cerita sex budak sex
BacaJuga Cerita Panas Indonesia : NOVI SANG BUDAK SEKS. "makasih, Pak Supri..". Adel hanya menyalami Supri. "kalo mulai tinggal di sini..makasih ya Pak Solihin udah bantu saya..". "iya, Dek Adelsaya seneng bisa bantu". Adel pun mengobrol dengan Solihin, Juju, dan Supri.
Bokeptetangga- Cerita Sex Nafsu Ibu Mertuaku Yang Tak Bisa Ditahan , Perkenalkan namaku adalah Dira, aku berusia 24 tahun, Wajahku tampan,Bodyku tegap, Banyak wanita yang jatuh hati padaku. Kejadian ini berawal pada saat aku hidup berumah tangga, sudah 1 tahun lebih aku hidup berumah tangga, tapi belum juga dikaruniai seorang anak. aku punya seorang isteri yang sangat cantik, setia, sabar
Sodokbelakang- Cerita Sex Budak Seks Sedikit aku akan menceritakan sebagai mana profesiku sebgaia Cerita Sex Pembantu Ku Yang Masih Perawan. by sodokbelakang 382 views 3 years ago. Sodokbelakang - Cerita Sex Pembantu Perawan Aku adalah seorang ayah dari 2 orang anak
isterikumenjadi budak seks bos aku 1. mengangkang27. Jan 31, 2018 86144 12 Mins Read. Cerita ini bermula ketika aku dan istriku sudah membina rumah tangga selama 2 tahun. Aku bernama Harto Suyanto dan Istriku bernama Riyani Agustina Mustaqimah , umurnya saat ini 27 tahun, berwajah cantik, kulitnya putih, tinggi badan sekitar 165cm, rambutnya
Search Cerita Seks Budak Seks Eksibisionis. Si Haus Seks Pemuas Nafsu - Belum lama ini aku kembali bertemu Kiki (bukan nama sebenarnya) Cerita seks melayu kejadian di sawah Cerita seks melayu kejadian di sawah kakak kelas ku kelas 3 Berharap keperkasaan gw bangun kembali Lumayan bisa dapat tempat tinggal gratis, malah mendapat honor dari pemilik gudang Lumayan bisa dapat tempat tinggal gratis
mở bài bằng lí luận văn học. Cerita panas Diriku Jadi Budak Napsu Keluargaku Aku dibilang anak dari keluarga broken home sepertinya tidak bisa, walaupun ayah dan ibuku bercerai saat aku baru saja diterima di perguruan tinggi. Adanya ketidakcocokan serta pertengkaranpertengkaran yang sering kali terjadi terpaksa meluluhlantakkan pernikahan mereka yang saat itu telah berusia 18 tahun dengan aku sebagai putri tunggal saat itu hidup berkecukupan. Ayahku yang berkedudukan sebagai seorang pejabat teras sebuah departemen memang memberikan nafkah yang cukup bagiku dan ibuku, walaupun ia bekerja secara jujur dan jauh dari korupsi, tidak seperti pejabatpejabat lain pada segi materi, memang aku tidak memiliki masalah, begitu pula dari segi fisikku. Kuakui, wajahku terbilang cantik, mata indah, hidung bangir, serta dada yang membusung walau tidak terlalu besar ukurannya. Semua itu ditambah dengan tubuhku yang tinggi semampai, sedikit lebih tinggi dari ratarata gadis seusiaku, memang membuatku lebih menonjol dibandingkan yang lain. Bahkan aku menjadi mahasiswi baru primadona di tetapi karena pengawasan orang tuaku yang ketat, di samping pendidikan agamaku yang cukup kuat, aku menjadi seperti anak mama. Tidak seperti remajaremaja pada umumnya, aku tidak pernah pergi keluyuran ke luar rumah tanpa ditemani ayah atau Membara Keluargaku Namun setelah perceraian itu terjadi, dan aku ikut ibuku yang menikah lagi dua bulan kemudian dengan duda berputra satu, seorang pengusaha restoran yang cukup sukses, aku mulai berani pergi keluar rumah tanpa didampingi salah satu dari orang tuaku. Itupun masih jarang sekali. Bahkan ke diskotik pun aku hanya pernah satu kali. Itu juga setelah dibujuk rayu oleh seorang lakilaki teman kuliahku. Setelah itu aku kapok. Mungkin karena baru pertama kali ini aku pergi ke diskotik, baru saja duduk sepuluh menit, aku sudah merasakan pusing, tidak tahan dengan suara musik disko yang bising berdentamdentam, ditambah dengan bau asap rokok yang memenuhi ruangan diskotik kepala gue pusing. Kita pulang aja Mer. Kita kan baru sampai di sini. Masa belum apaapa udah mau pulang. Rugi kan. Lagian kan masih gue udah tidak tahan deh, Mer. Gue kasih elu obat penghilang itu memberikanku tablet yang berwarna putih. Aku pun langsung menelan obat sakit kepala yang sekarang rasanya? Enak kan?Aku mengangguk. Memang rasanya kepalaku sudah mulai tidak sakit lagi. Tapi sekonyongkonyong mataku berkunangkunang. Semacam aliran aneh menjalari sekujur tubuhku. Antara sadar dan tidak sadar, kulihat temanku itu tersenyum. Kurasakan ia memapahku keluar diskotik. Ini cewek lagi mabuk, katanya kepada petugas keamanan diskotik yang menanyainya. Lalu ia menjalankan mobilnya ke sebuah motel yang tidak begitu jauh dari tempat di motel, temanku memapahku yang terhuyunghuyung masuk ke dalam sebuah kamar. Ia membaringkan tubuhku yang tampak menggeliatgeliat di atas ranjang. Kemudian ia menindih tubuhku yang tergeletak tak berdaya di kasur. Temanku dengan gemas mencium bibirku yang merekah mengundang. Kedua belah buah dadaku yang ranum dan kenyal merapat pada dadanya. Darah kelakilakiannya dengan cepat semakin tergugah untuk menggagahiku. Ouuhh.. Don! meraih tubuhku yang ramping. Ia segera mendekapku dan mengulum bibirku yang ranum. Lalu diciuminya bagian telinga dan leherku. Aku mulai menggerinjalgerinjal. Sementara itu tangannya mulai membuka satu persatu kancing blus yang kupakai. Kemudian dengan sekali sentakan kasar, ia menarik lepas tali BHku, sehingga tubuh bagian atasku terbuka lebar, siap untuk dijelajahi. Tangannya mulai merabaraba buah dadaku yang berukuran cukup besar itu. Terasa suatu kenikmatan tersendiri pada syarafku ketika buah dadaku dipermainkan olehnya. Don.. Ouuhh.. Ouuhh.. rintihku saat tangan temanku sedang asyik menjamah buah lama kemudian tangannya setelah puas berpetualang di buah dadaku sebelah kiri, kini berpindah ke buah dadaku yang satu lagi, sedangkan lidahnya masih menggumuli lidahku dalam ciumanciumannya yang penuh desakan nafsu yang semakin menjadijadi. Lalu ia menanggalkan celana panjangku. Tampaklah pahaku yang putih dan mulus itu. Matanya terbelalak melihatnya. Temanku itu mulai menyelusupkan tangannya ke balik celana dalamku yang berwarna kuning muda. Dia mulai meremasremas kedua belah gumpalan pantatku yang memang montok Ouuh.. Jangan, Don! Jangan! Ouuhh.. jeritku ketika jarijemari temanku mulai menyentuh bibir kewanitaanku. Namun jeritanku itu tak diindahkannya, sebaliknya ia menjadi semakin bergairah. Ibu jarinya menguruturut klitorisku dari atas ke bawah berulangulang. Aku semakin menggerinjalgerinjal dan berulang kali temanku turun ke arah dadaku. Ia menciumi belahan buah dadaku yang laksana lembah di antara dua buah gunung yang menjulang tinggi. Aku yang seperti tersihir, semakin menggerinjalgerinjal dan merintih tatkala ia menciumi ujung buah dadaku yang kemerahan. Tibatiba aku seperti terkejut ketika lidahnya mulai menjilati ujung puting susuku yang tidak terlalu tinggi tapi mulai mengeras dan tampak menggiurkan. Seperti mendapat kekuatanku kembali, segera kutampar wajahnya. Temanku itu yang kaget terlempar ke lantai. Aku