudahkan komunikasi kami, mas Yanto lalu mengajarkanku untuk memanfaatkan webcam dari netbookku sehingga sekarang kami bisa saling melihat satu dengan lainnya. Tanpa malu-malu aku sering tampil di depan webcam mulai dari berpakaian seksi, berpakaian minim, bertelanjang bulat sampai beronani. Tentu saja hal itu hanya bisa aku lakukan saat koko sedang tidak ada di rumah, sedangkan mertuaku tidak mungkin bisa memergokiku karena kamarku ada di lantai di dunia maya lama kelamaan mulai tidak cukup buatku, aku mulai menginginkan bercinta sungguhan dengan mas Yanto. Saat aku sampaikan keinginanku ini, ternyata mas Yanto pun punya keinginan yang sama. Walaupun begitu ternyata sangat sulit menemukan waktu yang pas untuk bertemu karena mas Yanto ingin persetubuhan yang pertama harus penuh kesan bukan persetubuhan singkat di mobil misalnya. Hal ini membuatku hampir menjadi putus asa karena waktu yang tersedia bagiku amat terbatas yaitu saat aku ke pasar atau ke akhirnya kesempatan itu datang juga, karena suatu hal Koko tidak bisa pergi ke Singapura untuk membeli obat buat mertuaku sehingga dia memintaku yang pergi ke sana. Kesempatan ini tidak aku sia-siakan, aku sekalian membujuk Koko untuk membiarkan aku berobat menyuburkan kandunganku di Singapura, terserah itu dilakukan di rumah sakit atau ke shinshe yang ada di sana. Dasar kalau sudah hoki, ternyata mertuaku sangat mendukung bahkan ikut mencarikan informasi mengenai klinik yang bisa aku datangi. Akhirnya aku dapat ijin untuk pergi ke Singapura selama lima hari karena memang perawatannya sendiri memerlukan proses pengambilan sampel sebelum dan saat memasuki masa mengatur jadwal kepergianku bersama-sama dengan mas Yanto, tentu saja tanpa sepengetahuan Koko. Kami akan menginap di hotel yang sama tetapi berbeda kamar, mas Yanto sendiri menyiapkan dua kamar untuk berjaga-jaga dari semua kemungkinan. Penerbangan kami tadinya akan dibuat berbeda, tetapi mas Yanto khawatir kalau ada sesuatu menimpaku karena aku tidak pernah benar-benar pergi sendiri ke luar negeri sehingga akhirnya kami menggunakan penerbangan yang hari H sesampainya di bandara aku segera bergegas ke business lounge seperti yang diminta mas Yanto karena dia sudah menunggu di sana. Setelah cipika cipiki kami mencoba mengobrol, ternyata semua jadi kikuk lagi tidak selancar waktu ngobrol chatting di internet tapi akhirnya mas Yanto berhasil mencairkan suasana dengan gurauan-gurauannya. Walaupun kami berusaha bersikap sewajar mungkin tapi tidak bisa dipungkiri tetap terlihat ada suasana kemesraan di antara kami. Sebagian orang di sana sering melirik kami dengan pandangan heran karena melihat pasangan pribumi sawo matang berbaju kasual dengan Chinese putih yang sangat sipit yang berbaju waktu untuk boarding tiba, sebelum kami berjalan ke boarding lounge mas Yanto tiba-tiba berbisik padaku untuk melepas celana dalamku di toilet business lounge sebelum naik pesawat. Mukaku sampai merah merona karena jengah mendengarnya dan sempat protes karena aku sudah memakai rok mini yang tinggal 1/3 paha kalau sedang duduk tapi mas Yanto keukeuh pada permintaannya. Walaupun aku tidak mengerti tujuannya tetapi aku turuti juga kemauan mas Yanto yang menungguku melepas celana dalamku di luar pintu toilet dengan senyuman bagaimana caranya mas Yanto bisa mengatur kami duduk berdampingan di pesawat padahal waktu check-in kami terpisah dan kami duduk di baris yang memang hanya ada dua kursi saja. Aku kembali terheran-heran saat mas Yanto mengambil selimut yang tersedia di bagasi cabin dan memakainya untuk menutupi pahaku yang hanya tertutup rok mini. Pikirku mungkin mas Yanto tidak terbiasa berjalan dengan wanita yang berpakaian seksi karena istri dan anak perempuan mas Yanto sehari-harinya pakai jilbab. Hal itu berbeda dengan Kokoku yang selalu menginginkan aku berpakaian seseksi mungkin, apalagi karena payudaraku sangat besar dan bulat membuat dia selalu membelikan aku baju-baju yang membuat kelebihan ukuran dadaku semakin dalam pesawat aku mulai berani bergelendotan manja dengan mas Yanto yang membalasnya dengan kecupan-kecupan kecil di pipi dan bibirku. Jantungku mulai berdebar kencang membayangkan apa yang akan kami lakukan selama beberapa malam ke depan tanpa gangguan siapapun. Setelah pesawat take-off tangan mas Yanto mulai masuk kebalik selimut yang menutup pahaku. Sekarang aku jadi mengerti tujuan mas Yanto menyuruhku membuka celana dalam dan kemudian menutupinya dengan selimut. Tanpa kusadari kulit wajahku kembali merah merona dan nafasku mulai memburu, padahal tangan mas Yanto baru memijat-mijat pahaku saja.“Hhhhhhhh ….” Aku mendesah pelan sekali saat tangan mas Yanto mulai mengusap-usah pangkal naluriah aku membuka pahaku selebar yang memungkinkan di kursi pesawat dan merubah posisi dudukku agak sedikit melorot pada sandaran kursi supaya seluruh bagian vaginaku lebih mudah dijangkau.“Ahhhh …mmmassshhhhh….” Aku mendesah tertahan sambil memeluk tangan mas Yanto ketika kelentitku mulai diusap-usap jari tangannya dan mebuat cairan vaginaku mulai membasahi lubang senggamaku.“Masukin massh… ohhh…masukiiiinnnn …aja…massshhhh…” Erangku karena sudah tidak tahan lagi kalau jari-jari mas Yanto hanya menggesek di luar lubang senggamaku ….. kurasakan salah satu jari mas Yanto sudah masuk ke dalam liang senggamakuSrrtt..srrttt ….srrrtt … dengan cepat jari itu keluar masuk liang senggamaku di balik selimut.“A…a…a….a…” aku berusaha bertahan sekuat tenaga supaya tidak mengeluarkan jeritan kenikmatanku hingga akhirnya tanpa sadar aku menggigit-gigit lengan mas Yanto yang dari tadi sudah aku peluk.“Ooohhh Tuhaann ….oohh Tuhann … nikmat sekali…ohhhh …” Gumamku saat kurasakan orgasmeku hampir tiba.“Oucccchhhhhhhh…..masss….ahhhhhh….” Tanpa sadar aku menggeliat di kursi saat orgasmeku datang dan membuat selimutnya melorot walapun mas Yanto masih sempat menariknya kembali.