cerita sex ibu alim

CeritaSex ini berjudul ” CERITA SEKS TOLONG HAMILI Cerita Sex Nikmatnya Ngentot Ibu Mertua Ku Cerita Seks Janda. Cerita Sex Menikmati Memek Frida Yang Nikmat Sep 15, 2020. Cerita Sex Ngajakin ML Pacar Yang Alim Dan Lugu Sep 7, 2020. Cerita Sex Teman Wanita Ku Yang Seorang Hyper Sexs Sep 4, 2020. Cerita Sex Ngentot Dengan Pacar Baru TragediBertdeduh dari Hujan. ketika Bu Misye dalam perjalanan pulang dari tempat ia bekerja terpaksa berteduh karena dia tidak membawa jas hujan. Bu Misye berteduh di sebuah bangunan yang belum jadi namun sudah beratap. Setelah menyandarkan motornya Bu Misye mencari tepat duduk dan ternyata ada sebuah kursi panjang. TambangBokep– Cerita Sex Gairah Nafsu Mufidah adalah seorang ibu rumah tangga berwajah cantik yang berkulit putih bersih baru berusia 31 tahun. Selama 6 tahun perkawinannya dengan mas Syamsul, wanita ini telah dikaruniai dua anak yang masing-masing berusia 3 tahun dan 5 tahun. Selain kesibukannya sebagai ibu rumah tangga, wanita yang selalu mengenakan jilbab Ketikaku tutup pintu kamar mandi dari luar, Iwan bangkit berdiri dan menatapku. Ku lihat dia terpana melihatku yang hanya berbalut selembar handuk dengan rambut yang tergerai di bahu. kenapa Wan ? Eh, enggak bu. Ibu terlihat cantik sekali, mirip cerita bidadari yang di filem filem. Ah, kamu bisa aja Wan, pinter ngerayu. スズキChampanzees VHS Nat'l 134550円 アルト F Among Geo: the 中古 Wild. 【送料無料】 社会福祉学事典 / 日本社会福祉学会事典編集委員会 【辞書・辞典】. しっかり1.0kg DP380 商品詳細につきましては商品説明にございます Nat'l フランス産ダウン90% Geo: 綿100% ジュニア mở bài bằng lí luận văn học. TANTE SRI – Cerita Dewasa Birahi Liar si Ibu Alim. Akhirnya usai sudah kegiatan yang menjemukan selama 2 minggu di sini…dan aku mo balik ke Jakarta untuk refresh neh…oh iya namaku Andi umur 30 tahun sekarang aku bekerja di perusahaan swasta, ciri2 tubuhkan yahh..untuk postur Indonesia udah cukup di perhitungkan neh..heheheh… Besok aku mo pulang ke Jakarta setelah mengikuti kegiatan dari Perusahaan di Kota ini di ujung Timur Indonesia neh…aku mo naik kapal laut aja dech…karena selama ini kalau bepergian aku belum pernah naik kapal laut…so akan aku coba aja dech walaupun itu di tempuh dng lama perjalanan 1 minggu…wahhhh…pusing juga neh…setelah membeli Tiket kapal laut kelas 1 aku langsung berkemas-kemas untuk persiapan besoknya berangkat. Tiba saat nya aku menuju pelabuhan…setelah segala macam proses pemeriksaan tiket dan bercampur aduk dengan para penumpang..so akhirnya aku naik dan masuk ke kamarku yang kelas 1 dan tentunya kamar kelas 1 aku yang sendiri menempatinya…langsung aku bergegas membersihkan diri mandi neh.. setelah mandi diatas…aku berjalan-jalan di Dek kapal sambil menunggu sebentar lagi kapal akan berangkat..wahhh..kalo selama 1 minggu diatas kapal tidak ada yang bisa bikin buat seger…jadi tambah pusing neh .”ujarku di dalam hati..setelah melihat-lihat sekeling kapal dan akhirnya aku berdiri di pinggiran kapal sambil melihat kebawah siapa tau aja ada yang bisa nemanin aku selama seminggu ini hehehhe.. Mataku tertuju pada seorang ibu muda berjilbab kira-kira berumur 27 tahunan bersama anak nya yang kira-kira 5 tahunan lah dan sebelahnya di antar seorang lelaki yang kemudian mencium kening ibu itu dan anaknya…setelah itu mereka berdua naik ke kapal dan tak lama kemudian kapal berangkat meninggalkan pelabuhan dan lelaki itu melambaikan tangganya kepada ibu dan anaknya…setelah kapal menjauh dari pelabuhan, hmmm aku mulai mendekati ibu muda itu dan mulai berkenalan…”nama ku Andi, aku tujuan Jakarta “ujarku. Ibu itu sekilas melihat aku dan senyumnya mengembang di bibirnya yang tipis. Tak lama kemudian di berucap namaku Lia’ ini anakku dan tujuan juga ke Jakarta”ucapnya. Akhinya kita saling ngobrol2 dan ternyata tadi adalah suaminya yang bekerja di kota ini dan Lia setiap 6 bulan sekali datang bersama anaknya untuk melepas rindu sama sang suami…walahh..kuat juga yach..kalo aku kagak nahannnn…hehehe Besok pagi disaat waktu makan pagi aku melihat Lia bersama anaknya sedang menuju ruang makan..aku melihat dari belakang…hmmmm berisi juga neh pantatnya, padahal sudah di tutupi gaun yang menutupi sampai mata kaki neh’ujarku dalam hati…langsung aku menemuinya dan kita makan bersama-sama 1 meja..sambil aku ngelirik ke arahnya…wow…sempat aku melihat bentuk payudaranya yang ditutupi oleh jilbab dan bajunya …lumayan mengkal neh…waduh jadi pikiran kotor neh…Lia, di kelas 1 juga yach”tanyaku…”tidak mas aku ambil di kelas 2 aja kok”jawabnya sambil senyumnya mengembang dari bibirnya yang tipis dan basah..”ooohhh kalo aku di kelas 1, abis sendirian aja sih…pengen tenang dan rileks aja”ucapku sekenanya.. Lia juga sendiri kok, dari tadi malam belum ada penumpang yang sekamar dengan lia, jadinya lia Cuma ditemani anakku aja neh’sahutnya..oh gitu yach…brarti aku bisa dong main2 ke kamarmu”tanyaku. “ bisa aja kok, kita khan di satu gang..tadi malam mas khan sempat keluar aku melihat kok”ujarnya…oh ya…aku mo cari rokok tuch semalam”sahutku lagi. Setelah selesai makan pagi, kita bersama-sama jalan di koridor kapal sambil bercerita dan diiringi guyonan kecil-kecil..karena