segera mengenakan pakaianku kembali dan berlari ke luar kamar. Ia hanya terpana memandangiku. Sejak saat itu aku bersumpah tidak akan pernah mau ke tempattempat seperti itu dua tahun berlalu aku dan ibuku hidup bersama dengan ayah dan adik tiriku, Rio, yang umurnya tiga tahun lebih muda dariku. Kehidupan kami berjalan normal seperti layaknya keluarga bahagia. Aku pun yang saat itu sudah di semester enam kuliahku, diterima bekerja sebagai teller di sebuah bank swasta nasional papan atas. Meskipun aku belum selesai kuliah, namun berkat penampilanku yang menarik dan keramahtamahanku, aku bisa diterima di situ, sehingga aku pun berhak mengenakan pakaian seragam baju atas berwarna putih agak krem, dengan blazer merah yang sewarna dengan rokku yang ujungnya sedikit di atas suatu saat, tibatiba ibuku terkena serangan jantung. Setelah diopname selama dua hari, ibuku wafat meninggalkan aku. Rasanya seperti langit runtuh menimpaku saat itu. Sejak itu, aku hanya tinggal bertiga dengan ayah tiriku dan ibuku, sikap Rio dan ayahnya mulai berubah. Mereka berdua beberapa kali mulai bersikap kurang ajar terhadapku, terutama Rio. Bahkan suatu hari saat aku ketiduran di sofa karena kecapaian bekerja di kantor, tanpa kusadari ia memasukkan tangannya ke dalam rok yang kupakai dan meraba paha dan selangkanganku. Ketika aku terjaga dan memarahinya, Rio malah mengancamku. Kemudian ia bahkan melepaskan celana dalamku. Tetapi untung saja, setelah itu ia tidak berbuat lebih jauh. Ia hanya memandangi kewanitaanku yang belum banyak ditumbuhi bulu sambil menelan air liurnya. Lalu ia pergi begitu saja meninggalkanku yang langsung saja merapikan pakaianku kembali. Selain itu, Rio sering kutangkap basah mengintip tubuhku yang bugil sedang mandi melalui lubang angin kamar mandi. Aku masih berlapang dada menerima segala perlakuan itu. Pada saat itu aku baru saja pulang kerja dari kantor. Ah, rasanya hari ini lelah sekali. Tadi di kantor seharian aku sibuk melayani nasabahnasabah bank tempatku bekerja yang menarik uang secara besarbesaran. Entah karena apa, hari ini bank tempatku bekerja terkena rush. Ingin rasanya aku langsung mandi. Tetapi kulihat pintu kamar mandi tertutup dan sedang ada orang yang mandi di dalamnya. Kubatalkan niatku untuk mandi. Kupikir sambil menunggu kamar mandi kosong, lebih baik aku berbaring dulu melepaskan penat di kamar. Akhirnya setelah melepas sepatu dan menanggalkan blazer yang kukenakan, aku pun langsung membaringkan tubuhku tengkurap di atas kasur di kamar tidurnya. Ah, terasa nikmatnya tidur di kasur yang demikian empuknya. Tak terasa, karena rasa kantuk yang tak tertahankan lagi, aku pun tertidur tanpa sempat berubah tak menyadari ada seseorang membuka pintu kamarku dengan perlahanlahan, hampir tak menimbulkan suara. Orang itu lalu dengan mengendapendap menghampiriku yang masih terlelap. Kemudian ia naik ke atas tempat tidur. Tibatiba ia menindih tubuhku yang masih tengkurap, sementara tangannya meremasremas belahan pantatku. Aku seketika itu juga bangun dan merontaronta sekuat tenaga. Namun orang itu lebih kuat, ia melepaskan rok yang kukenakan. Kemudian dengan secepat kilat, ia menyelipkan tangannya ke dalam celana dalamku. Dengan ganasnya, ia meremasremas gumpalan pantatku yang montok. Aku semakin memberontak sewaktu tangan orang itu mulai mempermainkan bibir kewanitaanku dengan ahlinya. Sekalisekali aku mendelikdelik saat jari telunjuknya dengan sengaja berulang kali menyentilnyentil Jangaann! Aaahh..! aku berteriakteriak keras ketika orang itu menyodokkan jari telunjuk dan jari tengahnya sekaligus ke dalam kewanitaanku yang masih sempit itu, setelah celana dalamku ditanggalkannya. Akan tetapi ia mengacuhkanku. Tanpa mempedulikan aku yang terus merontaronta sambil menjeritjerit kesakitan, jarijarinya terusmenerus merambahi lubang kenikmatanku itu, semakin lama semakin tinggi bersyukur dalam hati waktu orang itu menghentikan perbuatan gilanya. Akan tetapi tampaknya itu tidak bertahan lama. Dengan hentakan kasar, orang itu membalikkan tubuhku sehingga tertelentang menghadapnya. Aku terperanjat sekali mengetahui siapa orang itu Kamu.. Rio hanya menyeringai Mer. Sekarang elu boleh berteriakteriak sepuasnya, tidak ada lagi orang yang bakalan menolong elu. Apalagi si nenek tua itu sudah mampus!Astaga Rio menyebut ibuku, ibu tirinya sendiri, sebagai nenek tua. Jangan, Rio! Jangan lakukan ini! Gue kan kakak elu sendiri! Jangan!Kakak? Denger, Mer. Gue tidak pernah nganggap elu kakak gue. Siapa suruh elu jadi kakak gue. Yang gue tau cuma papa gue kawin sama nenek tua, mama elu!Rio!Elu kan cewek, Mer. Papa udah ngebiayain elu hidup dan kuliah. Kan tidak ada salahnya gue sebagai anaknya ngewakilin dia untuk meminta imbalan dari elu. Bales budi dong!Iya, Rio. Tapi bukan begini caranya!Heh, yang gue butuhin cuman tubuh molek elu, tidak mau yang lain. Gue tidak mau tau, elu mau kasih apa tidak!Errgh..Aku tidak dapat berbuat apaapa lagi. Mulut Rio secepat kilat memagut mulutku. Dengan memaksa ia melumat bibirku yang merekah itu, membuatku hampir tidak bisa bernafas. Aku mencoba merontaronta melepaskan diri. Tapi cekalan tangan Rio jauh lebih kuat, membuatku tak berdaya. Akh! Rio kesakitan sewaktu kugigit lidahnya dengan cukup keras. Tapi, Plak! Ia menampar pipiku dengan keras, membuat mataku berkunangkunang. Kugelenggelengkan kepalaku yang terasa seperti mau membuangbuang waktu lagi, Rio mengeluarkan beberapa utas tali sepatu dari dalam saku celananya. Kemudian ia membentangkan kedua tanganku, dan mengikatnya masingmasing di ujung kiri dan kanan tempat tidur. Demikian juga kedua kakiku, tak luput diikatnya, sehingga tubuhku menjadi terpentang tak berdaya diikat di keempat arah. Oleh karena kencangnya ikatannya itu, tubuhku tertarik cukup kencang, membuat dadaku tambah tegak membusung. Melihat pemandangan yang indah ini membuat mata Rio tambah menyalangnyalang Rio mencengkeram kerah blus yang kukenakan. Satu persatu dibukanya kancing penutup blusku. Setelah kancingkancing blusku terbuka semua, ditariknya blusku itu ke atas. Kemudian dengan sekali sentakan, ditariknya lepas tali pengikat BHku, sehingga buah dadaku yang membusung itu terhampar bebas di Elu punya toket bagus gini kok tidak bilangbilang, Mer! Auum! Rio langsung melahap buah dadaku yang ranum itu. Gelitikangelitikan lidahnya pada ujung puting susuku membuatku menggerinjalgerinjal kegelian. Tapi aku tidak mampu berbuat apaapa. Semakin keras aku merontaronta tampaknya ikatan tanganku semakin kencang. Sakit sekali rasanya tanganku ini. Jadi aku hanya membiarkan buah dada dan puting susuku dilumat Rio sebebas yang ia suka. Aku hanya bisa menengadahkan kepalaku menghadap langitlangit, memikirkan nasibku yang sial Rio! Jangaann..! Lamunanku buyar ketika terasa sakit di selangkanganku. Ternyata Rio mulai menghujamkan kemaluannya ke dalam