“Aduuuh enak sekali mas … terima kasih ya …” Kataku sambil membantu mas Yanto membersihkan jari-jari tangannya yang belepotan oleh cairan vaginaku sampai ke punggung dan telapak juga sempat mencubit mas Yanto karena cemburu ketika seorang pramugari mencoba bermain mata dengannya sambil memasukkan jarinya kedalam bibirnya walaupun mas Yanto hanya menanggapinya dengan senyum ramah biasa. Mungkin pramugari itu bisa menduga apa yang dilakukan mas Yanto kepadaku dari balik selimut yang mulai melayang ke mana-mana, bayangkan saja dalam waktu kurang dari 5 menit dan hanya dengan jari tangannya saja mas Yanto bisa membuatku orgasme. Padahal selama ini setiap cowok yang sudah meniduri aku jarang sekali yang bisa membuatku orgasme. Aku jadi makin tidak sabar ingin segera berhubungan badan dengan mas Yanto, kata beberapa temanku penis orang pribumi rasanya lain dan gaya mereka bercinta juga berbeda. Dari pengalamanku berhubungan badan dengan Koko maupun kelima pacarku yang semuanya Chinese, semua rasanya sama saja kalau sudah di dalam liang senggamaku walaupun ukuran penisnya menit kemudian pesawat sudah mendarat di Changi Airport dan kembali saat kami jalan berdua menuju imigrasi orang-orang sering memandang kami dengan pandangan ganjil atau senyum nakal. Waktu aku tanya ke mas Yanto apakah dia melihat seperti yang aku lihat atau itu hanya perasaanku saja karena pertama kalinya kami bepergian bersama. Mas Yanto menjawab bahwa dia juga melihat apa yang aku lihat, menurutnya selain perbedaan ras penampilan kami memang jauh berbeda. Mas Yanto berpenampilan dewasa dan kalem, sedangkan aku terlihat seksi dan nakal karena mungkin sudah dibiasakan oleh dari mas Yanto adalah aku merubah sedikit penampilanku agar kami tidak jadi terlalu mencolok. Walaupun tidak dikatakannya langsung, aku juga mengerti bahwa dia tidak ingin aku dianggap sebagai wanita bayaran yang mendampingi pengusaha atau pejabat pribumi yang sedang terasa kami sudah sampai di hotel Grand Hyatt di Scotts Road yang biasa di pakai Koko kalau dia ke Singapore. Kamar-kamar kami selain berbeda juga berada di tower yang terpisah dengan lift sendiri-sendiri. Mas Yanto sudah memperhitungkan semuanya dengan cukup teliti karena dia tahu betul sifat Kokoku. Mas Yanto juga sudah membeli SIM Card lokal untuk kami pakai berkomunikasi satu sama lain selama di sampai ke kamar aku mulai gelisah karena sangat kangen dengan mas Yanto, apalagi dengan kejadian di pesawat tadi. Tapi mas Yanto pesan bahwa aku jangan mengontak dia tapi harus menunggu dia yang mengontak aku karena dia belum mempersiapkan HPku untuk diisi nomor lokal … tiba-tiba bel kamarku berbunyiTernyata mas Yanto yang ada di luar pintu. Aku segera membukakan pintu untuknya dan menyambutnya dengan gembira karena benar-benar tidak menyangka mas Yanto akan ke kamarku secepat …. Aku langsung mencium bibirnya dengan penuh rasa rindu sampai lupa menutup pintu kamarku.“Kok lama sekali datangnya …. ?” Kataku manja setelah kami selesai berciuman, padahal aku sendiri baru saja meletakkan koper dan bersih-bersih sedikit tapi belum sempat ganti baju.“Saya tadi harus cari tahu dulu siapa pemilik benda ini …” jawab mas Yanto sambil memperlihatkan celana dalam hitam transparan yaitu celana dalam yang aku copot di mas Yanto berhasil mencomotnya dari tasku tanpa aku ketahui.“Aduuuuh kok jadi ada di sana sih ?” Mukaku langsung berubah merah karena aku berhasil merebutnya malahan mas Yanto kembali memelukku dengan satu tangannya sedangkan tangan yang lain langsung merogoh masuk kedalam rok miniku yang tentu saja masih belum memakai celana dalam lagi. Aku segera melepas rok miniku itu sehingga sekarang bagian bawahku sudah telanjang. Mas Yanto langsung meresponnya dengan melepaskan celana yang dipakainya dan kemudian celana dalamnya.“Iiiiiihhhhhhhh …. !!!” Spontan aku berteriak kaget waktu melihat penis mas Yanto yang sudah mengacung ke mas Yanto ukurannya biasa-biasa saja, tapi yang sangat berbeda adalah warnanya yang hitam kemerahan dan bentuknya yang pipih bukan bulat. Di sekeliling penisnya terlihat banyak urat-urat pembuluh darah yang menggelembung sehingga penis itu seperti batang pohon yang dililit oleh akar-akar bahar disekelilingnya. Aku merasakan liang senggama di vaginaku berkontraksi dan mulai lembab karena bentuk penis Yanto yang sebenarnya agak menyeramkan bagiku tetapi mulai membangkitkan gairah berahiku dengan seketika.“Kenapa sayang ?” Tanya mas Yanto keheranan.“Aku belum pernah lihat penisnya pri … eh … seperti ini” Jawabku kagok“Maksudnya belum pernah liat penis orang pribumi ya ?” Canda mas Yanto“Mau cicipin sekarang ?”“Mauuuuu ….” Kataku manja sambil mencium mas Yanto, sedangkan tangan kananku memegang semakin lembab oleh cairan dan mulai terasa berdenyut-denyut karena aku terangsang sendiri saat menggenggam penis mas Yanto. Ketika menggenggam penisnya yang pipih, aku seperti sedang memegang ikan lele yang besar yang berontak ingin lepas.“Masukkin langsung aja masss …. Aku udah ga tahan pengen diijut” kataku memakai istilah dalam bahasa sunda jalanan untuk menunggu lagi mas Yanto langsung mendorong tubuhku ke dinding kamar hotel, kemudian dengan menekuk kedua lututnya penisnya mulai diarahkan vaginaku untuk mencari lubang senggamanya. Kepala penis mas Yanto aku pegang dengan jari-jariku untuk membantunya mencapai liang senggamaku. Terus terang aku belum pernah bersetubuh sambil berdiri dengan cowok-cowokku sebelumnya, apalagi dengan Kokoku.“Aaaaahhhhhh ……” Aku mendesah saat kepala penisnya masuk kedalam liang senggamaku, mas Yanto tidak langsung memasukkan seluruh batangnya tapi memutar-mutar dulu kepala penisnya seolah-olah ingin mengenali situasinya ……Pelan-pelan batang penis mas Yanto masuk ke dalam liangku sampai masuk seluruhnya dengan mulus karena vaginaku benar-benar sudah siap menerima tamu.“Adddddaaaawwwwwwww …..auhhhhhh…aaaahhhhhh ….” Aku mengerang tangannya menyangga kedua pantatku, mas Yanto meluruskan kembali kakinya yang tadi ditekuk sehingga otomatis aku terangkat ke atas seperti melayang dan terasa nikmat sekali. Kemudian aku diminta untuk melingkarkan kaki di pinggulnya sedangkan tanganku memeluk Yanto mulai memompa penisnya keluar masuk vaginaku dengan gerakan pelan sambil sedikit menekan sehingga aku merasa sedang dipaku di dinding dengan penis sebagai pasaknya. Cairan vaginaku mengalir dengan derasnya sampai keluar dan membasahi bulu kemaluan kami berdua.