di luar koridor..angin cukup kencang…maka saat aku berjalan disampingnya…hmmm aku mencium bau wangi yang sangat harum dan melihat putihnya leher ibu berjilbab ini…oh seandainya aku dapat menidurinya…”bisikku di dalam hati. Hari kedua belum terjadi apa2 diantara kami, namun setelah makan sore…iseng-iseng aku mengetuk pintu kamarnya “Lia, ini aku andi…boleh aku masuk,”tanyaku. Tak lama kemudian pintu terbuka dan muncul kepalanya yang ditutupi oleh jilbab seadanya dan menggunakan terusan daster…hmmm aku liat dia..tidak mengurangi kecantikan dan kemontokannya kok..”silahkan masuk mas,”ujarnya pelan…Maaf anakku baru aja tidur dan aku baru tidurin dia neh” sahutnya. Dikarenakan kita nggak mau mengganggu anaknya, so kita duduk di satu tempat tidur yang lain…sambil bercerita..aku memandangnya ohhhh…semakin lama disini aku semakin tidak kuat menahan birahi ku..”ujarku didalam hati. Saat kita sedang bercerita..dasternya tersingkap sampai dengan lututnya.. aku mengatakan,”mulus sekali kakimu lia yah..pasti kamu rawat dengan baik dan secara sempurnya,”ujarku sambil tanganku mengelus-elus betisnya…secara refleks..langsung dia menarik kakinya dari tanganku… sambil berujar..ah mas Andi bisa-bisa aja nih”senyumnya mengembang dari bibirnya yang tipis dan basah…namun aku tetap memegang betisnya dan bahkan menggeser kan tanganku keatas…ah Mas…jangan gitu ach…nggak enak neh…”sahutnya…namun aku tak berkata-kata lagi..langsung aku sibakkan dasternya sampai ke pahanya…dan langsung kuciumi dan kujilati pahanya…sluuurrrppp..Ohhhhhh Mass jangan dong…”ujarnya…namun Lia tidak menarik pahanya dari mulutku…tanganya malahan memegang kepalaku dan seolah-olah menekan – nekan …sluurrrppp…slururrpppp..ssshh hh…oh mas…jjaannn…gannn….”pekik lia pelan..namun aku tetap melanjutkan jilatanku sampai ke pangkal pahanya…dan secara cepat aku menarik celana dalam nya turun …dan sluuurrrppp ku jilati memeknya yang penuh dengan bulu-bulu…oohhhh…mas andiii….oohhh…”desahnya..kujil ati itilnya mass…aduuuhhh…ahhhh…jeritnya pelan… setelah sekitar 15 menit aku bermain lidahku di memeknya..langsung aku memberhentikan kegiatanku dan kuangkat kepalaku keatas…kulihat Lia memejam matanya menahan kenikmatan yang baru dia rasakan..ohhh aku liat begitu indah pemandangan didepanku..Ibu muda, cantik dan berjilbab menggunakan daster setengah telanjang sedang menanti ****** neh…langsung ku hampiri bibirnya yang sedari kemarin aku inginkan…sluuup..smmm…hmmm…kit a langsung bersilat lidah..tak lupa tanganku menggerayangi payudaranya…ohhh…mas..pintar sekali kamu,…ohhhh..achhh.. ku turunin lidahku menuju payudaranya dan ku gigit2 kecil dari luar dasternya…ohh..mass…cepaattt…n anti anakku bangun”bisiknya pelan…langsung tanpa ada yang perintah, kubuka celana panjang dan sekalian celana dalamku…upps… besar sekali mas punyamu”sahutnya….silahkan lia …apa yang kamu inginkan…”ujarku. Lia langsung menyodorkan mulutnya dan menghisap kontolku dengan mahirnya…ugghhhhff…Lia kamu pintar juga yach…sama suamimu juga sering beginian yach…mmrmmmrpp..nggak masss…jarang kok…setelah sekian menit..aku langsung memberhentikan isapannya pada kontolku dan langsung menaikkan dasternya tanpa melepas jilbabnya…dan Lia membuka kedua pahanya menanti kontolku memasuki dirinya…ayok mas..cepatan ohhggghh…pelan-pelan kutempelkan kontolku di permukaan memeknya…oufghhhh…baru aja kepala kontolku masuk…udah terasa nikmat…dooorong mas…enaeekkk mass…oughhhh…kudorong pelan-pelan masuk…dan bleeeeeeeeeesss..ughhf akhirnya masuk semua kontolku kedalam memeknya..kudiami beberapa saat..dan mulailah ku pompa kontolku di dalam memeknya…srooopp..croopppp…sle rrrrppp…ohhh…enak sekali memekmu lia…..iiyyyyaa…kontolmu juga enak mass….oohhh…terusin mass…. Aku sengaja tidak membuka jilbab dan dasternya…takut kalo anaknya tiba-tiba bangun….teruuusss mass…yang cepatt…ooohhh…sruuuppp…sreettt …croooppp..celllelel ppp..belle…aku pompa terus memeknya sampai kira-kira setengah jam…kulihat Lia sudah mulai tanda-tanda mau keluar…oohhh mass…cepatannnn..lia udah mo keluar….sabarr yah..mas juga udah mau keluar yah…uggghh lia..kita sama-sama keluarin yah…ooohhhsllluuppp…oohhh…achh hh…akhirnya lia telah keluar dan semenit kemudian menyusul aku menyemprotkan air mani ku ke memeknya..crootttt..corroooot. corootttttt…uuffhhhh ..mas banyak sekali air manimu neh…setelah kita tenang…langsung lia ke kamar mandi membersihkan air mani ku yang mulai meleleh di pahanya…aku menunggu dia keluar dari kamar mandi dan aku bilang minta maaf yah..bahwa aku kebawa nafsu sih…dia bilang nggak apa2 kok…sama dengan dia juga…aku mohon izin untuk kembali ke kamarku dulu dikarenakan jam sudah menunjukan pukul 10 malam. Besok pagi disaat waktu makan pagi, aku mengetok kamarnya…Lia…kita sarapan pagi yook”ujarku pelan..tak lama pintu terbuka dan lia telah siap dengan pakaian longdres panjang dan berjilbab…uugghhh cantiknya dia..dan menyilahkan ku masuk…anakku belum bangun neh”jawabnya..jadi gimana dong..kita tunggu bentaran aja yach”tanyanya..akhirnya kita ngobrol-ngobrol…ehh..udah sekitar setengah jam..anaknya belum bangun juga