kewanitaanku. Tambah lama bertambah cepat, membuat tubuhku tersentaksentak ke atas. Melihat aku yang sudah tergeletak pasrah, memberikan rangsangan yang lebih hebat lagi pada Rio. Dengan sekuat tenaga ia menambah dorongan kemaluannya masukkeluar dalam kewanitaanku. Membuatku merontaronta tak Akhirnya Rio sudah tidak dapat menahan lagi gejolak nafsu di dalam tubuhnya. Kemaluannya menyemprotkan cairancairan putih kental di dalam kewanitaanku. Sebagian berceceran di atas sprei sewaktu ia mengeluarkan kemaluannya, bercampur dengan darah yang mengalir dari dalam kewanitaanku, menandakan selaput daraku sudah robek olehnya. Karena kelelahan, tubuh Rio langsung tergolek di samping tubuhku yang bermandikan keringat dengan nafas Aku dan Rio terkejut mendengar pintu kamar terbuka ditendang cukup keras. Lega hatiku melihat siapa yang Apaapa sih kamu ini?! Cepat kamu bebaskan Merry!Ah, akhirnya neraka jahanam ini berakhir juga, pikirku. Rio mematuhi perintah ayahnya. Segera dibukanya seluruh ikatan di tangan dan kakiku. Aku bangkit dan segera berlari menghambur ke arah ayah Mer. Maafin Rio ya. Itu kan sudah terjadi, kata ayah tiriku menenangkan aku yang terus menangis dalam Pa. Gimana nasib Meriska? Gimana, Pa? Aaahh.. Papaa! tangisanku berubah menjadi jeritan seketika itu juga tatkala ayah tiriku mengangkat tubuhku sedikit ke atas kemudian ia menghujamkan kemaluannya yang sudah dikeluarkannya dari dalam celananya ke dalam Papaa.. Jangaan! Aku merontaronta keras. Namun dekapan ayah tiriku yang begitu kencang membuat rontaanku itu tidak berarti apaapa bagi dirinya. Ayah tiriku semakin ganas menyodoknyodokkan kemaluannya ke dalam kewanitaanku. Ah! Ayah dan anak sama saja, pikirku, begitu teganya mereka menyetubuhi anak dan kakak tiri mereka menjerit panjang kesakitan sewaktu Rio yang sudah bangkit dari tempat tidur memasukkan kemaluannya ke dalam lubang anusku. Aku merasakan rasa sakit yang hampir tak tertahankan lagi. Ayah dan kakak tiriku itu samasama menghunjam tubuhku yang tak berdaya dari kedua arah, depan dan belakang. Akibat kelelahan bercampur dengan kesakitan yang tak terhingga akhirnya aku tidak merasakan apaapa lagi, tak sadarkan diri. Aku sudah tidak ingat lagi apakah Rio dan ayahnya masih mengagahiku atau tidak setelah bulan telah berlalu. Aku merasa mual dan berkalikali muntah di kamar mandi. Akhirnya aku memeriksakan diriku ke dokter. Ternyata aku dinyatakan positif hamil. Hasil diagnosa dokter ini bagaikan gada raksasa yang menghantam wajahku. Aku mengandung? Kebingungankebingungan terusmenerus menyelimuti benakku. Aku tidak tahu secara pasti, siapa ayah dari anak yang sekarang ada di kandunganku ini. Ayah tiriku atau Rio. Hanya mereka berdua yang pernah menyetubuhiku. Aku bingung, apa status anak dalam kandunganku ini. Yang pasti ia adalah anakku. Lalu apakah ia juga sekaligus adikku alias anak ayah tiriku? Ataukah ia juga sekaligus keponakanku sebab ia adalah anak adik tiriku sendiri?
Kisah Penyiksaan Lisa dan OMNIBUSLAW Chapter 2 ? NOVELBASAH ? “Aaaaaarghhhhh~~~” aku kembali menjerit ketika mereka memperkosaku lagi setelah jam istrirahatku yang hanya setengah jam itu selesai, masih ada beberapa buruh lain yang datang dan sementara buruh pria bergantian memperkosaku, beberapa buruh lain bersama dengan buruh perempuan yang ada mereka sepertinya sedang merencakan untuk demo di pagi hari. Seorang dari mereka menginjak kepalaku di lantai kotor dan seorang yang lain memperkosa liang vaginaku. Tanganku sendiri masih terikat oleh rantai besi pendek yang mereka ikatkan di pergelangan tanganku seperti borgol. Aku merasakannya ketika si pria yang dibelakang terus memompa vaginaku sementara buruh yang menginjak kakiku ternyata sibuk mengocok penisnya. Aku merasa terhina sekali mendapati diriku sedang diinjak kepalanya dan diperkosa, sepertinya pelacurpun mendapatkan perlakuan yang jauh lebih baik. Lebih menyedihkannya lagi aku bahkan sekarnag tidak melawan dan hanya menurut saja. Apa yang terjadi dengan diriku ? aku sudah pasrah dan menikmati penderitaan ini. Vaginaku terasa perih sekali karena didera sebelumnya tapi ada sedikit rasa nikmat juga. Tak lama si pria yang menggenjot liang vaginaku memuncratkan spermanya di rahimku. Kemudian dia digantikan oleh pria lain yang bergiliran memompaku dengan penisnya. Sungguh aku merasa seperti seonggok daging tempat pembuangan sperma, rasanya aku hanya seperti urinoir di toilet umum. Ketika orang kedua ini mengeluarkan spermanya di vaginaku yang rapat aku merasakan injakan dikepalaku semakin keras, si penginjakku menegang, lalu aku melihat ada carian yang meluncur dari penis orang yang menginjak kepalaku. Kemudian rambutku ditarik dengan kasar “jilatin sperma gw dan telen !” bentak si pria kasar yang tadinya menginjak kepalaku itu. Dia mengarahkan wajahku ke penisnya dan aku dengan terpaksa menjilati penisnya yang masih ada sisa sperma dan membersihkannya. Kemudian ia menarik kepalaku dengan kasar dari penisnya dan menyeeretku ke tumpahan sperma yang ada di lantai kotor itu. Aku tak percaya dengan apa yang harus kulakukan tapi aku tahu aku tidak punya pilihan “jilat dan telen LONTE !” bentaknya membuatku yang sudah sangat tersiksa ini harus menjulurkan lidah, menelan semua harga diriku dan menjilati sperma di lantai kotor itu. Pria itu mendorong kepalaku sampai mukaku menempel dengan sperma di lantai saat aku menjilatinya. Sungguh menjijikan dan memalukan. Kemudian pria itu menjambak rambutku dan mengangkat wajahku ke hadapannya, “enak ga sperma gw ? bilang makasih !” Aku hanya mengangguk-angguk sambil menangis, “i-iya tuan enak…… ter-terima kasih….huhuhhu” Ia kemudian mendorongku hingga terjatuh dan kemudian berjalan mendekatiku yang terjatuh dan mengarahkan penisnya lalu mengencingiku. Ya dia mengencingiku. Aku hanya bisa menangis dan tersembab ketika dikencingi, ini sangat menghancurkan harga diriku. Aku benar-benar hanya toilet. “Ah gw juga mau pipis !” ujar seorang buruh lain yang juga ikutan mengencingi wajahku. Aku hanya bisa pasrah diperlakukan seperti toilet ini. Aku hanya bisa menangis dan berharap mereka segera membunuhku saja. “Gantian-gantian !” ujar seorang pria lain yang menyepakku untuk aku segera bangun setelah beberapa buruh selesai mengencingiku. “Loe bau, sini ke belakang dulu ikut gw” aku hanya pasrah dituntun oleh si buruh dengan posisi memalukan. Si buruh menarik putingku dan aku mengekor berjalan dibelakangnya keluar dari gedung dimana angin malam langsung menyapaku. Rasa pengap dalam gedung hilang dan digantikan udara malam yang cukup sejuk dan melegakan. ia menarikku ke samping gedung dimana banyak sampah dan ada juga sebuah keran dan selang. Ia menyemprotku dengan selang dan menggosok badanku hingga kembali bersih dan bebas dari bau pesing. Kemudian istirahat singkat inipun berakhir dengan dia dengan kasar memaksaku menungging dan