“Ahhh ….ahhhh …hehhhh…hehhhh…ahhhh…ahhh” aku terus mengeluarkan desah nikmat mengikuti irama gerakan penisnya dengan mata sipitku yang bagian atasku yang masih lengkap dengan BH karena belum kulepas mulai kusut dan basah oleh keringat, pakaian mas Yanto juga sudah mulai acak-acakan. Posisi bersetubuh kami memang hanya melekatkan tubuh pada bagian pinggul kebawah sehingga tidak terlalu mengganggu.“Aduuuhhhh massshh … enak sekali ….ahhhh ….enak terusshhh…shhhh…” Aku mulai meracau bersamaan denga semakin memuncaknya rasa nikmatku.“Aaaaaaaaaaaaaaahhhhhhhhhhhhh ………masssssssss…….akuuuu…dappppaaaaaaaattt” aku menjerit saat orgasmeku meledak dengan dan tanganku langsung menjepit tubuh mas Yanto dengan kencang, mukaku terasa memerah dan mata sipitku tiba-tiba melotot saat mencapai puncak kenikmatanku dari penis orang pribumi klimaks orgasmenya berlalu, aku langsung merasa lemas sehingga kakiku tidak kuat lagi menjepit pinggangnya dan terjuntai lemas. Mas Yanto menghentikan pompaannya, kemudian memelukku dan menyandar kepalaku di bahunya lalu aku dibopongnya ke ranjang dengan penisnya masih ada di dalam vaginaku.“Uuuuuuuuhhhhhhhhhhh …..” aku melenguh nikmat saat penis mas Yanto terlepas dari vaginaku setelah membaringkanku di tempat telaten mas Yanto melepas baju dan BH yang tersisa, kemudian dia melepaskan juga bajunya sendiri sehingga sekarang kami berdua sudah telanjang bulat. Aku lihat penis mas Yanto masih tegak melengkung ke atas dan berkilat-kilat terkena cahaya dari layar TV. Rupanya mas Yanto masih belum ejakulasi, padahal biasanya cowok-cowokku ejakulasi duluan sebelum aku orgasme atau paling tidak bersamaan direntangkannya lebar-lebar dengan satu tangannya sedangkan tangannya yang lain mengocok-ngocok penisnya sambil diarakan ke liang ….. dengan sekali genjotan pada pinggulnya seluruh batang penisnya langsung masuk ke dalam vaginaku sampai kepangkalnya.“Auuuuuhhhhhhhhhhhhh…..Masshh …pelan-pelan” jeritku karena merasa sedikit ngilu pada vaginaku akibat persetubuhan kami yang sambil berdiri lembut mas Yanto mulai menggerakkan penisnya maju mundur di dalam liang senggamaku yang belum terlalu basah setelah tadi rehat untuk mengulum penis itu tadi. Walaupun begitu bukan berarti kenikmatannya berkurang, apalagi mas Yanto memang sangat telaten mencari-cari area di dalam rongga liang senggamaku yang lebih sensitif apabila disentuh dengan penisnya.“Aduh mas enak sekali di situ ….ohhhh ….ohhhh….oohhhhhhh” Reaksi spontanku terhadap titik sensitif yang disentuh penisnya juga menjadi sangat membantu mas Yanto untuk mengerti harus menunggu lama vaginaku mulai basah lagi …CROK…. CROK …. CROK …. CROK ….CROK ….mulai terdengar bunyi nyaring dari cairan vaginaku yang terpompa keluar oleh gerakan penis mas Yanto.“Ohhhhhh….enak sekali…ahhhh….ahh…..ahh….” Aku terus mendesah nikmatMas Yanto menaikkan kakiku ke bahunya dan merubah posisi badannya menjadi setengah berjongkok sehingga pinggulku otomatis agak terangkat juga. Dalam posisi ini tanpa ampun mas Yanto memompakan penisnya dengan sangat cepat membuatku tubuhku bergoyang-goyang sesuai irama pompaannya. Penisnya terasa melesak sangat dalam ke arah rahimku membuatku ingin meraung raung kenikmatan kalau tidak malu sama mas Yanto, akhirnya aku meremas-remas dan menggigit-gigit bantal yang ada di kepalaku sebagai pengalihannya.“Arrrrkkkhhhhh ….arrrkkkkkhhhh ….arrrkkkkhh …” Akhirnya aku hanya mengeluarkan erangan tertahan dengan badan yang melenting-lenting di …CROK….CROK …CROK … Bunyi becek dari vaginaku semakin keras terdengar“AAAAHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHH……” Aku melolong kenikmatan saat aku kembali mendapat orgasme. Mataku yang sipit membelalak sejenak sebelum berputar sampai hanya kelihatan putih matanya penis mas Yanto makin lama makin pelan mengikuti redanya puncak orgasmeku, kakiku juga diturunkan dari bahunya lalu tubuhnya direbahkan sambil menindih tubuhku.“Kamu bisa menikmatinya sayang ?” Bisik mas Yanto sambil mencium bibirku dan mengecup-ngecup pipi serta leherku “Aku belum keluar lhooo…”“Enak sekali mas, benar-benar merupakan pengalaman yang sama sekali baru” Jawabku sambil membalas ciuman dan kecupannya.“Mas mau minta Syeni ngapain supaya mas bisa keluar ?” Aku menawarkan bantuan agar mas Yanto bisa Yanto minta kami merubah posisi dengan aku ada di atasnya tanpa melepaskan penis dari vaginaku terlebih dahulu. Akhirnya sambil berciuman kami berguling di ranjang sampai posisi kami berbalik di sisi lainnya. Aku lihat bed cover tempat kami bersetubuh sebelumnya sudah basah oleh cairan vaginaku sehingga meninggalkan noda yang cukup lebar.“Ahhhh ….” Aku mendesah pelan saat payudaraku dicium dan diremas oleh mas lahap putting payudaraku di hisap-hisapnya, sedangkan payudaraku yang lainnya di remas-remas dengan tangannya. Payudaraku sangat besar, sehingga telapak tangan mas Yanto yang sudah lebarpun hanya bisa meremas tidak sampai setengah menikmati permainan mas Yanto pada payudaraku dalam kondisi setengah tengkurap aku mulai bergerak memaju mundurkan pinggulku untuk menggesekan penis Yanto dalam lubang seggamaku.“Ohhhhh….shhhhh…” Aku kembali mendesah menikmati hasil dari pergerakanku lama aku aku bergerak makin cepat dan diimbangi oleh mas Yanto dengan gerakan pinggulnya yang menekan penisnya makin kedalam saat gerakan mundurku membuatku menjerit-jerit nikmat.“AAAAHHHH ….AHHHHH…..AHHHHHH ….AAmmmpppphhhhhh” Jeritanku kadang disumpal mas Yanto dengan ciumannya, mungkin dia khawatir jeritanku “mengganggu” tamu-tamu kemudian diminta untuk mengambil posisi dengan badan yang lebih tegak seperti sedang menaiki kuda sehingga gerakanku sekarang adalah naik turun. Mas Yanto tetap mengimbangiku dengan menaikkan pinggulnya untuk menyambut setiap gerakan turunku yang membuat seolah penisnya menancap dalam-dalam tembus sampai jantungku. Belum lagi aktivitas tangannya yang meremas payudaraku, mempermainkan putingnya atau mempermainkan kelentiku.