neh..tau-tau kita malahan saling pegang-pegangan tangan…Lia kamu cantik sekali…”ujarku…ach mas ini..Lia biasa-biasa aja kok”ucapnya malu-malu…langsung ku susup lidahku ke mulutnya…hmmmmpppff…jangan ach mas…ntar anakku bangun lho” sahutnya..sebenntarr aja yach lia”ucapku memelas….hmmmm gimana yach “jawab lia… tanpa menunggu jawabannya…langsung kuciumi bibirnya yang merah dan basah itu…sluruurupp…hmmpfghh…oohhh. .masshh…langsung ku mainkan lidahku di dalam mulutnya..cuupppss…smshhsh…ooh h…tanpa membuka jilbabnya…langsung kunaikkan longdress nya….kuturunin celana dalamnya….oohhh…udah basah juga neh…memeknya…ssss..ssss mas….oohhh…..cepat-cepat ku balikin dia…aku pengen gaya nungging…ohhh mas….kuangkat kakinya satu….dan mulai kutusukkan kontolku ….ssss…oougghhh..blessss…sssss llreepp…mmrrpp oohhh mas…nikmat sekaliii…..liiaa…memekmu juga enaakakk….oougghhhaaa…ooohhh…y ang cepat mas…..kupompa kontolku…srooortkkk..sluururpp p…sreet…bellsss..ufg hhh…masss…enak sekali….hmmmm…iya …yyahh…oohhh..lia ayookk kita keluarin bersama-sama….ooggghh…mass…. aku mo keluarrrrr…oogghhrrr…ahhhhh….l ngsung badannya lia jatuh ke tempat tidur sambil tetap menungging membelakangi aku…dan tanpa menunggu lagi kutusukkan kontolku lagi…bleessssssssss….oohhhh masss…enakkk….cepattttaaannn…i iiiiyya lia..ooohh mas hampir keluar neh….oghhhsoohhhh…liaa….siiapp p…croootttttt…croott t…..crooott ughhh…tumpah ruah air maniku kedalam memeknya lagi…tak lama air maniku keluar…so anaknya juga udah mulai bangun dan kita langsung bereskan diri…dan menuju ruang makan. Selama empat hari kita selalu bercinta, namun lia tidak pernah telanjang alias jilbab dan bajunya masih menempel di badan…dan aku pun tak bermasalahkan itu…yang penting memeknya yang ranum hhmmmm…hingga suatu malam hari ke enam dan rencananya besok kapal kita sudah nyampe di Jakarta…aku sedang santai sambil tiduran di dalam kamar hanya mengenakan celana pendek…tok…tok…kudengar ketukan pintu kamar ku, “siapa yah” tanyaku…ini lia mas”jawab suara diluar. Serta merta aku berdiri dan membuka pintu…hmmm..kulihat lia hanya mengenakan daster panjang tanpa mengenakan jilbab…ohhhh..cantiknya dan putih sekali lehernya itu…semenit aku terpana di depan pintu…dan Mas…boleh aku masuk”tanyanya…langsung aku tersentak kaget…oh iya..ya silahkan lia”sahutku..ada apa ne lia, malam2 kesini”tanyaku…ndak neh aku mo nanya aja ..besok khan kita udah nyampe Jakarta, trus mas langsung pulang yah” tanyanya. Jawabku. Iya sih…soalnya lusa udah masuk ngantor…terangku kepadanya. Ooooohh..ya udah deh lia langsung pulang ke kampung aja dech..jawabnya. setelah kita ngobrol panjang lebar..Lia pamitan mo kembali ke kamarnya, dikarnakan jam udah menunjukan pukul 9 malam, namun disaat dia mo berdiri, ku pegang tangannya…dan kuciumi sambil ku jilati telapak tangannya sampai ke pangkal lengannya…oouuhhh mas…geli ahh…tanpa ku jawab…kujilati lehernya yang putih mulus itu…sluurrppp..slurppp…shhhh…s sss oohh mas…sluurrp.…kutelusuri lehernya yang jenjang…kadang kugigit-gigit kecil…oowhh…massss…ohhh..Lia aku ingin bersamamu malam ini”ujarku…dia diam sambil menundukkan kepalanya….hmmmmm..tanpa tunggu jawabannya..langsun ku gendong dan ku bawa ke tempat tidur…mulai kuciumi bibirnya yang ranum…rhmmmm..sluruppp….ssshhm m..ohssss… lia sungguh enak bibirmu..hhmmsfh..ku buka perlahan-lahan dasternya…oohhhh…ternyata lia tidak memakai Bh dan celana dalam…sluruuurpp…slururpp…hmmm m…langsung ku jilati payudaranya yang putih mengkal…sluuruppp..ohhhssss…ma sssnnn…stertuuuusss… ucapnya terbata-bata. Kutelusuri lidahku ke memeknya yang rimbun…sluruuupp..kujilati itilnya…oohhhhsss….langsung kubalikan badanku tepat kontolku di mulutnya ….slruuup…oougfhhh…hmmmsssllii pp…kontolku langsung diisapnya…sambil tak lupa kuhisap juga memeknya yang ranum ini…ohhh mas….aku udah nggak tahan….tuussuuukk mas….saabbarrr…lia…aku ingin malam ini berkesan sekali’ujarku….oohhsusss…kujil ati terus sampai terasa banyak lendir yang keluar dari memeknya lia…massssssss….langsung ku ubah posisiku…dan siap-siap kutusukkan kontolku ini…slleeeeerrpp.. blesssshh..oohhhhh..crororlkkk …crorokk..crokk..ohh mas..enak sekali… kuangkat kakinya yang satu sambil terus kupompa kontolku …smsmshhggoouuhhh…..mass… teruskan masss….ennaakkk…sroorkkk..coro rkk…setelah setengah jam..saat-saat aku mo keluar..langsung ku minta lia untuk berbalik dan kutusukan kontolku lewat belakang gaya doggy…oougghhhh…enak sekali memek mu lia.’’sahutku…blesss…blesss…ma ss…enakk.. ku pompa kontolku secara cepat….dan akhirnya…lia kita keluarin sama-sama yah…iiiiiyyya mass…ohhhuuu…sssss..hhhh massss…aaaaaaaaaahhhh..kuteria k agak keras…dan akhirnya air pejuku muntah juga kedalam memeknya…oh mas enak sekali…lia lemas neh”sahutnya…setelah beberapa menit..lia mohon pamit kembali ke kamarnya karena sudah tinggalin anaknya 3 jam tuh..akhirnya aku juga tidur. Keesokan harinya…kita berdua terlambat bangun pagi.. dan aku pikir lebih baik bersiap-siap aja untuk beberapa jam akan sandar di pelabuhan tanjung priok…saat aku lagi berbenah-benah..kudengar ketokan di pintu dan suaranya lia terdengar dari luar