men-doggy-style-ku di luar bangunan itu. Aku hanya pasrah dan vaginaku terasa sakit sekali dan aku yakin ada lecet karena kebrutalan si buruh perempuan sadis. “P=pak….” ujarku ditengah dia menyodokku. Buruh yang sedang mengenjot aku dari belakang ini langsung memelintir kedua putingku dengan kasar “kamu panggil kita Tuan, kita bos loe. Loe cuma budak seks kita !” bentaknya sambil memelintir payu daraku dengan semakin brutal. Aku hanya bisa menjerit-jerit minta ampun “Aaargh….arrrgh….sakit…sakit…..sakit…. ampun…..ampun….. i-iya tuan…tuan….. budak seks ini tidak sopan…..mohon maaf… aaargh….ampun….ampun…..huhuhuuhh…..” Akhirnya si buruh kasar yang menggenjotku ini melepaskan pelintirannya dari putingku tapi dia tetap memainkan kedua payudaraku dengan kasar. “T-tuan…” ujarku memelas “t-tolong jangan kasar-kasar, saya akan layani semua….huhuhu” “eh lonte ! loe cuma benda, mau kita kasar ato enggak urusan kita. loe cuma seonggok daging yang kalo kita mau umpanin loe ke anjing juga urusan kita. Loe nurut aja.” ujarnya kasar. “i-iya tuan…” ujarku pasrah. Aku tahu bahwa kehidupanku benar-benar telah hancur. “Pokoknya loe jangan macem-maccem ato video loe bakal tersebar.” Setelah ia memuntahkan spermanya di dalam rahimku, aku kembali disiram dan dalam keadaan basah aku kembali digiring dengan ditarik puting kembali memasuki ruangan gudang dimana mereka masih meeting dan melanjutkan pemerkosaan berikutnya. “Ah uda balik, sekarang giliran gw” ujar buruh yang lain mengambil alih aku dan langsung dengan kasar mendorongku jatuh dan mulai memasukan penisnya ke mulutku. Sambil mulutku sibuk melayani penis, maka mereka mengubah posisiku agar aku seperti anjing dengan kepala menghisap pensi dan ada buruh lain men-doggy style aku dari belakang. Ini adalah malam terburuk. mereka memaksaku deepthroat dan juga menyemburkan sperma di dalam mulutku, pemerkosaan sadis bergilir ini hanya berlangsung selama 40 menit karena aku tidak kuat lagi, setelah 40 menit aku hanya tersungkur di lantai. Mereka mencambukku tapi aku hanya bergelinjut tapi tidak bisa bergerak. Mereka membalikku dan mencambuk payudara dan vaginaku lagi memaksaku berdiri. “Berdiri Lonte !” bentak si perempuan berkerudung yang sadis itu. “Bangun…” Aku hanya terbaring lunglai, aku ingin berdiri dan mengikuti mereka karena rasa sakit yang menyerangku begitu hebatnya dari cambukannya tapi aku bahkan tidak bisa bergerak selain reflek kesakitan dimana tubuhku bereaksi sendiri. Kupikir aku akan mati saat itu. Semua menjadi blank dan sedikit sedikit kulihat mereka menetesi paydaraku dengan lilin dan aku hanya merasakan rasa sakit tapi tidak bisa apa-apa. Mereka mulai bosan dan meninggalkanku melewati malam. beberapa kali aku setengah tersadar ketika mereka kembali mengencingiku dan beraktifitas dan mengobrol untuk demo di pagi hari. ini adalah akhirnya dari hidupku ? hanya ada keheningan yang tenang untuk beberapa saat dan tiba-tiba aku tersentak kaget. Aku bangun dalam keadaan telanjang, badanku penuh dengan sisa tetesan lilin yang menempel, sperma kering, serta bau pesing. “Ah udah bangun nih Lonte,” ujarnya. “Sekarang jam 9 pagi, kita telat demo gara-gara loe.” ujar si perempuan sadis berkerudung. Kulihat hanya ada 5 orang perempuan yang ada di sekelilingku. 2 dari mereka berkerudung dan 3 lagi membiarkan rambutnya terikat rapi. Para buruh pria sedang sibuk di ujung sedang menyiapkan atribut demo di sisi gudang lain. Dua dari mereka membawa tongkat pel yang entah darimana dan membasahinya lalu mengepel badanku yang tergeletak di lantai. Mereka menggosok badanku dengan kain pel seadanya hanya untuk mempermalukanku. jujur aku merasa sangat sedih diperlakukan sepeerti ini. Setelah puas mengambil gambarku dipermalukan seperti itu mereka menyuruhku berdiri. “Cepet mandi dan bersihin diri loe yang bau pesing !” ujar si perempuan itu melempar sabun colek kepadaku. Aku disuruh mandi dengan sabun colek, ini sungguh menyedihkan. “loe mandi ditempat kmaren malem loe dibersihin,” perintahnya. Aku hanya pasrah berjalan dalam kondisi tangan masih terikat rantai yang dari semalam belum dibuka. Aku berjalan sementara kelima wanita yang menemaniku membawa sebuah tas dan juga tampak cekikikan merencakan kejahatan untukku. Aku hanya bisa pasrah ketika sduah sampai ke tempat pencucianku. Dengan tangan terikat kusobek sabun coleknya dan mulai sebisanya mandi di sana menggunakan selang sementara 5 perempuan itu menontonku mandi sambil salah satu dari mereka merekamku. “nanti videonya di share ya di grup buruh,” ujar seorang wanita. “Biar cewek ini tau rasanya gimana jadi lebih rendah dari pelacur. Sok pinter banget ngajar-ngajarin kita dan ngejek-ngejek buruh bego di sosial media. Biar tau rasa, yang sok jago dan sok pinter gini cuma lonte. Nanti kita share juga di sosial media biar tau rasa” “J-jangan…. please aku akan lakuin keinginan kalian tapi jangan gitu,” ujarku memohon mendengar komentar mereka. “c-cepet mandinya !” bentak si perempuan sadis yang dari semalam menyiksaku. “I-iya nona…” ujarku buru-buru. Badanku yang lengket dan berbau pesing akhirnya kembali wangi. Aku hanya menggunakan sabun colek dari leher ke bawah, untuk wajahku aku hanya menggunakan air. Rambutku juga hanya kucuci menggunakan air. Mereka berbaik hati dan memberikanku shampoo segera membersihkan rambutku dan berkeramas serta menggunakan shampo sissa untuk mencuci wajah dan badanku. “Su-sudah nona” uajrku yang mengigil karena airnya cukup dingin. “itu lubang kloset memek kamu blom dibersihin, sini kita bersihin.” ujar si perempuan sadis itu sambil mengeluarkan sikat kloset dari tas yang dibawa. Melihatnya aku langsung panik dan berusaha lari tapi dengan sigap keempat perempuan lain menangkapku dan memegang tanganku. “Bilang ke kamera Tolong bersihkan lubang kloset memek tempat pembuangan peju ini,” “jangan…. please…jangan…. masih sakit banget vaginaku karena dicambuk dan diperkosa semaleman… please kasih belas kasihan. Kalian juga perempuan…. pasti ngerti gimana sakitnya….AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA” Si perempuan sadis itu menempelkan jepitan kertas di puting kananku dan memutarnya dengan kasar. “Masih gak mau nurut ?? siapa yang peduli kalo kamu kesakitan. kamu matipun kami gak peduli. Tinggal dibakar aja di sini trus sisa tengkorakmu dihancurkan dan dihaluskan jadi debu ! Ato kami bawa ke tempat kremasi dimana ada teman-teman kami yang buruh juga kerja di sana. Kamu jadi abu !” Aku hanya bisa terisak akan penderitaan ini dan akhirnya aku menatap kamera. “Nona,nona, silahkan bersihkan lubang kloset tempat pembuangan peju ini.” ujarku ke kamera dan berikutnya mereka dengan kejam langsung menyodokan sikat kloset WC ke dalam liang vaginaku. Awalnya susah untuk masuk tapi mereka tidak peduli merangsang vaginaku dan memasukannya dengan sadis. Aku menangis dan meringgis ketika