“Mass…enak mashhh…. Kontolnya enak sekali….mashhh kontolnyaaaahhh”Aku meracau dengan pilihan kata-kata yang sudah tidak terkontrol lagi. Maklum sebagai orang yang berasal dari keluarga cina totok, aku hanya bergaul dengan buruh pribumi level bawah di toko atau perusahaan kami yang pilihan bahasanya sering kali kasar.“Ohhhh….ohhhhh…ohhhhh….ohhhh…..”Gelombang orgasme terasa mulai muncul lagi sehingga aku mulai mempercepat gerakanku. Butir-butir keringat mulai muncul di sekujur tubuhku membuat tubuhku menjadi kuning berkilatan. Rambutku yang asalnya panjang terurai sampai ke punggung mulai acak-acakan menutupi sebagian mukaku sampai ke dadaku.“Mass….aaakkkuuu udaaah mau dappaaatthhhh …..”Teriakku dengan tubuh mulai bergetar karena diterjang gelombang orgasme yang begitu nikmat.“Syeniii….saya juga akan keluarrrr ….” Sambut mas Yanto sambil menahan pinggulku dibawah dan dia sendiri melentingkan tubuhnya untuk membuat penisnya tertancap dalam-dalam.“Ouuhhhhh …keluarkan semua pejunya masshhh ….untukkuu…..” Keluarnya air mani di dalam tubuhku seperti bonus bagi kenikmatan ….SROOOTTTT ….SROOOTTT….SROOOOTTT …srrrt …srrttt…srtttLima semprotan air mani yang kuat aku rasakan membanjiri rahimku diikuti beberapa semprotan kecil sejenak aku seperti tidak sadarkan diri, tidak ada yang bisa aku ingat selain kenikmatan puncak yang sedang aku rasakan sekarang. Orgasme yang dibarengi dengan semprotan air mani mas Yanto merupakan orgasme pamungkas yang sempurna berahiku mulai reda badanku ambruk di atas tubuh mas Yanto yang segera memelukku dengan mesranya. Rambutku yang acak-acakan dirapikannya dan kemudian menciumi aku dengan hangat.“Syeni, kamu sangat luar biasa …. Saya benar-benar dipuaskan oleh kamu” Bisik mas Yanto kepadaku dengan suara yang mesra.“Mas Yanto juga hebat sekali…aku sangat menikmati ijutannya bikin ketagihan” Jawabku malu-malu dengan nafas masih belum teratur.“Apalagi semprotan pejunya juga sangat enak, nikmat sekali ….” Lanjutku sambil tersenyum manis.“Kamu mau aku cariin pil anti hamil untuk berjaga-jaga ?” Mas Yanto berbalik tanya seperti teringat sesuatu setelah aku bicara soal semprotan air maninya di dalam tubuhku tadi.“Ga usah mas, malah lebih baik kalau aku bisa punya anak dari mas …” Kataku manja hingga jadi malu sendiri dan membenamkan mukaku di Yanto kemudian mengangkat mukaku dan memandangku dengan lembut tapi terlihat serius “Syeni kamu pikirkan baik-baik dulu, jangan sampai omongan kamu itu hanya bawaan emosi karena kita habis bercinta”“Tapi saya tidak keberatan kalau Syeni memang ingin dibuahi dengan benihku “ Lanjut mas YantoAku hanya mengangguk sebagai jawabannya karena tekadku sudah bulat, bahkan sebelum pergi ke sini aku memang sudah bertekad untuk punya anak dari mas Yanto saja dari pada dibilang tidak subur oleh keluarga kokoku.“Aaaahhhhhhhhhhhhhh ….” Aku kembali mendesah saat mas Yanto melepas penisnya yang mulai lunak kemudian mengambil handuk kecil dari kamar mandi yang sudah di beri air hangat, dengan lembut dibasuhnya vaginaku dengan handuk hangat tadi sampai bersih baru dia membersihkan penisnya sendiri. Setelah membuka bed cover yang basah oleh keringat kami dan cairan vaginaku, kami berbaring kembali di ranjang dengan tetap bertelanjang bulat. Saat itu kami pergunakan untuk “lebih mengenal” perabotan masing-masing yang sebelumnya vaginaku yang hitam tipis dan berbentuk pohon palm merupakan favorit mas Yanto selain kelentitku yang panjang. Mas Yanto juga bisa menebak bahwa aku udah pernah hamil lebih dari dua bulan sebelum digugurkan hanya dari bentuk putingku yang memang sudah membesar dan berwarna lebih gelap saat aku masih perawan. Aku hanya bisa mengiyakan dan minta maaf karena tidak berterus terang sebelumnya sambil jantungku jadi berdebar takut perasaan mas Yanto jadi berubah terhadapku. Mas Yanto ternyata tidak marah, hanya dia berpesan kalau memang ingin serius tentang dihamili olehnya, maka dia tidak ingin aku menggugurkan kandungannya aku bertanya mengenai kenapa penisnya berbeda dengan penis-penis yang pernah aku kenal apakah ada hubungan dengan ras. Dia bilang perbedaan utama adalah karena sebagai muslim penisnya sudah disunat sejak kecil sehingga pertumbuhannya berbeda dengan penis-penis yang tidak disunat atau disunat setelah dewasa. Penis cowok-cowokku memang ujungnya tertutup kulit saat sedang tidak berereksi sedangkan kepala penis mas Yanto langsung terbuka dengan lekukan miring dilehernya sehingga menjadi batas yang jelas dengan batang coba kulum penis mas Yanto sampai berereksi lagi sehingga sekarang aku bisa melihat dari dekat benda yang tadi membuatku meraung-raung kenikmatan. Tanpa sadar aku terhanyut untuk menghisap dan menjilati kepala penis mas Yanto sampai mas Yanto akan mendapat ejakulasi lagi. Dia minta aku untuk menelan seluruh air maninya dan tentu saja aku mau melakukannya dengan senang hati walaupun sebelumnya aku tidak pernah mau kalau disuruh melakukannya oleh cowokku yang pertama dan juga Yanto bukan hanya sekedar berbeda rasa penisnya, tapi juga berbeda dalam gaya bercintanya yang selalu mengutamakan kepuasanku terlebih dahulu. Dia juga membuat aku tetap punya harga diri walaupun hanya sebagai pacar gelapnya atau wanita simpanannya. Padahal selama ini aku selalu diperlakukan tak lebihnya sebagai obyek pemuas syahwat bagi cowok-cowok yang meniduriku. Pada saat aku memang membutuhkan hal itu tidak terlalu terasa, tapi sangat menyakitkan pada saat mereka membutuhkanku karena umumnya mereka tidak mau tahu apakah aku sudah siap dipenetrasi atau di Singapore kami bercinta sebanyak 3 sampai 4 kali dalam sehari, saat bercinta di pagi hari kami sepakat untuk mengeluarkan air maninya di luar supaya saat diperiksa di klinik tidak masuk ke dalam medical recordku. Tapi untungnya metoda terapi mereka tidak melarang aku bercinta selama menjalankan teknik bercinta kilat juga kami coba praktekkan walaupun sebenarnya tidak perlu kalau melhat situasi selama kami di sana, tapi mas Yanto yakin bahwa setelah kembali ke Bandung kesempatan untuk bercinta memang akan sangat terbatas. Bercinta di mobil atau di motel-motel short time akan menjadi sering kami lakukan dan mas Yanto ingin memastikan bahwa aku bisa mencapai orgasme