sana, Mas..udah siap-siapan yah..tanyanya. iya neh..sambil ku lirik dia membawa anaknya…ayo masuk dulu..”jawabku..Lia udah siapin barang-barangnya yah”tanyaku…ya udah lah mas, maka itu kita kesini mo memastikan, siapa tau mas masih belum bangun…gara-gara semalam”bisiknya di telingaku….hhmmm lia…kamu itu makin menggemaskan aja”sambil ku colek pantatnya…wow…kelihatannya dia nggak pake celana dalam neh.”ucapku dalam hati…aku jadi pengen buktiin neh…tapi bagaimana yach…? Soalnya dia bersama anaknya neh…dan sebentar lagi kira-kira 2 jam an udah mo nyampe di pelabuhan neh…waaahhh..aku jadi tambah panas dingin neh…kulihat lia menghempaskan pantatnya di tempat tidurku…anaknya juga disebelahnya…Lia kamu kok tambah cantik yah, memakai jilbab dan terusan longdress itu”ujarku.. ahh mas ini pasti kalo ngebilang itu ada maunya yach”selidiknya sambil senyum… langsung ku jawab ; tau aja”sahutku. Sambil kubereskan pakaianku dan kumasukin ke dalam tas, ku lihat anaknya udah mulai rewel neh…ndak tau kenapa yah..kali aja udah mulai ngantuk atau udah tau yah mamanya mo pikiran ngeres  “mama..ari kembali ke kamar dulu yach…”Tanya anaknya..mo ngapain ri…”anya mamanya, mo bobo bentaran aja…ngantuk neh…ohh ya udah…kalo gitu, ntar lagi mama nyusul…khan tinggal sejam lagi kita nyampe…ari bobo dulu yah ntar mama bangunin”sahut mamanya..langsung serta merta ari pamit ke kamarnya dan kututup pintu kamarku…..tanpa menunggu lama lagi…kuangkat longdress nya…oohhhh.. mass mo ngapain “pekik lia…hmmmmppp…betul yang kuduga..lia tidak pake celana dalam…pasti udah mo ngerasain kontolku lagi yah…langsung kujilati saja memeknya…sluuurppr..sluurprp…o ughhs…hmmmmss..masss …achhh…mass…setelah sekian menit langsung ku angkat kakinya satu di atas tempat tidur dan kutusukan kontolku ke memeknya…blessssss….srelllpp…. slleeeeeppp…bleessss ….ooouughhh…massssss….nikkmmaa ttt….sssss… op..karena waktu yang terbatas…aku semakin cepat memompa yi paha kita beradu…sluruuru…belssslsss..ss sshh..masss aku sungguh tidak bisass melupakanmu…ooohhh..liiaaa…mme mekmu sungguh legiiit…slreeepp..sloopp..cepa tan mas…langsung ku pompa lebih cepat lagi dan akhirnya…oooooohhhh…aaaaaaaahh hh lia…siaapp aku mo keluar…uuggghhh… tt…croooot…pejuku keluar langsung mengisi rahimnya lagi…dan ooohhh mas…sungguh nikmat ****** dan air manimu itu “sahut lia..langsung tak lama pengumuman dari ABK bahwa setengah jam lagi kapal akan bersandar di Pelabuhan tanjung priok…serta merta kita berdua bergegas merapikan kembali pakaian dan lia kembali ke kamarnya dan aku langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan diri lagi..sebelum aku mandi ku bilang sama dia; pake celana dalam mu yah, soalnya nanti bisa diliat orang dan takutnya nanti aku minta lagi neh”ujarku…dibalasnya lia dengan memegang kontolku…hmmmmm…kontol yang nikmat”ujarnya.. Kapal sudah berlabuh di pelabuhan dan kita berdua sudah tiba di dermaga dan saat nya kita berpisah..masing-masing dari kita memberikan alamat rumah dan berharap di lain waktu kita bisa bertemu lagi…lambaian tanganku menyertai kepergian lia dan anaknya ke kampungnya… Oh lia…engkau memang birahi yang tak pernah padam…walaupun tubuhmu tertutup jilbab dan gaun panjang…namun kamu tidak bisa mempungkiri hatimu…. KLIK MODEL MAJALAH DEWASA < Semua Telanjang ceritabokepindonesia – Cersex Selingkuh Ibu Pacarku Yang Alim Ternyata Suka Brondong Namaku donny, umur 18 tahun, saat ini aku kelas iii smu swasta di kota surabaya. Perkenalanku dengan pacarku shinta setahun yang lalu. Keluarga shinta termasuk keluarga yang kaya. Ayahnya pak hari berumur 54 tahun masuk jajaran anggota dprd, sedang istrinya bu susi berumur 38 tahun, orangnya cantik, tingginya sekitar 164 cm, kulitnya putih, dia asal menado, rambutnya sebahu, orangnya ramah dan berwibawa. Kesibukan ibu pacarku hanya di rumah. Dalam masa pacaran boleh dibilang aku kurang pemberani karena memang shinta orangnya selalu memegang prinsip untuk menjaga kehormatan karena dia anak tunggal. Dia hanya mengijinkan aku untuk mencium pipi saja, itu juga kalau malam minggu. Sebenarnya aku bukanlah orang yang alim, karena kawan-kawanku andi, dito dan roy terkenal gank-nya playboy dan suka booking cewek, maka sebagai pelampiasanku karena pacarku orangnya alim aku sering mencari kesenangan di luar bersama teman-temanku, rata-rata dari kami adalah anak orang gedean, jadi uang bagi kami bukanlah soal, yang penting happy. Suatu hari, tepatnya minggu sore kami berempat pergi ke tretes dan rencananya akan menyewa hotel dan booking cewek. Sesampainya di sebuah hotel, kami segera ke receptionis, kami segera memesan 2 kamar, saat itu aku hanya duduk di ruang tunggu dan mengawasi dito dan andi yang sedang memesan kamar. Tiba-tiba pandanganku jatuh pada perempuan setengah baya yang berkacamata hitam di sebelah dito yang sepertinya lebih dulu mau memesan kamar. Aku seperti tak percaya, dia ternyata tante susi ibunya shinta dan yang bersamanya seorang pemuda yang aku sendiri tidak kenal. Mereka kelihatan mesra sekali karena tangan pemuda itu tak mau lepas dari pinggang tante susi. Timbul niatku untuk menyelidiki