mereka mulai memasukan ujung sikat itu dan ketika mereka mendorongnya masuk aku menjerit melolong sejadi-jadinya. Mereka mengubek-ngubek liang vaginaku dengan sikat itu beberapa kali dan akhirnya mencabutnya dengan Kasar. “hancur vaginaku… hancur……” jeritku menangis. “hancur….hancur……huhuhuuhu….” Belum selesai aku meratapi dan menangisi vaginaku yang kini mungkin tidak ada pria yang mau menikahiku karena aku ini sudah sangat rusak tiba2 sebuah tampran membungkamku “Loe kudunya berterima kasih, loe merusak video kita. Abis beres dibersihin bilangnya “Terima kasih telah membersihkan lubang kloset Lisa supaya bisa digunakan kembali.” bentaknya. “ulang retake dari awal ! Kalo gak sebagus tadi kita ulang terus !” bentaknya Air mataku tidak bisa berhenti dan aku merasa benar-benar sudah hancur tidak ada lagi sisa kemanusiaanku. Aku hanyalah toilet. “Nona, silahkan bersihkan lubang kloset tempat pembuangan peju. Lonte Lisa kotor ini patut dibersihkan…” ujarku merendahkan diri agar semua ini cepat berakhir. “ah…ah…hhhh….hhhhh AAAAAAARGHHHH !!! AAAARGGGGHHHH ” aku hanya terus menjerit ketika proses mengerikan penghancuran vaginaku diulang sekali lagi. Kali ini mereka mengubek-ubek dengan lebih kasar, kurasa ada lecet-lecet di dalam liang vaginaku yang bertambah parah. Setelah semenit yang berasa berjam-jam mereka mencabutnya. “AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAaaarghhh. hhhh….hhhh..hhh…” aku menghela nafas lega walau vaginaku masih terasa hancur. “T-terima …terima kasih telah membersihkan lubang kloset Lisa si lonte supaya bisa diperkosa kembali. terima kasih…” ujarku menutup rekaman memalukanku. “Pinter……” uajr si perempuan itu. “Kamu emang bakat jadi lonte lacur budak seks !” ujarnya sambil meludahiku. “Sana bersihkan wajahmu, kita akan segera gabung ikut demo !” ujarnya lagi. Kemudian aku digiring berjalan ke tempat para pria di pojokan gudang. Kulihat ada banyak spanduk dan ada berbagai peralatan lain juga. Kulihat ada sebuah anvil besi besar di sana. Ada juga rantai dan berbagai peralatan dan palu besar dan juga peralatan lainnya. Apa yang akan mereka lakukan padaku ? Aku sepertinya akan dibunuh. Aku sudah sangat takut sekali. “Oh Lisa udah beres ya. Tolong rambutnya dirapihin ya. Alat demo kita yang ini kan harus tampil baik !” ujar si cowok tersenyum. Beberapa perempuan kemudian merapikan rambutku, mereka mengatur rambutku agar terlihat rapi dengan kepangan kecil di kedua sisi yang dijadikan seperti mahkota disatukan di belakang kepalaku, sebagian besar rambutku tetap terurai. Kemudian mereka memakaikan semacam collar besi ke leherku, kemudian aku ditidurkan di anvil besi besar dan mereka mamalukan baut besar untuk mengunci collar besi itu. Hanya hanya bisa pasrah menrima nasibku. “Bagaimana cara membuka besi ini ?”tanyaku ketakutan. “Ya harus di las, tapi ini akan permanen di diri kamu budak !” ucap mereka. Aku hanya bis menangis dan kemudian mereka memakaikan juga semacam borgol besi di kakiku juga yangmereka palu bautnya. borgol besi di kedua pergelangan kakiku ini disatukan oleh rantai 40cm dan di kaki kananku ada rantai lain ke bola besi yang berat. Belum habis mereka kemudian mengikat tanganku dengan tali di punggungku dan ikatannya cukup erat sehingga aku harus membusungkan dadaku memamerkan payudaraku. Kemudian mereka menjepitkan nipple clamp yang terhubung dengan rantai ke masing-masing putingku dan menjepitnya dengan keras. Mereka mengetesnya juga dengan menarik-narik rantai kecil yang menghubungkan kedua nipple clamp tersebut. Berikutnya mereka mengambil spidol permanen dan menuliskan “TOLAK OMNILAWBUS PERBUDAKAN BURUH !” ditulis dengan besar dibawah Payu daraku sampai di atas vaginaku. kemudian mereka memperlihatkan butt plug yang terhubung dengan rantai dan papan yang bertuliskan “JANGAN BUNGKAM SUARA KAMI” Tentunya butt plug itu mereka paksa masukan ke dalam lubang duburku yang masih perawan. Sakitnya luar biasa tapi akhirnya masuk dan membuatku sangat tidak nyaman. Aku tau apa yang akan terjadi. Aku akan menjadi salah satu pengganti spanduk. “Kamu adalah performance art kita untuk menolak perbudakan buruh !” “Matamu akan ditutup sehingga identitasmu akan aman harusnya,” ujar si cewek sadis memperlihatkan diriku yg sudah difoto di hpnya. Kulihat aku berdiri dengan collar besi, kedua puting dihubungkan dengan rantai, rambut yang tertata rapi. vagina tanpa buluku yang sudah kulaser. aku memang sudah tidak lagi memiliki bulu di vaginaku karena rajin perawatan laser sejak awal kuliah. Tak lupa perempuan sadis itu memintaku menggigit rantai yang menghubungkan ke dua payudaraku itu. “Kesempatanmu adalah 10X menjatuhkan ini. Kalau kamu menjatuhkan rantai ini lebih dari 10X aku akan membuka penutup matamu supaya kamu terkenal.” Ia kemudian menutup mataku dengan kain putih sehingga mataku tidak terlihat lagi, tapi aku samar-samar bisa melihat bayang-bayang tipis yang ada di hadapanku. Mereka kemudian membawaku ke lokasi demo dengan menggunakan truk terbuka dan aku menjadi salah satu alat peraga demo mereka di monas. “Gila itu performance dari mana ?” “keren gila !” “Lonte dari mana ini ?” “Ini mah artis bokep horni !” komentar buruh-buruh sambil memainkan tubuh telanjangku. Selama demo aku habis dipegang oleh orang-orang asing yang tidak aku lihat wajahnya dengan jelas. Tangan-tangan memainkan dan menarik puting dan juga memasukan jari mereka ke vaginaku. ada yang menjilati vaginaku di tengah teriknya demo. Aku sangat ngeri aku kena Corona karena di keramaian yang sangat berdesakan itu. Mungkin beberapa TV nasional juga melihat dan meliputku. Suara cekrekan HP yang menandakan foto terdengar berkali-kali selama aku jadi alat peraga demo itu. Entah sudah berapa banyak yang melihat tubuh telanjangku. Yang memisahkan aku dan identitasku hanyalah kain putih yang menutup mataku. Aku diarak dan dipermalukan selama kampanye. Tidak banyak yang bisa kuingat karena rasanya sangat mengerikan. Rasa sakit bekas siksaan dan juga panasnya dan sesaknya manusia membuatku berkali-kali hampir pingsan. Belum lagi sentuhan-sentuhan sensual ekploitasi yang terjadi padaku dari ratusan atau bahkan ribuan tangan. “Kenapa mbak melakukan ini ?”tanya seorang wartawan. “Ini adalah bentuk protes teman kami ini untuk mendapat sorotan” ujar si perempuan sadis itu menjadi wakil bicaraku sementara aku menangis dalam diam dan mengigit rantai yang menyiksa kedua payudaraku. “karena kenyataannya inilah bentuk yang mereka lakukan kepada kami para buruh. memperlihatkan bahwa buruh indonesia murahan dan budak yang siap dipakai ! sini investor, perbudak kami. Itu kan yang pemerintah lakukan dengan Undah undang ini !” ujar si perempuan disambut riuhan para buruh. Mereka telah dibutakan oleh kebencian. Sementara aku hanya bisa menangis karena aku tahu saat ini aku diliput tv nasional. Setalah kamera mati, si