sedikitnya satu setelah mendarat di bandara Cengkareng, mas Yanto kembali mengajakku bercinta di hotel Bandara sebanyak dua kali untuk memastikan pembuahanku dengan benihnya karena saat itu aku memasuki fase masa suburku sebelum akhirnya kami pulang dengan menumpang travel yang berbeda. Begitu aku sampai rumah Koko langsung menyetubuhiku tanpa memperdulikan apakah aku sedang kelelahan atau tidak. Tiga malam selanjutnya seperti siksaan bagiku karena Koko terus menerus ingin menyetubuhiku, katanya untuk memanfaatkan masa efektif terapi yang aku memang aku hamil dan naluriku meyakini bahwa benih jabang bayiku adalah mas Yanto bukan suamiku. Aku dan mas Yanto masih sering bertemu untuk bercinta sampai kandunganku berusia 8 bulan, pengelola motel sering memandang kami dengan heran melihat ada wanita hamil besar masih sewa short time di motelnya dia. Walaupun begitu keluarga suamiku menjadi sangat gembira dan tidak ada kecurigaan sama sekali bahwa benih cucunya berasal dari orang lain … mitra bisnis suamiku sendiri.
Cerita Bokep Indonesia – Cersex Sedarah Sampai Hamil Nafsuku Kepada Ibuku Namaku Roni anak pertama dari dua bersaudara dan belum menikah. Usiaku saat ini adalah 25 tahun, ayahku seorang pensiunan masinis berusia 57 tahun dan ibuku saat ini usianya 35 menikah di usia 14 tahun dan ayahku 31 tahun, didalam adat madura usia ibuku pada waktu itu sudah saatnya menikah dan beliau dijodohkan dengan ayahku anak tuan tanah didesanya. Aku Ngentot Dengan Ibuku Sampai Hamil Dan Menghasilkan 3 Orang Anak Walaupun usia ibuku sudah tidak muda lagi, beliau masih kelihatan seperti usia 17 tahunan, orang pasti tidak akan percaya bahwa diusia seperti itu ibuku masih memiliki body yang aduhai, tinggi ibuku kurang lebih 167 cm, berat kurang lebih 65 kg, payudara ukuran 38c dan kulit kuning langsat. Cersex Sedarah Sampai Hamil Sebenarnya aku tidak mempunyai niat untuk menggauli ibuku dan bahkan menjalin asmara dengan beliau. Waktu itu aku masih kelas 3 SMP dan pada saat itu aku pulang lebih awal karena ada ujian EBTA, aku melihat rumah dalam keadaan sepi, kebetulan saat itu aku ingin sekali kencing dan langsung nyelonong masuk kekamar mandi dan kebetulan kamar mandi tidak terkunci dan langsung kuloloskan celanaku plus CD-ku dan mengeluarkan kemaluanku, ternyata tanpa diduga ibuku berada didalam dengan keadaan bugil. Beliau terkejut melihatku dalam kondisi seperti itu dan beliau berkata. “Aaaaakhhhh…Roni, mau apa kamu ? “Oh ma’af bu…aku tidak sengaja, aku kebelet bu…!” kataku membela diri. Kalau begitu cepet kencingnya dan lekas keluar dari sini! Sambil kencing, kulirik ibuku yang bugil, kelihatan dengan jelas kedua payudaranya yang padat dan mengkal tak seberapa besara tapi indah, terlihat juga olehku bukit yang penuh semak belukar itu begitu indah dan itu membuat burungku berdiri perlahan-lahan dengan kokohnya. dan aku melihat ibu sepertinya terpesona dengan keadaanku… Cersex Sedarah Sampai Hamil “Kalau sudah sana keluar…” Aku yang sudah konak sejak melihat keadaan ibu, langsung saja aku mendekati ibu… “Roni…mau apa kamu…aku ini ibumu..” Aku yang sudah kerasukan setan tak memperdulikan perkataannya. “Ibu cantik…,aku sayang kamu ibu…!” sambil kuciumi ibuku dengan penuh nafsu. “Roni…jangan nak…aku ini ibumu…ingaaaat nak” kata ibu memelas seraya berontak atas ulahku. Aku tak menyerah kemudian kuciumi bibirnya, kemudian turun ke lehernya serta merta kuremas kedua bukit kembarnya dan kujilati kupingnya, dan rupanya itulah kelemahan ibuku. Cersex Sedarah Sampai Hamil “Sssssttt…aaaaakhhhhh…” desis ibuku dan beliau melemahkan berontakannya, rupanya beliau menikmati rangsangan yang aku berikan. Dan ibu membalasnya dengan lebih agresif, tangannya mencari rudalku dan beliau terpekik…terpesona..”be…saaar… sekali punyamu…sayang..sssstttt…akhhhh..” Penisku berukuran 18 cm diameter 4cm. Aku yang sudah terangsang terus melakukan serangan mulai dari dadanya kemudian turun ke perut dan kemudian aku menemukan sebuah bukit kecil yang ditumbuhi bulu-bulu lebat yang menutupi lubang kanikmatan itu, aku julurkan lidahku sambil menjilatinya dan ibu lagi-lagi mendesis kenikmatan. “aaaahhhhh…ooooohhh…yes…teruskan anakku…jangan kau hentikan…aaakhhhh…” rintihnya sambil pinggulnya mendongkak keatas dan mengakibatkan vaginanya basah dan dibanjiri cairan kental, rupanya ibuku telah mencapai puncaknya untuk pertama kali. Aku kemudian bangun dan menyuruh ibu untuk jongkok, aku menyuruhnya untuk mengulum penisku, sambil tangannya mengocok-ngocok penisku dan rupanya dia hebat sekali dalam urusan yang beginian. Aku Ngentot Dengan Ibuku Sampai Hamil Dan Menghasilkan 3 Orang Anak Cersex Sedarah Sampai Hamil “aaaaakhhhh…eeemmmm…yes…teruskan uuuuuuu… mmmmmm… niiiikkkmaaaat… ooooohhhhhh… ”saking lihanya ibuku mengulum penisku… hampir saja aku orgasme, tapi itu dapat aku tahan, dengan mengubah posisi. ibuku kusuruh telentang dilantai kamar mandi,aku rentangkan paha ibuku lalu kuarahkan penisku didepan vaginanya yang sudah kelihatan becek, sebelumnya aku gesek-gesekkan tepat di klitorisnya…dia mendesis. “aaahhhh…sssst…cepaaaattthhh…masukkan sayang ibu sudah tidak tahaaaaannnnn…mmmm” Kasihan aku melihatnya tersiksa seperti itu, kemudian pelan-pelan kumasukkan penisku, tapi dasar sial susah sekali masuknya, hebat sekali vaginanya walaupun sudah mempunyai anak ibu tetap bisa memelihara barangnya, dengan keyakinan penuh dan rasa percaya diri yang tinggi pelan tapi pasti akhirnya penisku masuk juga kedalam vagina dimana gua dulu nongol kedunia… “Bleeesssss… aaaahhhh…” pekik ibuku entah kesakitan atau kenikmatan yang dia rasakan “Sakit bu…?” tanyaku yang dijawab ibu dengan gelengan kepala. Pelan dan pasti kuatur irama dan mulai aku maju mundurkan pantatku… Cersex Sedarah Sampai Hamil “ssssstttt…eeemmmm…yahhhh…nikkkkmaatttt…te ruskan jangan kau hentikan anakku…” “Ukkhhhhh…enak sekali vaginamu…buuuuuu” tak lama selang 10 menit berlalu ibuku mencapai orgasmenya yang kedua kalinya. “aaaaaaahhhhh…ibuuuuu…keluaaaarrrr…akkkhhhhh ” pekik ibu sambil pantatnya diangkat keatas dan kurasakan vaginanya menyemprotkan air hangat dan sedut-sedut