apa sebenarnya tujuan tante susi datang ke hotel ini. Setelah mendapat kunci, mereka kemudian melangkah pergi untuk menuju kamar yang dipesan. Lalu aku menguntitnya diam-diam, pada temanku aku pamit mau ke toilet. Ternyata mereka menuju ke kamar melati yaitu salah satu kamar vip yang dipunyai oleh hotel itu. Kemudian aku balik lagi ke teman-temanku, kami mendapat kamar yang kebetulan lokasinya saling membelakangi dengan kamar melati, dan dipisahkan oleh parkiran mobil. Tak lama kemudian, roy dan dito pergi mencari cewek. Sambil menunggu mereka, aku isengiseng pergi ke belakang kamar. Saat itu jam 1800 sore hari mulai gelap. Kebetulan sekali di kamar melati pada dinding belakang ada ventilasi udara yang agak rendah. Dengan memanjat mobil roy, aku bisa melihat apa yang terjadi di dalam kamar itu. Ternyata ibu pacarku yang di rumah kelihatan alim dan berwibawa tak disangka selingkuh dengan pria lain yang umurnya jauh lebih muda darinya. Keduanya dalam keadaan telanjang bulat, posisi tante susi sedang menaiki pemuda itu sambil duduk, kemaluan tante susi terlihat tertusuk oleh batang kejantanan pemuda yang sedang terlentang itu. Aku jadi ikut horny melihat dua sosok tubuh yang sedang bersetubuh itu. Wajah tante susi kelihatan merah dan dipenuhi keringat yang membasahi kulitnya. Nafasnya terengahengah sambil menjerit-jerit kecil. Tiba-tiba gerakannya dipercepat, dia berpegangan ke belakang lalu dia menjerit panjang, kelihatannya dia mendapat orgasmenya lalu badannya ambruk menjatuhi tubuh pemuda itu. Kelihatannya pemuda itu belum puas lalu mereka ganti posisi. Tante susi berbaring di ranjang, kakinya di buka lebar lututnya dilipat, dengan penuh nafsu pemuda itu menjilati liang kewanitaan tante susi yang sudah basah penuh dengan cairan maninya. Ibu pacarku itu mengerang-erang manja. Setelah puas dengan permainan lidahnya, pemuda itu kembali mengarahkan batang kejantanannya ke bibir kemaluan tante susi lalu dengan mudah, “blueesss…” kejantanan pemuda itu sudah amblas seluruhnya ke dalam lubang kemaluan tante susi. Aku melihatnya semakin bernafsu sambil mengocok kemaluanku sendiri, aku antusias sekali untuk menikmati permainan mereka. Pemuda itu terus memompa batang kejantanannya keluar masuk lubang kemaluan tante susi sambil tangannya meremas-remas payudara perempuan itu yang berukuran lumayan besar, 36b. Cersex Selingkuh Pinggulnya bergoyang-goyang mengimbangi gerakan pemuda itu. Sekitar 6 menit kemudian pemuda itu mengejang, ditekannya dalam-dalam pantatnya sambil melenguh dia keluar lebih dulu, sedang tante susi terus menggoyangkan pinggulnya. Tak lama kemudian dijepitnya tubuh pemuda itu dengan kakinya sambil tangannya mencengkeram punggung pemuda itu. Kelihatannya dia mendapat orgasme lagi bersamaan dengan muncratnya mani dari kemaluannya. Lalu kusudahi acaraku mengintip tante susi, ibu pacarku yang penuh wibawa dan aku sangat mengagumi kecantikannya ternyata seorang selingkuh. Aku sudah melihatnya telanjang bulat, hal itu membuat terbayang-bayang terus saat dia merintih-rintih membuatku sangat bernafsu hingga timbul keinginan untuk dapat menikmati tubuhnya. Paling tidak aku sekarang punya rahasianya. Acaraku dengan teman-teman berjalan lancar bahkan saat menyetubuhi cewek yang bernama ani dan ivone justru aku membayangkan sedang menyetubuhi tante susi hingga aku cepat sekali keluar. Aku hanya melakukan sekali pada ani dan dua kali pada ivone, sedang temantemanku melakukan sampai pagi tak terhitung sudah berapa kali mereka mendapat orgasme. Aku sendiri jadi malas untuk bersetubuh dengan mereka karena saat ini aku malah terbayangbayang dengan keindahan tubuh tante susi. Jam 10 malam setelah berpakaian, aku keluar dari kamar. Kubiarkan ketiga temanku mengerubuti kedua cewek itu. Kunyalakan rokok dan duduk di teras kamar, rasanya udara sangat dingin. Kembali kutengok kamar melati dari ventilasi, kelihatan lampunya masih menyala berarti mereka belum pulang, lalu kuintip lagi dari jendela ternyata mereka sedang tidur saling berpelukan. Tiba-tiba aku ingat tante susi selalu bawa hp, aku sendiri juga kebetulan bawa tapi aku ragu apakah hp-nya diaktifkan tapi akan kucoba saja. Begitu ketemu nomernya lalu kutekan dial dan terdengar nada panggil di dalam kamar itu. Tante susi terbangun lalu buru-buru mengangkat hp-nya, dia sempat melihat nomer yang masuk. “Haloo.. Ini donny yaaa, ada apa dooon..?” Kata tante susi dari dalam kamar. “Tante sedang di mana..?” Tanyaku. “Lhooo.. Apa kamu nggak tanya shinta, hari ini aku kan nginap di rumah neneknya shinta di blitar, neneknya kan lagi sakit..” Kata tante susi beralasan. “Sakit apa tan..” Tanyaku berlagak pilon. Dia diam sejenak, “ah nggak cuman jantungnya kambuh.. Tapi sudah baikan kok, besok juga ibu pulang,” katanya pintar bersandiwara. “Memangnya kamu, ada perlu apa..?” Tanya tante susi. “Maaf tante.. Tapi.. Tante jangan marah yaaa..!” “Sudah katakan saja aku capek nih.. Kalau mau ngomong, ngomong saja.. ” Kata tante susi. “Tante capek habis ngapain..?” Tanyaku. “E..e.. Anuu tadi mijitin neneknya shinta..” Katanya gugup. “Bener tante..? Masak