wartawan itu juga turut menyentuh-nyentuh tubuhku terang-terangan. Aku dioper dari sana kemari beredar seperti mereka mengoper spanduk. beberapa kali mereka memperbaiki tulisan di tubuhku dan aku hanya bisa berdiam diri mengigit rantai yang menyiksa kedua payudaraku karena tidak boleh jatuh lebih dari 10X. 9 kali tepatnya rantai itu terlepas dari mulutku. Bahkan niple clampku lepas beberapa kali. Dan ketika sore aku dibawa pulang untuk diperkosa kembali oleh para buruh, kedua nipple clampku sudah hilang entah dimana. Aku diperkosa di bak truk besar secara bergiliran. —————————————————— 2 Hari setelahnya mereka masih menyiksaku dan memperkosaku secara bergilir. Sebelum mereka melepasku, aku kembali duduk telanjang tanpa pakaian di sebuah kursi, ada meja kayu di hadapanku dan si perempuan berkerudung berdiri di hadapanku. “Nah Lisa, tanda tangan di sini !” ujar si perempuan sadis memberikan kertas kontrak yang ada dihadapanku. Aku hanya bisa mengambil bolpen dan…….. Bersambung Penyiksaan Lisa dan OMNIBUSLAW Chapter 3 End
Melanjutkan cerita dewasa sebelumnya yang pasti dunk kamu pengen kelanjutannya karena membaca cerita dewasa yang bersambung gini pasti membuat penasaran gimana kelanjutannya ya oke langsung aja ini dia terusannya Setelah semua formalitas tersebut dibicarakan dan di sepakati, akhirnya tibalah saatnya untuk saya menikmati budak sex baru yang saya recruit. Kami berjanji untuk bertemu di sebuah hotel di Jakarta di waktu jam kerja, setelah makan siang sampai sore hari. Saya menuliskan instruksi instruksi untuk persiapan apa saja yang harus disediakan pada saat pertemuan tersebut melalui SMS dan menginstruksikan dia untuk menyediakan sebuah rantai anjing yang mengunakan kulit pada pegangan penuntunya, jepitan baju, lilin putih yang besar, sebatang pengaris kayu, dasi dasi tua yang banyak, borgol besi 1 pasang, sarung tangan latex dan KY Jelly. Pada saat saya menulis itu, jantung saya berdebar debar dan muka saya terasa panas karena sudah membayangkan hal apa saja yang akan saya lakukan ke dia. Imajinasi saya berlari ke mana mana dan gambaran gambaran akan siksaan siksaan yang akan saya lakukan membuat saya menjadi sangat hari yang sudah di sepakati, pagi pagi hari sekali saya menelpon kantor untuk meminta ijin untuk tidak masuk hari itu, dan saya sudah sengaja untuk mengalihkan semua appointment yang ada di hari itu untuk direschedule ke esokan harinya. Asisten pribadi saya juga sudah saya beritahu bahwa hari ini saya ada keperluan mendesak yang harus diselesaikan di luar kantor, sehingga semua urusan yang ada saya delegasikan ke asisten jam sebelum waktu yang di sepakati saya menulis SMS ke Anwar untuk detail persiapan yang harus dia lakukan, sehingga pada waktu saya datang di kamar hotel yang sudah di siapkan olehnya dia sudah siap untuk melayani saya. Saya meminta dia untuk mandi yang bersih kalau perlu luluran, dan berdiri menunggu saya di depan pintu dalam kamar hotel dalam keadaan telanjang bulat dan mengenakan rantai anjing di lehernya dengan mata yang di tutup erat oleh sebuah dasi berwarna hitam. Saya juga meminta rantai anjing tersebut dililitkan di sekeliling lehernya dan dengan kulit penuntunnya digigit di lebih jam 12 siang saya mendapat SMS dari Anwar yang berbunyi, "Saya sudah siap dan sedang menunggu di kamar 1811 untuk digunakan oleh kamu" melihat kata kata di SMS itu darah saya terkesiap dan bulu di tengkuk saya merinding membayangkan kenikmatan yang akan saya bergegas mengenakan sepasang pakaian dalam lace saya yang berwarna hitam dan di baluti oleh sebuah blouse putih yang tipis serta satu stel blaser dan rok berwarna abu abu tua, saya juga sengaja menyemprotkan winyak wangi sekujur tubuh saya sehingga menjadi sangat semerbak wangi menggoda bila saya berjalan. Setelah berdandan saya dengan tergesa gesa mengambil kunci mobil saya dan mulai menyetir ke arah hotel tempat kita berjanji yang di tempuh kurang lebih hanya 15 Game is BeginningTibalah saya di depan pintu kamar hotel, saya memencet bel yang berada di depan pintu kamar. Seketika pintu di buka, ini menandakan budak saya sudah dengan tepat mengikuti instruksi dari saya. Segera saya masuk dan menutup pintu dan mengunci rantai pintu dalam. Saya melihat di depan saya seorang pria budak pemuas saya sedang berdiri tegap dengan posisi tangan silang ke belakang punggung dan kaki sedikit terbuka lebar, kelihatannya dia sangat menghayati perannya sebagai budak saya, terlihat penisnya sudah setengah ereksi mungkin karena sangat berantisipasi menunggu kedatangan saya, saya tersenyum melihat pemandangan di depan saya, selama kurang lebih 2 menit saya mempelajari badan yang akan diberikan kepada saya dalam 4-5 jam ke pembaca, saya sengaja menginstruksikan Anwar untuk mengenakan penutup mata, sehingga dia tidak dapat melihat ekspresi muka saya yang mungkin sedikit grogi atau tersenyum geli melihat dia yang sedang menggunakan rantai anjing dan mengigit kulit penuntun rantai anjing yang berwarna merah itu. Saya tidak mau wibawa saya hilang karenanya, jadi lebih baik matanya tertutup, dan saya pikir harusnya untuk dia sensasinya lebih besar juga bila dia pasrah dan tidak bisa melihat siapa yang datang dan mengunakan Pelan saya ambil kulit penuntun rantai anjing yang di gigit di mulutnya dan melepaskan beberapa lilitan rantai besi yang berada di lehernya, kemudian saya menuntun dia ke tengah ruangan kamar di depan tempat tidur. Dengan posisinya berdiri yang sama dan dengan kepalanya menunduk. Saya berjalan perlahan mengelilingi dia sambil memeriksa dan menginspeksi badannya yang putih kecoklatan dan bersih kali saya membelai belai badannya untuk merasakan apakah dia sudah luluran dan mandi dengan bersih. Dengan lembut dan perlahan saya juga meremas remas penis dan kantung dimana dua buah bolanya berada untuk merasakan kejantanannya, dan menciumi dadanya dengan lembut untuk merasakan bau aroma badannya yang sebentar lagi akan saya pakai dengan seenak budak saya itu pasrah dan diam saja, saya bisa merasakan bahwa dia sangat excited sekali dengan perlakuan saya itu, sekali kali dia melenguh keenakan pada saat saya menyentuh bagian bagian sensitif di badannya. Setelah kurang lebih 10 menit saya melakukan inspeksi badannya dan puas dengan hasil inspeksi saya duduk di depannya di pinggiran berkata, "Sekarang kamu berlutut..!". Dengan patuh dia menjatuhkan lututnya untuk berlutut di atas karpet, dengan mata masih tertutup dan kepala yang dengan lembut dan tegas saya berkata di depan mukanya.."Mulai detik ini, kamu adalah budak saya, badan dan jiwa kamu menjadi milik saya sampai sesi ini selesai, kamu enggak berhak lagi atas badan kamu, penis kamu, lidah kamu, muka kamu, tangan kamu, kaki kamu semuanya gunanya untuk memuaskan saya, kamu ngerti..?""Saya mengerti, silakan Ibu memakai badan saya untuk kesenangan dan kepuasan Ibu