kurasakan dalam penisku. “buu..coba ibu menungging sambil berpegangan di bak mandi dan kaki ibu diangkat satu diatas closet” perintahku dan ibu menurutinya. Dengan posisi nungging kumasukkan penisku kembali kevaginanya…dan…”Bleesss” Aku pompa pantatku dengan irama yang teratur dan ternyata ibuku lebih cepat mencapai orgasmenya.. ”…aaaahhhh…ibuuu..keluar lagiiii…akhhhhh” Cersex Sedarah Sampai Hamil dengan posisi ini ibuku mencapai orgasme lebih dari sepuluh kali. Setelah sejam berlalu kurasakan aku akan mengalamai orgasme… “oooohhhh…buuuuu…akuuu..sampaiii…buuuu…dik eluarkan dimana buuuu…” ibu yang kelihatan sangat keletihan tak menjawab pertanyaanku. Aku makin mempercepat iramaku dan akhirnya..kusemprotkan spermaku kedalam rahim ibuku. Cersex Sedarah Sampai Hamil “aaaaahhhhh…ssstttt…eeemmmmmmm…oaaahhh..nikm attt” pekikku. Setelah lima menit berlalu ibuku mulai tersadar dari kelelahannya beliau terpekik… “aaahh..Roni…kau keluarkan didalam ya..?..ibu tidak memakai kontrasepsi…kalau ibu hamil giamana..?” Ibu tak usah khawatir…kalau hamil Roni minta ibu jangan menggugurkannya,langsung saja ibu bersebadan denagan ayah sesudah denganku. Roni ingin mempunyai anak dari ibu” “tidak..Roni..itu ide gila..” kata ibuku tak setuju. “Kalau ibu tak mau..maka akan aku adukan perbuatan kita kepada ayah” ancamku. “jangan Roni…baiklah..kalu itu kehendakmu” “Bagaimana permainanku tadi buuu…?” “hebat kamu, ayahmu saja baru lima menit sudah keluar dan ibu belum apa-apa”. Hingga akhirnya Ibu hamil anakku dan sekarang anakku sudah 10 tahun dan aku sangat menyannginya seperti anak ku sendiri. Dan perjalan sex dengan Ibu ku terus berlanjut. Terima Kasih Ibu TAMAT About Author Cerita Bokep Indonesia Koleksi Cerita Bokep Indonesia pilihan terbaik berupa cerita dewasa, cerita pornografi , cerita sex panas, cerita sedarah, cerita panas, cerita seks abg, cerita sex terikini, cerita selingkuh.
Cerita Dewasa - Aku mau cerita sedikit pengalaman ku yg pernah aku rasakan, perkenalkan namaku Erlina putri aku sering dipanggil Lina, ini cerita nyata ku yg aku alami dibeberapa tahun yg lalu dimana aku dan suamiku baru saja menikah dan kami pindah keluar kota.. langsung aja ke cerita nyata ku ini.. Disuatu hari dimana kami baru saja nikah dan berencana untuk mulai kehidupan baru di kota orang, kami pindah kesuatu kampung ditengah tengah kota , kami menempati sebuah kontrakan berjumlah 10 pintu berhadapan maklum karena baru di kota orang mangkanya kami masih mengontrak Susana dikontrakkan itu terangat sangat sepi dan tidak ada bersosialisai walapun ada semua tapi pada sibuk bekerja, dikontrakkan ini banyak dipenghuni anak anak muda , hanya 3 yg sudah berkeluarga termasuk aku dan suami ku. Disuatu hari aku duduk didepan kontrakan ku dimana waktu itu suami ku sedang narik ojek online , aku duduk ditemani secangkir teh, disebelah kontrakan ku kebetulan berkeluarga juga sudah 10 tahun mereka menikah tapi blm dikaruniai anak, mungkin belum rezeki nya. Jadi pas aku duduk didepan kontrakan aku ditemani istri tenggaga ku ini yg bernama DINI suami nya yg bekerja disebuah kantor di tengah kota ini, namanya MAS AGUS. -Mbk Dini " Mbk lagi nyantai nih..???" Sambil tersenyum -Aku "hehe.. iya ini Mbk abis beresin kontrakan maklum baru ditempatin." Sambil membalas senyuman nya -Mbk Dini "ngomong ngomong suami nya kemana Mbk..??" -Aku"oh lagi narik mbk..! Suami saya ojek online..?!" Bla... Bla... Blaaa...... tukar Cerita kami pun panjang sampai akhir nya dia curhat kan hati nya yg sangat sedih. Dia menceritakan kalo dia tidak bisa mempunyai keturunan karena ada gangguan dalam rahim nya... Kasian sekali mereka sudah 10 thn belum dikaruniai anak.. Hari pun tak terasa waktu sudah menunjukkan kepukul , ditengah kami bercerita suami mbk dini mas Agus pun pulang Mereka pun masuk kedalam rumah mereka, aku pun juga ikut masuk kedalam ingin mempersiapkan makan malam untuk suami ku.. Makan malam pun selesai, aku dan suami ku duduk di teras depan kontrakan ku.. kami pun ditemani mbk Dini dan Mas Agus kami pun tukar bercerita sangat panjang dari kami saling kenalan sampai nikah mereka pun juga seperti itu.. Kami pun akrab dengan keluarga mereka sudah seperti saudara kami sendiri... Pas disuatu hari minggu aku masak banyak untuk suami ku, aku pun berniat memberi tetangga ku sedikit masakan ku, aku mengantar kan masakan ku ke tetangga ku yaitu Mas Agus.. Ketika aku didepan pintu kontrakan mereka aku memanggil manggil mbk Dini tapi tidak ada yg menyaut ujar ku dalam hati "perasaan tadi ada orang, kenapa sekarang sepi ya rumah mbk Dini..???" Udah lah aku langsung masuk aja sudah terbiasa aku masuk ketika suami kami berangkat bekerja . "Pintu pun tak terkunci?.. mungkin didalam lagi nyuci" dalam benak ku . Ketika aku berjalan ke dapur kontrakan mbk Dini, aku melewati sebuah pintu kamar yg terbuka sedikit, disitu aku terkejut melihat apa yg aku lihat??? Aku melihat mereka yaitu Mas Agus dan Mbk Dini sedang berhubungan seks dikamar mereka, aku hanya bisa terdiam dan menikmati adegan mereka yg dimana posisi Mbk dini sedang menungging dan belakang nya Mas Agus yg sedang asik menggoyang kan maju mundur pantat mbk Dini yg tepos tidak terlalu besar layaknya pantat wanita standar.. Aku menikmati melihat adegan panas mereka yg membuat libidoku naik, dan membuat pikiran ku kacau, seolah olah aku yg sedang disetubuhi Mas Agus, sampai tangan ku meraba payudara ku dan selangkangan ku dan ku raba dan membuat aku berdesah kecil, yg membuat Mas Agus pun melihat ku dan menyadari kalo aku sedang melihat mereka dia hanya tersenyum sambil terus menggoyangkan kemaluannya ke vagina mbk Dini , Mbk dini tidak menyadari karena mungkin sedang nikmat nya disodoki sangat cepat oleh mas Agus. Dengan muka malu aku pun berjalan cepat meninggalkan pintu kamar itu dan keluar dari kontrakan mereka, aku masuk ke kontrakan ku, aku menuju dapur untuk menarok mangkok masakan ku yg ku ingin kasih ke mbk Dini, lalu aku pun masuk kekamar ku dan duduk diujung sudut kasur ku sambil memikirkan apa yg aku lihat tadi, aku tak menyadari tangan kiri ku pun menerobos celana dan CD yg ku kenakan, aku