orang sakit jantung kok dipijitin, bukannya mijitin yang lain..?” Kataku mulai berani. “Kamu kok nggak percaya sih… apa sih maksudmu..?” “Sekali lagi maaf tante, sebenarnya saya sudah tahu semuanya..?” “T..tahu apa kamu?” Dia mulai gelagapan. Cersex Selingkuh “Bukannya tante sekarang berada di hotel xxx sensor sayy di kamar melati bersama orang yang bukan suami tante,” kataku. “D..doon, kamu dimanaaa?” Katanya bingung. “Temui saya di belakang kamar tante, di dalam mobil civiv putih sekarang.. Kita bisa pecahkan masalah ini tanpa ada orang yang tahu,” kataku menantang. “B.. saya segera ke sana.. Tunggu lima menit lagi,” katanya lemah. Tak lama kemudian tante susi datang dengan hanya memakai piyama masuk ke mobil roy. “Malem tante,” sapaku ramah. “Dooon tolong yaaa, kamu jangan buka rahasia ini..” Katanya memohon. “Jangan khawatir tante kalau sama saya pasti aman, tapiii…” aku bingung mau meneruskan. Aku terus membayangkan tubuh seksi tante susi dalam keadaan telanjang bulat sedang merintih-rintih nikmat. “Tapi.. Apa dooon..?, Ngooomong dooong cepetan, jangan buat aku tengsin di sini.. Tolong deh jaga nama baik tante… tante baru dua kali begini kook… itu jugaaa… tante udah nggak tahaan lagiii, bener lhooo” katanya merajuk. “Tunggu duluu.. Emang sama om, tante nggak puas..?” Tanyaku. “Sebenarnya siih, mas har itu udah menuhin kewajibannya.. Cuman sekarang dia kan udah agak tua jadinya yaahh, kamu tahu sendiri kan gimana tenaganya kalau orang sudah tua.. Makanya kamu harus maklum, kalau kebutuhan yang satu itu belum terpuaskan bisa gila sendiri ibu.. Kamu kan udah dewasa masalah kayak gitu harusnya udah paham, paling tidak kamu sudah tahu alasannya.. Sekarang tolong tante yaah, jaga rahasia tante.. Please!!” Katanya mengiba. “Baik tante, saya akan jaga rahasia ini, tapi tergantung..” “Tergantung apa..? “Tergantung.. Imbalannya.. Trus yang buat tutup mulut apa dong, masak mulut saya dibiarin terbuka..?” “Kamu minta uang berapa besok saya kasih,” balas tante susi agak sombong. “Papa saya masih bisa kok ngasih uang berapapun, emangnya uang bisa untuk tutup mulut, lihat tante,” sambil aku keluarin uang 100 ribuan lalu kutaruh di mulutku, kemudian uang itu jatuh ke lantai mobil. “Tuhh, jatuhkan uangnya.” Kataku sambil ketawa kecil. “Hihi..hi, kamu bisa aja becanda, terus kamu minta apa..?” Tanya tante susi. Cersex Selingkuh “Hubungan pacaran saya sama shinta kan udah lama tapi dia cuman ngasih ciuman di pipi saja, yang lainnya nggak boleh sama mamanya, sebenarnya saya pengin ngerasain yang lainnya..” Kataku. “Gila kamu, anakku kan masih perawan, harus bisa jaga diri dong..!” “Saya kan laki-laki dewasa tante, pasti juga kepingin ngerasain gituan, gimana kalau selain ciuman dari shinta saya belajarnya sama tante susi saja,” tanyaku nakal. “Wah kamu semakin kurang ajar saja, mulai besok kamu nggak boleh pacaran lagi sama anakku,” ancamnya serius. “Memangnya tante pengin lihat berita di koran, isteri anggota dprd jatim berselingkuh dengangigolo,” aku balik mengancam. “Ett.. Jangan dong, kamu kok gitu sih, aku cuman bercanda kok, kamu boleh kok ngelanjutin hubungan kamu dengan shinta, terus kalau mau diajarin gituan.. Eee.. Tante nggak keberatan kok, sekarang juga boleh,” katanya, akhirnya dia mengalah “tante mau ml sama saya sekarang..?” Tanyaku nggak percaya. “Udahlah, ayo ke kamar tante tapi.. Biar pemuda itu kusuruh pulang dulu,” katanya sambilmelangkah pergi menuju kamarnya. Malam itu kulihat arlojiku sudah menunjukkan jam 2300 wib. Kulihat seorang pemuda keluar dari kamar tante susi, aku segera masuk ke dalam kamar itu. Kulihat tante susi sedang duduk di meja rias sambil menyisir rambutnya menghadap ke cermin. “Nggak usah berdandan tante, udah cantik kok..” Kataku memuji kecantikannya. “Emang tante masih cantik..?” Tanyanya. “Buat apa saya bohong, sudah lama saya mengagumi kecantikan tante, tubuh tante juga masih seksi,” jawabku. “Malah saya sering ngebayangin gimana yahh rasanya ngentot sama tante susi, pasti enak.” Kataku merayunya. “Ya udah nggak usah dibayangin, orangnya udah ada di depan kamu kok, siap melayani kamu,” katanya sambil berdiri dan berjalan ke arahku. Cersex Selingkuh Lalu dengan kasar dibukanya reitsleting celanaku dan dilepasnya celanaku ke bawah juga celana dalamku hingga sampai lutut. “Waaww… besar sekali punya kamu don?” Serunya, lalu secepat kilat tangannya menggenggam kemaluanku kemudian mengelus-elusnya dengan penuh nafsu. Akupun semakin bernafsu, piyamanya kutarik ke bawah dan wooww.., Kedua buah dada itu membuat mataku benar-benar jelalatan. “Mm… kamu sudah mulai pintar, don. Tante mau kamu..” Belum lagi kalimat tante susi habis aku sudah mengarahkan mulutku ke puncak bukit kembarnya dan, “cruppp…” sedotanku langsung terdengar begitu bibirku mendarat di permukaan puting susunya. “Aahh… donny, ooohh… sedooot teruuus aahh..” Tangannya semakin mengeraskan genggamannya pada batang kejantananku, celanaku sejak tadi dipelorotnya ke bawah. Sesekali kulirik ke atas sambil terus menikmati puting susunya satu persatu. Tante susi tampak tenang sambil tersenyum melihat