dengan seenak enaknya dan seegois egoisnya tanpa memikirkan saya sama sekali, semoga saya dapat memberikan kenikmatan buat Ibu, bila tidak silakan saya di hukum dan di siksa..", jawabnya dengan gemetar."Oke.. Bagus.." jawab saya."Mulut kamu juga tidak boleh bicara tanpa ijin, kecuali bila saya beri pertanyaan, kalau enggak badan kamu nanti saya siksa", lanjutku. Dia menganggukkan kepalanya dengan beranjak berdiri sambil melepas blazer untuk menjadi lebih nyaman. Saya mengacuhkan keadaan slave saya yang masih berlutut telanjang di kamar hotel, seakan akan dia hanyalah sebuah benda yang bernafas dan berfungsi untuk saya nikmati bila saya inginkan. Saya berjalan jalan di kamar, melihat lihat pemandangan di jendela kamar hotel, menyalakan TV dan memilih milih channel yang bagus sambil tidur-tiduran. Kemudian perhatian saya tertumpu kepada sebuah tas gym yang berwarna hitam yang terongok di sudut persatu saya keluarkan barang barang yang ada di dalam tas itu dan saya susun di atas ranjang. Salah satu benda yang ada adalah sebuah borgol besi, saya ambil dan saya kenakan borgol itu ke dua tangannya dibelakang punggung budakku yang sedang berlutut. Sambil mengenakan borgol, saya berkata,"Saya suka melihat melihat budak kesayangan saya menderita kesakitan dan enggak berdaya, jadi sekarang kamu akan saya siksa walaupun kamu enggak ngelakuin kesalahan apa apa, tapi penderitaan kamu bikin saya jadi terangsang, kamu senang kan di gituiin..?"."Silakan Bu, saya senang sekali"Saya ambil beberapa penjepit pakaian, kemudian saya cubit puting dadanya dan saya jepit masing masing satu penjepit di setiap puting. Belum puas melihat ringgisan di mukanya saya ambil lagi beberapa jepitan dan saya jepitkan di kantung dimana tempat dua biji penisnya berada, reaksinya sungguh luar biasa, setiap saya menjepitkan satu jepitan, dia melenguh kesakitan dan bergerak gerak kakinya, sehingga ada beberapa jepitan yang jatuh dan berbunyi, "Snnapp..".Saya jambak rambut dia dan saya bilang, "Jangan gerak gerak! Atau nanti penis kamu saya jepit juga..".Dengan patuh dia berusaha untuk diam dan menahan sakit. Terlihat dia mulai mengigit bibir bawahnya dan badannya gemetar menahan sakit, peluh mulai membasahi badannya yang duduk di depannya tersenyum menikmati hasil kreasi yang saya ciptakan, terlihat jepitan baju yang berwarna warni memenuhi areal sekitar penisnya dan sepasang jepitan di nipplenya. Kemudian saya memerintahkan dia untuk melakukan jongkok berdiri selama 20 kali dengan badan yang tegap lurus, dan saya suruh dia menghitung jumlah jongkok berdiri itu dengan keras."Satu.. Dua.. Tiga.." dan mulai terengah engah dan keringat mulai membanjiri badannya sehingga menimbulkan efek mengkilat pada otot otot dibadannya yang sexy itu. Sesekali karena gerakan jongkok berdiri itu beberapa jepitan lepas, dan setiap jepitan lepas budak saya menggumam menahan rasa sakit. Oh rasanya nikmat sekali melihatnya seperti itu, dan saya mulai horny dan basah karenanya. Setelah selesai saya suruh dia berdiri, dan saya berjalan mengitarinya sambil membelai belai badannya yang basah oleh keringat, sesekali saya menyuruh dia untuk menjilati jari jari saya yang basah karena memegang megang keringat di mengambil handuk kecil di kamar mandi, dan melepaskan borgol dan ikatan matanya, kemudian saya memberikan handuk itu sambil berkata,"Bersihin keringet di badan kamu.. Sekarang kamu harus puasin saya yah.. Ayo kalo udah selesai keringin keringet kamu, buka baju saya satu persatu dan gantung baju saya yang rapi jangan sampai ada yang lecek."Dengan patuh dia mulai melap badannya yang berkeringat, kemudian dengan kepala menunduk dia menghampiri saya."Ayo sekarang buka bajuku..""Baik Bu.., maaf, permisi Bu.."Bersambung . . . . ..Yang ini ga panjang koq karena selanjutnya sudah seri terakhir makanya jangan lewatkan hanya ada di kumpulan cerita dewasa loh ya bukan yang lain.
CERITA XEX KETUA OSIS JADI BUDAK SEKS– Disuatu pagi di sebuah Sekolah Negeri ternama terlihat sibuk aktivitas disekolah, Semua murid baru saja berdatangan untuk mencari ilmu disekolah mereka, tak terkecuali sang ketua OSIS sekaligus sswa berpengaruh sepanjang sejarah sekolah SMA Negeri 1. Bagaimana tidak semenjak ia menjadi ketua OSIS banyak sekali event-vent besar diadakan disekolah. Mulai dari konser musik dengan artis papan atas hingga menjadikan sekolah sebagai tuan rumah pada suatu kompetisi bagi sekolah elit lainnya. Selain itu fasilitas kegiatan ekstrakurikuler disekolahnya juga diperbaiki semua karena hasil jerih payahnya. Namun itulah yang terlihat dari depannya saja, kisah gelap di balik itu semua ada di dalam cerita ini. Carmen setelah turun dari mobilnya tidak langsung kekelas tetapi langsung ke ruang kerja OSIS dimana sudah ada sekitar 20 anggota yang menjadi tim suksesnya. Ruangan OSIS carmen sangat luas dan didalamnya sudah ada fasilitsas seperti meja kursi yang digunakan untuk membahas kegiatan-kegiatan yang dilakukan, bahkan tak ketinggalan AC didalamnya. Pagi itu mereka langsung membahas mengenai kegiatan acara yang akan diadakan bulan ini dan bulan-bulan berikutnya. Carmen benar-benar seorang Bidadari yang jatuh dari khayangan dan telah memberkati sekolah itu menjadi sekolah yang terpandang. Selain itu kecantikannya sangat luar biasa sangat sulit untuk menggambarkannya dengan kata-kata, namun bisa dijelaskan secara sederhana. Wajahnya sangat cantik dan imut. Rambutnya panjang terurai dan hitam lurus terawat. Body begitu indah seperti sudah diciptakan oleh Tuhan dengan proporsional. Payudara yang montok namun diimbangi dengan pinggulnya yang juga semok sehingga bila dilihat dari belakang tubuhnya seperti biola. Apalagi seragam sekolahnya sangatlah ketat sehingga payudaranya terlihat menonjol serta rok abu-abu yang pendek kira-kira 15 cm. CERITA XEX KETUA OSIS JADI BUDAK SEKS Tak ketinggalan kaos kaki panjang yang menutupi betisnya dan sepatu kets. maka jangan pernah berhayal untuk menjadi pacarnya karena semua tidak ada yang berhasil menembaknya, bahkan pdkt dengannya sangatlah mustahil. Bagaimana tidak, baginya anak-anak disekolahnya itu hanyalah anak biasa yang tidak memiliki daya tarik baginya. Setiap ada yang mau mengajaknya berkenalan selalu tidak dihiraukannya. Tetapi Carmen lebih tertarik dengan pria yang lebih tua dari dirinya. Hingga suatu saat ada seorang anak yang sangat cupu bernama Valdo. Ia ingin sekali bisa berdekatan dengan Carmen. Valdo adalah lelaki yang cupu dari kacamata tebal yang ia gunakan, rambut yang selalu rapi dan baju yang selalu dimasukkan didalam celana. Ia mencoba beberapa cara pdkt mulai dari via pesan singkat, chatting , sosial media namun tak satupun yang dibaca oleh Carmen. Ia juga berusaha untuk menelepon Carmen. “Hallo, Ini carmen ya ” sapa Valdo lewat telepon. “Iyah dengan siapa yah” jawab Carmen dengan suara yang lembut seolah nyanyian