pun masturbasi sambil memikirkan adegan panas Mas Agus dan Mbk Dini yg membuat aku klimaks dengan tangan ku sendiri.. Aku pun bergegas ke dapur untuk membereskan pekerjaan rumah yg belum selesai, suami ku juga pulang agak sore kali ini, hari pun terlewatkan seperti biasa kami makan pun malam hanya berdua saja tapi tidak duduk di teras depan kontrakan karena cuaca sedang hujan deras yg membuat cuaca enak untuk tidur hehe.. Cuaca hari ini mendukung atau sering disebut anak sekarang cakung hehe.. libidoku naik sejak tadi siang aku ingin memuaskan diriku dengan suami ku.. aku merayu suamiku untuk memenuhi hasrat ku.. Lalu aku rayu suami ku.. -Aku"Mas.."sambil memegang kemaluan suamiku yg masih terbalut celana -Suamiku "Hehe.. tumben dek lagi mau ya..???." -Aku "hehe.." Langsung aja ku arah kan bibir ku ke kebibir suamiku, lalu suamiku membalas nya, kami pun saling mengemut mulut satu sama lain.. Aku pun langsung mengambil kemaluan suamiku yang masih terbalut celana ku remas remas sampai dia berdesis kecil, lalu ku buka resleting nya lalu keluarlah kemaluan suami ku dan kulepaskan celananya, ku pegang lagi dan ku masukkan kemulut ku , lalu ku kulum kemaluan suamiku... Lalu suamiku membuka semua baju yg ku pakai sampai telanjang lah badan ku.. -Aku "langsung mas.." Tak lama suamiku langsung memasukkan kemaluan nya ke vagina ku.. aku menikmati nya.. hanya 5 menit suami ku sudah keluar... Kebiasaan suami ku yg masih ejakulasi dini gairah ku tak terpuaskan tapi mau gimana lagi dia tetap suamiku, terkadang aku lanjutkan masturbasi dikamar mandi buat kepuasan gairah ku, aku dan suami ku tertidur lelap...... Keesokan hari nya seperti biasa suamiku pergi bekerja sebagai ojek online aku pun rutinitas sebagai ibu rumah tangga aku kerjakan, kewajibpan ku pun selesai semua dan kenapa hari ini badan ku sangat lelah waktu menunjukkan pukul siang aku manjakan diriku untuk tidur tiduran di kasur pikiran ku tak hilang atas apa kejadian yg aku liat kemaren tentang Mas Agus dan Mbk Dini, tangan ku pun mulai bergerak menerobos celana ku dan tak menyadari aku melepaskan semua baju ku kini ku hanya memakai BH dan CD ku saja, aku Kun mulai masturbasi sampai aku klimaks lagi dan aku pun tertidur sangat lelap dengan tidak memakai baju.. Saat aku tertidur pulas, sedikit terbangun malas untuk buka mata, aku merasakan ada tangan yg meraba raba pantatku yg berukuran besar ini yg tak terbalut sehelai benang. "mungkin suami ku yg baru pulang dan dia lagi mau hehe " dalam pikiran ku, aku pun membiarkan tangan tersebut.. Tangan itu pun mulai turun dan mengelus paha ku yg membuat sedikit aku menghembuskan nafas ku.. Lalu tangan itu kembali mengelus ke atas sampai ke daerah sensitif ku, hati ku mulai berdebar merasakan kegelian divagina ku, tangan itu mulai memainkan area sensitif ku ini yg membuat libidoku mulai menaik dan Akir nya aku merasakan sebuah jari tangan tersebut yg menerobos masuk ke vagina ku "aaah.." aku pun tak tertahankan merasakan itu, tangan sebelah nya pun tak luput memegang payudara ku yg berukuran 36B dan memainkan puting nya juga, libidoku mulai memuncak yg membuat darah ku mulai naik semua ke kepala ku nafas ku yg mulai tak beraturan hati ku yg berdebar sangat cepat, seakan aku ingin sekali balikan badan ku tapi tetap ku biarkan dab merasakan suasana ini... Mulai kurasakan di kuping ku dihembuskan nafas yg membuat ku tambah bergairah, badan ku sedikit bergerak menggelincang seperti ulat Bulut .. "pertama kali nya suami ku memberikan kenikmatan ini" dalam benak ku ingin ku balas permainan suamiku ini .... Ketika aku membalikkan badan ku dan langsung ku lumat bibirnya dengan keadaan mataku masih tertutup dia membalas nya dengan lembut, lalu aku mulai bergairah yg membuat lidah ku bergerak cepat dan dia membalas nya sangat cepat... Ketika ku membuka mata ku dan sambil berucap "Maaaass..." Lalu aku melotot dan sentak terkejut sosok yg memberi aku kenikmatan ini kukira suami ku ternyata Mas Agus suami tetangga ku, aku pun berhenti sejenak.. -Aku "Mas Aguuuuuss...???!!!" -Mas Agus "iya Lin ini aku..!" -Mas Agus " maaf Lin aku ingin mengantar kan titipan istriku sebelum dia pergi ke pasar, aku panggil tak ada yg nyaut mangkanya aku masuk pintu juga gak kekunci kupikir kamu didapur ternyata kamu tidur dengan keadaan telanjang, yg membuat gairah ku keluar " lanjut omongan nya.. -Aku ...aku hanya diam.... -Mas Agus" maafkan kelancanganku Lin, jangan bilang istriku ya Lin.?!" Sambil pasang muka ketakutan -Aku"iya gpp mas..!!" Baru aku berhenti berucap dia langsung menarikan kepalaku yg membuat mulut ku dan mulut nya beraduan lagi, aku sedikit melawan dan dia tetap aja Tidak mau melepaskan nya.. aku pun membiarkan nya karena libidoku ku sudah memuncak sejak awal... Dan ku balas ciuman nya sangat buas, kami pun ciuman yg penuh bergairah sampai tak terasa BH yg ku pakai sudah terlepas sejak kapan aku tidak ingat.. payu dara ku yg mulai dikecup Mas Agus sedangkan vagina ku dimainkan yg dimana membuat badan ku ngegelincang hebat dan nafas ku mulai tak beraturan .. Aku pun tak hanya diam aku helus kemaluan nya yg masih diselimuti celana itu, lalu ku turunkan resleting nya yg membuat kemaluan nya pun tersengal keluar.. woooaaaaw ukuran nya lebih besar dari pada yg suami ku miliki,ukuran nya sekitar 18cm panjangnya dan lebar setara botol air mineral 500ml sedikit lebih kecil dari botol air mineral, "Pantas saja Mbak Dini kemaren kenikmatan dan tak menyadari aku sedang melihat mereka,hanya Mas Agus saja yg menyadari nya..!!" Dalam pikiran ku.. Postur tubuh yg ideal berbadan tegap, tinggi dan berisi yang membuat semua hati wanita lumermaklum karena sering ke GYM . Kita lanjutkan lagi, lalu aku genggam rudal besar yg sudah berdiri tegang seakan sudah siap tempur, ku gerakkan tangan ku ke atas dan kebawah perlahan, dan ku berhenti kan aktivitas Mas Agus yg sedang memainkan semua area sensitif ku, kini sekarang giliran ku yg mulai memuaskan gairah nya... Aku mulai memasukkan kemaluan nya ke mulut ku yg kecil ini, tetap ku paksa kan masuk Agar tak mengecewakan Mas Agus.. lalu iya merintih -Mas Agus "Uuuh..enak Lin" Aku hanya menatap muka nya yg sedang merasakan kenikmatan yg ku beri, ku lepaskan mulutku dan kusergap lagi dengan jilatan dari ujung zakar ke lubang kencing kemaluan nya.. yg membuat dia merem melek sambil menjenggut rambut ku, tidak ku sia siakan kesempatan ini buat memberi kenikmatan kepada nya.. Lama aku mengulum kemaluannya tapi tak juga orgasme pertahan yg sangat kuat dan kokoh, kalo suami ku pasti sudah orgasme hehe... Lalu dia memberhentikan aktivitas ku dan menyuruh ku berbaring lalu kaki ku ditekuk, dia mulai menjulurkan lidah nya ke vagina ku yg membuat aku berdesah "aagh.." kenikmatan yg luar biasa yg blm pernah aku rasakan selama dengan suamiku, tangan kiri nya pun mulai memainkan payudara besarku ini dengan cukup lama.. Sudah tak tertahan kan aku menjerit kecil -Aku " aaaaah.. maaas.. mas Agus a..ku akuuu keluar aaaah.. aahh.!!!" Badan ku mulai bergerak seakan ulat yg sedang dibakar..!!! Sambil nafas tersengal sengal sambil berkata dalam hati "gilaaa belum pernah aku merasakan orgasme hanya dengan lidah..!!!??" -Mas Agus "enak Lin..??" Tanya nya -Aku "hehe.. jangan ditanya mas aku puas.." "langsung mas.!! Jangan bikin aku tambah gila lagi.!!?!" Lanjut ku.. -Mas Agus"hehe.. iyaya.. sudah gk tahan lagi ya ..??" Aku hanya tersenyum tersipu Malu... Lalu aku dibaringkan disisi kasur, ditekuk kan kaki ku dan dilebarkan kan selangkangan ku yg membuat vagina terbuka lebar.. sedangkan Mas Agus berdiri sedikit merunduk dan mulai memasukan rudal yg sangat besar itu .. Digesekan atas kebawah terlebih dahulu kemaluan nya di vagina ku yg membuat aku merem melek, sedikit dikasih ludah dengan Mas Agus karena tidak masuk ke dalam vagina ku.. -Mas Agus "sempit sekali punya kamu Lin..??" Aku tak hiraukan omongannya karena aku lagi merasakan kenikmatan gesekan dikemaluan ku.. BleeessS.. masuk sudah kepala dan sebagian rudal nya yg besar itu.. -Aku "Aaaaagh....pelan mas..!!??" Pintaku sambil kesakitan campur nikmat Dia berhenti sejenak agar vagina ku bisa beradaptasi dengan rudal nya.. Sudah agak lama dia mulai gerakkan maju mundur dengan sangat pelan, lalu dia mempercepat gerakan nya yg membuat aku tambah gilaa dan membuat gairah ku tambah buas.. "Aaaaagh..aaah..ahhhh" suara rintihan ku yg mulai keluar keras. Aku sudah tak pikirkan dengan tetangga tetangga kontrakan kami.. -Aku "Ssst..Aaah.. enak mas.. enaaak..?!!" Mulai tak bisa mengontrol diriku sendiri.. Dia tambah mempercepat gerakan nya, yg membuat aku merem melek dan serasa nyawa ku sudah tidak dibadan ku.. enaaak sekali gak bisa diungkapkan dengan kata kata, hanya batin ku yg merasakan sakit..perih..enak.. campur aduk pokoknya, sampai aku lupa kalo dia bukan suami ku, gaya ini kami lakukan lama sekali sudah sekitar 15 menit kami lalui, tapi mas Agus belum juga mengeluarkan tanda tanda orgasme.. Lalu dia melepaskan dan menyuruh ku nungging membelakangi nya sedangkan dia berdiri setengah tekuk kaki dengan rudal yg berdiri tegap dihadapan bokong besar saya.. tak lama dia mulai memasukkan kemaluannya yg besar itu di vagina ku..BleeessS "Aaaaagh" desahan ku .. Lalu dia bergerak sangat cepat seakan ingin merobek vagina ku aku hanya bisa berdesah dan menjerit kecil keenakan didepan nya.. -Aku "Aaaah..aah..aaaaahh.. terus sayang. Terusss... sedikit lebih cepat lagi..!!???" Mintaku yg mulai bikin aku lupa segalanya serasa di surga.. Ceplaaaak..cploooookk..cplaak.. Bunyi aduan pantat ku dan pinggul nya yg sangat keras... -Aku"Aaaah..aaah..aaah.. aku pengen keluar sayang..!!???" "Aaaaaaaaasggh..ssSttt aaah.." Akun pun orgasme ke sekian kali nya yg tidak terhitung lagi dan membuat dengkul kaki dan sekujur insan ku sangat lemas.. Keringat kami pun bertaburan sangat deras seolah olah kami sedang mandi hujan... "Aaah...aaah..aghh.." 1jam lebih sudah kami berhubungan intim ,sampai samua gaya sudah kami lalu... Dan Akir nya aku sudah mulai melihat Mas Agus menegangkan badannya.. -Mas Agus " Liin aku sudah mau keluar Lin..??!!" Diiringi bunyi aduan badan kamii... -Aku"ke..ke..luarkan..di..aaagh..didalam aja mas.." pintaku yg sudah mulai tak kenal siapa diri ku ini..!! -Mas Agus"yang bener .. ceplaak.. ceplokk.. yg bener Linn..???" -Aku "ini..iyaa.. saaya..yaaang. Aaaaagh.." "Aku juga sudah mau keluar...Aaagh...sayang..keluar barengan ya sayang" lanjut perkataan ku.. Ceploaaak..ceplokk.. pergerakan yg sangat cepat yg membuat aku orgasme yg kesekian kalinya... -Mas Agus"ssSTtt.. aaagh keluar aku Lin..Aaaaagh.." cploooaaak..cploook. croot...crooot.. sangat deras peju nya mas Agus masuk ke dalam rahim ku.. -Aku"aaaaaaaaasggh...aku juga keluar mas.. Aaaaagh.." Lalu mas Agus pun tergeletak lemas di atas ku sambil berbisik dikupingku.. -Mas Agus"makasih ya lin.. apa kita bisa gini lagi..??" -Aku"aku yg berterima kasih mas sudah lama aku inginkan rasa ini yg belum pernah dapat dari suamiku.." "kapan saja aku siap sayang.." lanjut ku berkata -Mas Agus"emang suamimu ndak pernah memberi kepuasan.??" -Aku"hmmm..belum mas" aku menjawab serasa tak punya malu membuka aib keluarga ku sendiri.. -Mas Agus"aku juga begitu Lin.. sih Dini GK kuat baru berapa kali orgasme suruh aku mengakhiri nya dengan tangan..??" -Aku"hehe..jadi nasib kita sama ya mas..namun tebalikan nya..hehe" Kamu pun saling tukar cerita pengalaman seks dengan pasangan kami masing masing.. diiringi sesekali berciuman sangat mesra serasa suami istri yg sudah sah... dengan keadaan kemaluannya masih didalam vagina ku yg sudah bertaburan air Peju kami bercerita.. kami pun tertidur dengan posisi sepert ini.. Hari itu pun berlalu, kami pun sering melakukan nya ketika kontrakan kami kosong, sesekali kami pergi kesebuah hotel tengah kota hanya untuk mememuaskan satu sama lain, sampai sekarang pun. Kami masih berhubungan dengan intim.. kini aku dikaruniai 5 anak yg tak tau itu anak dari suamiku atau dari Mas Agus, Yg hanya ku tau anak pertama lah dari hasil Mas Agus... Ini cerita nyata ku .. aku tak tau ingin bercerita kepada siapa hanya disini lah aku bercerita... Terimakasih sudah ingin mendengarkan curhatan aku ini.!! Iloveyou... buat kalian...
cerita sex selingkuh sampai hamil