tingkahku yang seperti monyet kecil menetek pada induknya. Jelas tante susi sudah berpengalaman sekali. Batang kejantananku tak lagi hanya diremasnya, ia mulai mengocok-ngocoknya. Sebelah lagi tangannya menekan-nekan kepalaku ke arah dadanya. “Buka bajumu dulu, don..” Ia menarik baju kaos yang kukenakan, aku melepas sedotanku pada puting buah dadanya, lalu celanaku dilepaskannya. Cersex Selingkuh Ia sejenak berdiri dan melepas piyamanya, kini aku dapat melihat tubuh tante susi yang bahenol itu dengan jelas. Buah dada besar itu tegak menantang. Dan bukit diantara kedua pangkal pahanya masih tertutup celana dalam putih, bulu-bulu halus tampak merambat keluar dari arah selangkangannya. Dengan agresif tanganku menjamah cd-nya, langsung kutarik sampai lepas. Tante susi langsung merebahkan tubuhnya di tempat tidur. Aku langsung menindihnya, dadaku menempel pada kedua buah payudaranya, kelembutan buah dada yang dulunya hanya ada dalam khayalanku sekarang menempel ketat di dadaku. Bibir kamipun kini bertemu, tante susi menyedot lidahku dengan lembut. “Uhh…” nikmatnya, tanganku menyusup diantara dada kami, meraba-raba dan meremas kedua belahan susunya yang besar itu. “Hmm… ooohh… tante… aahh..” Kegelian bercampur nikmat saat tante susi memadukan kecupannya di leherku sambil menggesekkan selangkangannya yang basah itu pada batang kejantananku. Bibirku merayap ke arah dadanya, bertumpu pada tangan yang kutekuk sambil berusaha meraih susunya dengan bibirku. Lidahku mulai bekerja liar menjelajahi bukit kenyal itu senti demi senti. “Hmm… pintar kamu doon.. Ooohh..” Desahan tante susi mulai terdengar, meski serak-serak tertahan nikmatnya jilatanku pada putingnya yang lancip. “Sekarang kamu ke bawah lagi sayang..” Aku yang sudah terbawa nafsu berat itu menurut saja, lidahku merambat cepat ke arah pahanya, tante susi membukanya lebar dan semerbak aroma selangkangannya semakin mengundang birahiku, aku jadi semakin gila. Kusibak bulu-bulu halus dan lebat yang menutupi daerah kewanitaannya. Uhh, liang kewanitaan itu tampak sudah becek dan sepertinya berdenyut. Cersex Selingkuh Aku ingat apa yang harus kulakukan, lidahku menjulur lalu menjilati liang kewanitaan tante susi. “Ooohh, yaahh… enaak, doon, hebat kamu doon… ooohh…” tante susi mulai menjerit kecil merasakan sedotanku pada klitorisnya. Sekitar lima menit lebih aku bermain di daerah itu sampai kurasakan tiba-tiba ia menjepit kepalaku dengan keras diantara pangkal pahanya, aku hampir-hampir tak dapat bernafas. “Aahh… tante nggak kuaat aahh, doon..” Teriaknya panjang seiring tubuhnya yang menegang, tangannya meremas sendiri kedua buah dadanya yang sejak tadi bergoyang-goyang, dari liang kewanitaannya mengucur cairan kental yang langsung bercampur air liur dalam mulutku. “Makasih yaa don, kamu udah puasin tante.. Makasih sayang. Sekarang beri tante kesempatan bersihin badan sebentar saja,” ia lalu mengecupku dan beranjak ke arah kamar mandi. Aku tak tahu harus berbuat apa, senjataku masih tegang dan keras, hanya sempat mendapat sentuhan tangan tante susi. Batinku makin tak sabar ingin cepat menumpahkan air maniku ke dalam liang kewanitaannya. Ahh, aku meloncat bangun dan menuju ke kamar mandi. Kulihat tante susi sedang mengguyur tubuhnya di bawah shower. “Tante susi.. Ayooo cepat,” teriakku tak sabar. “Hmm, kamu sudah nggak sabar ya?” Ia mengambil handuk dan mendekatiku. Tangannya langsung meraih batang kejantananku yang masih tegang. “Woooww… tante baru sadar kalau kamu punya segede ini, doon… ooohhmm..” Ia berjongkokdi hadapanku. Aku menyandarkan tubuh di dinding kamar mandi itu dan secepat kilat tante susi memasukkan batang kejantananku ke mulutnya. “Ouughh… sssttt.. Nikmat tante.. Ooohh… ooohh… ahh…” geli bercampur nikmat membuatku seperti melayang. Baru kali ini punyaku masuk ke dalam alat tubuh perempuan. Ternyata, ahh…, lezatnya setengah mati. Batang kejantananku tampak semakin tegang, mulut mungil tante susi hampir tak dapat lagi menampungnya. Cersex Selingkuh Sementara tanganku ikut bergerak meremas-remas payudaranya. “Waaouwww… punya kamu ini lho, doon… tante jadi nafsu lagi nih, yuk kita lanjutin lagi,” tangannya menarikku kembali ke tempat tidur, tante susi seperti melihat sesuatu yang begitu menakjubkan. Perempuan setengah baya itu langsung merebahkan diri dan membuka kedua pahanya ke arah yang berlawanan, mataku lagi-lagi melotot ke arah belahan liang kewanitaannya. Hmm.. Kusempatkan menjilatinya semenit lalu dengan cepat kutindih tubuhnya, kumasukkan batang kejantananku ke dalam lubang kemaluannya. “Sleeepp…” agak susah juga karena kemaluannya lumayan sempit tapi kemudian amblas juga seluruhnya hingga sampai dasar rahim, lalu kupompa naik turun. “Hmm… ooohh..” Tante susi kini mengikuti gerakanku. Pinggulnya seperti berdansa ke kiri kanan. Liang kewanitaannya bertambah licin saja. Batang kejantananku kian lama kian lancar, kupercepat goyanganku hingga terdengar bunyi selangkangannya yang becek bertemu pangkal pahaku. “Plak.. Plak.. Plak.. Plak..” Aduh nikmatnya perempuan setengah baya ini. Mataku merem melek memandangi wajah keibuan Tante susi yang masih saja mengeluarkan senyuman. Nafsuku semakin jalang, gerakanku yang tadinya santai kini tak lagi berirama. Buah dadanya tampak bergoyang kesana kemari, mengundang bibirku beraksi. “Ooohh sayang, kamu buas sekali. Hmm… tante suka yang begini, ooohh… genjot terus..” Katanya menggelinjang hebat. “Uuuhh… tante, nikmat tante.. Hmm tante cantik sekali ooohh..” “Kamu senang sekali susu tante yah? Ooohh.. Sedooot teruuus susu tanteee aahh… panjang sekali peler kamu.. Ooohh, dooony… aahh..” Jeritannya semakin keras dan panjang, denyutan liang kewanitaannya semakin terasa menjepit batang kejantananku yang semakin terasa keras dan tegang. “Doon..?” Dengusannya turun naik. Cersex Selingkuh “Kenapa.. Tante…” “kamu bener-bener hebat sayang… ooowwww… uuuhh.. Tan.. Tante.. Mau keluar hampiiirr.. Aahh…” gerakan pinggulnya yang liar itu semakin tak karuan, tak terasa sudah lima belas menit kami bersetubuh. “Ooohh memang enaak tante, ooohh… tante ooohh… tante susi, ooohh… nikmat sekali tante, ooohh..” Tak kuhiraukan tubuh tante susi yang menegang keras, kuku-kuku tangannya mencengkeram punggungku, pahanya menjepit keras pinggangku yang sedang asyik turun naik itu, “aahh… doon.. Tante ke..luaarrr laagiii… aahh..” Liang senggama tante susi terasaberdenyut keras sekali, seperti memijit batang kejantananku dan ia menggigit pundakku sampai kemerahan. Kepala batang kejantananku seperti tersiram cairan hangat di dalam liang rahimnya. Sesaat kemudian ia lemas lagi. Batang kejantananku masih menancap setia di liang kemaluan tante susi. “Sekarang tante mau puasin kamu, kasih tante yang di atas ya, sayang… mmhh, pintar kamu sayang..” Posisi kami berbalik. Kini tante susi menunggangi tubuhku. Perlahan tangannya kembali menuntun batang kejantananku yang masih tegang itu memasuki liang kenikmatannya dan terasa lebih masuk. Tante susi mulai bergoyang perlahan, payudaranya tampak lebih besar dan semakin menantang dalam posisi ini, aku segera meremasnya. Tante susi berjongkok di atas pinggangku menaik-turunkan pantatnya, terlihat jelas bagaimana batang kejantananku keluar masuk liang senggamanya yang terlihat penuh sesak, sampai bibir kemaluan itu terlihat sangat kencang. “Ooohh enaak tante… oooh tante.. Oooh tante susi… oooh tante… hmm, enaak sekali… ooohh..” Kedua buah payudaranya seperti berayun keras mengikuti irama turun naiknya tubuh tante susi. “Remas yang mesra dong susu tante sayang, ooohh… yaahh.. Pintar kamu… ooohh… Cersex Selingkuh Tante nggak percaya kamu bisa seperti ini, ooohh… pintar kamu doon ooohh… ganjal kepalamu dengan bantal ini sayang,” tante susi meraih bantal yang ada di samping kirinya dan memberikannya padaku. “Maksud tante supaya saya bisa… srup.. Srup..” Mulutku menerkam puting susunya. “Yaahh.. Sedot susu tante lagi sayang… hmm.. Yak begitu teruuus yang kiri sayang ooohh..” Tante susi menundukkan badan agar kedua buah dadanya terjangkau mulutku. Cairan mani tante susi yang meluber membasahi dinding kemaluannya. Akhirnya dia menjerit panjang, “ouuhhhgg.. Tante keluuuaaar, lagiii,” erangnya. Aku yang belum puas memintanya untuk menungging. Tante susi menuruti perintahku, menungging tepat di depanku yang masih terduduk. Hmm.., Lezatnya pantat tante susi yang besar dan belahan bibir kewanitaannya yang memerah, aku langsung mengambil posisi dan tanpa permisi lagi menyusupkan batang kejantananku dari belakang. Kupegangi pinggangnya sebelah lagi tanganku meraih buah dada besarnya. “Ooohh… nggg.. Kamu hebaat donn… ooohh, genjot yang cepat sayang, ooohh… tambah cepat lagi… uuuhh..” Desah tante susi tak beraturan. “Ooohh tante… taan..teee… ooohh… nikmat tante susi..” Kepalanya menggeleng keras kesana kemari, kurasa tante susi sedang berusaha menikmati gaya ini dengan semaksimal mungkin. Cersex Selingkuh Teriakannya pun makin ngawur. “Ooohh… jangan lama-lama lagi sayang, tante mau keluar lagi oooh..” Rintihnya. Lalu aku mempercepat gerakanku hingga bunyinya kecepak-kecepok akibat banyaknya cairan mani tante susi yang sudah keluar, lalu aku merasa ada sesuatu yang mau keluar. “Aahh tante… uuuhh… nikmat sekali, ooohh… tante sekarang.. Tante susi, ooohh… saya nggak tahan tanteee… enaak… ooohh..” Ceracauku tak beraturan. “Tante juga doon… ohhh… doonny sayaanggg, ooohh… keluaar samaan sayaang, oooh..” Kami berdua berteriak panjang, badanku terasa bergetar dan, “croot… crott… croott… croottt..” Entah berapa kali batang kejantananku menyemburkan cairan kental ke dalam rahim tante susi yang tampak juga mengalami hal yang sama, selangkangan kami saling menggenjot keras. Tangan tante susi meremas sprei dan menariknya keras, bibirnya ia gigit sendiri. Matanya terpejam seperti merasakan sensasi yang sangat hebat. Sejak itu hubunganku dengan tante susi bertambah mesra tidak jarang kami mengadakan perjanjian untuk saling ketemu atau saat dia menyuruhku mengantarkannya ke arisan tapi malah dibelokkan ke rumahnya yang satu di daerah perumahan elit yang sepi, sedang aku sama shinta tetap pacaran tapi perselingkuhanku dengan mamanya tetap kujaga rahasianya Cersex Selingkuh

cerita sex ibu alim