dari surga. “mmm…Gue Valdo…” Valdo menjawab dengan terbata-bata karena gugup “Hah,Valdo siapa ya? Gue gak punya temen yang namanya Valdo” Ujar Carmen dengan nada yang ketus kali. “mmm… jadi gue pengen kenalan…” kata Valdo lagi dengan gugup. Belum sempat meneruskan perkataannya Carmen menjawab” Sorry ya, gue gak ada waktu buat kenalan sama cowok gak jelas” “tut…tut…tut…”suara telepon terputus. Hati Valdo hancur karena baru awalnya saja sudah sulit seperti ini, tetapi ia masih tidak menyerah dia akan melanjutkan besok lagi. CERITA XEX KETUA OSIS JADI BUDAK SEKS Keesokan paginya Valdo menunggu seseorang disebuah parkiran mobil. Ternyata ia menunggu Carmen di parkiran eksklusif khusus untuk Carmen. Langsung saja ada sebuah mobil sedan sport menuju ke arah parkiran tersebut dengan kencangnya. Saat Carmen keluar dari mobil langsung saja Valdo menghampirinya. “Carmen, gue Valdo yang tadi malam telpon kamu” kata Valdo agak gugup. “mmm, ada apa valdo” Carmen mulai menanggapinya dengan posisi bersandar di mobil sambil menyilangkan tangannya ke dada. “Gue pengen kasih ini ke kamu” Valdo memberikan sepucuk bunga untuknya. “Wow, terima kasih Valdo” Carmen pura-pura menerima bunga itu dan menciumnya. “iya sama-sama” kata Valdo lagi dengan terbata-bata. “Oke gue mau ke kelas dulu” kata Carmen sembari meninggalkan tempat itu. “Yess” Valdo sangat senang sekali akhirnya bunga itu diterima oleh Carmen. Valdo tidak tahu bahwa sebenarnya Carmen sama sekali tidak tertarik dengannya. Bunga yang ia terima dari Vadlo langsung ia buang ke tempat sampah danpa memikirkan perasaan yang tuls diberikan oleh anak yang memang tidak ganteng itu. Tetapi disisi lain Valdo sangat senang dan mengatakan ke semua teman satu kelas. temannya hanya tersenyum sedikit untuk menghiburnya karena mereka sudah tahu bahwa bunga itu pasti dibuang. Tidak dengan sahabatnya Belvis yang menanggapinya dengan serius dan sangat senang. Belvislah yang selama ini memberikan semangat kepada sahabatnya itu untuk mendekati Carmen. “Sob, berhasil, semuanya karena elo sob” ujar Valdo memuji sahabatnya. “Oh ya, gitu dong itu baru teman gue, terusin Bro jangan nyerah” kata belvis yang masih memberi semangat kepada sahabatnya itu. “Eh ada apaan nih” Rahmad datang salah satu sahabat mereka. “Gini mad, gue abis kasih bunga ke Carmen, dan doi terima bunga gue” ujar Valdo dengan wajah berbunga-bunga “hah, serius lo, selamat deh buat lo” rahmad pun sahabat akrabnya juga memberikan selamat. pada nya CERITA XEX KETUA OSIS JADI BUDAK SEKS Ketiga sahabat itu sangat bahagia dengan hal itu dan merayakannya bersama. Sepulang sekolah Belvis melewati depan kelas Carmen dan melihat Carmen ingin membuang sampah. Dia kaget karna ada bunga mawar didalamnya. Lalu ia langsung menghampiri sahabatnya Rahmad. “Sob, sini gue kasih tahu” ujar belvis. “nih lihat” Belvis menunjukkan bunga itu. “loh itu bunga kan…” kata rahmad. “Stttt.. kita kagak usah kasih tau Valdo” kata Belvis. “mmm, oke gua ngerti” jawab rahmad. “Oi sob kalian ngapain, ayok pulang” tiba-tiba Valdo datang. “Wah elo udah tungguin juga” Rahmad menjawab. Belvis langsung memasukkan bunga itu ke tasnya agar tidak melukai hati sahabatnya itu.”Ayo deh kita cabut” Belvis mengajak. “Oke” jawab mereka serentak. Saat mereka pulang dan Valdo tidak ada, Belvis dan Rahmad membicarakan masalah ini. “Dasar tuh cewek, gue gak terima sahabat gue dilecehin” ujar Belvis sambil menatap bunga itu dengan penuh kecewa. “hmm, ya mau gimana lagi sob, Carmen emang orangnya gitu, tapi bener-bener gak habis pikir” kata Rahmad. “Ya udah, yang penting besok kita nasehatin sahabat kita itu” kata Belvis dengan bersabar. “Yoi sob” CERITA XEX KETUA OSIS JADI BUDAK SEKS Keesokan harinya Valdo ingin menemui Carmen diruang OSIS. Saat ia didekat ruangan ia mendengar percakapan antara Carmen dan teman-temannya. “Eh, Car denger-denger lo dapet bunga dari anak cupu siapa tuh namanya” kata teman carmen. “oh, kalo iya emang kenapa?” Carmen menjawab seolah tidak peduli. “ya gap papa sih, tapi kayaknya tuh cowok seneng banget waktu bunganya lo terima” kata teman carmen. “bodo, emang gue pikirin” Carmen menjawab dengan enteng. “hahaha, elo emang suka bikin sensasi Car, gue kira lo mau sama tu cowok” kata teman carmen seolah meledek Carmen. “cih najis gue, masak gue mau sama cowok yang tampangnya kayak curut gitu” kata carmen menjelek-jelekkan Valdo. Sontak suasana menjadi penuh tawa dari teman-teman Carmen. Valdo yang mendengar itu langsung pergi meninggalkan tempat itu karena tidak mau ia terlalu banyak menerima sakit hati. Begitulah sosok Carmen di balik kegemilangannya dalam memimpin OSIS. Tetapi tuhan maha tahu dan akan segera membalaskan tindakannya. Suatu saat OSIS akan mengadakan event yang spektakuler sehingga membutuhkan dana yang cukup besar untuk itu. Semua anggota OSIS sangat kebingungan ternyata budget untuk mengadakan event tersebut sangatlah besar, tetapi carmen dengan mudahnya berkata. “Cuman duit segitu doang, ntar kita pasti dapet” ujarnya menyenangkan anak buahnya. “serius lu men?, ini bisa sampe seratus juta loh” kata mereka.”udah sini proposalnya ntar gue ajuin ke kepala sekolah” kata Carmen. “Oke men, kalo elo pasti bisa di andalin” kata mereka memberikan semangat. CERITA XEX KETUA OSIS JADI BUDAK SEKS Sebenarnya ada sesuatu dibalik itu semua, hal ini akan diceritakan awal-awal Carmen menjadi ketua OSIS. saat itu Ia mengadakan kegiatan disekolahm dan mengajukan proposal anggaran kepada Pak Sasongko Kepala Sekolah. “Permisi, Pak” sapa carmen diluar pintu. “Iya, silahkan masuk, ada yang bisa bapak bantu?” ujar Pak Sasongko. “Jadi begini pak, kami dari OSIS akan mengadakan kegiatan ” ujar Carmen sembari mengajukan proposal. “hmm, coba bapak liat proposalnya dulu”. “Iya Ini Pak” katanya sambil menyerahkan proposal itu setelah beberapa kali Pak Sasongko membuka halaman ia sampai pada anggaran, lalu beliau menutupnya kembali. “Wah , maaf nak, anggaran di Proposal kamu terlalu besar jadi kami tidak bisa memenuhinya” Pak Sasongko menolak. “Menurut kami anggaran seperti itu tentunya sekolah yang elit ini bisa memenuhinya pak”Ujar Carmen berusaha. Setelah mereka saling berunding Pak Sasongko mengatakan, baiklah kalau begitu nanti sepulang sekolah datang kerumah bapak, nanti akan saya pertimbangkan lagi. CERITA XEX KETUA OSIS JADI BUDAK SEKS “hah, sungguh, baik pak nanti saya akan kesana” Carmen sangat senang mendengar sambutan itu. “iya, tapi kamu harus datang sendirian ya” kata Pak Sasongko. “mmm, Baik pak, terima kasih” Ujar Carmen yang masih sempat sekolah Carmen langsung menuju kerumah pak Sasongko untuk mendapatkan persetujuan anggaran proposal itu. Pak Sasongko ” Oh kamu Carmen” Pak Sasongko membukakan pintu. Carmen langusng masuk dan melihat rumah Pak Sasongko yang ternyata tidak ada penghuninya sama sekali. Dan dirumah itu hanya ada mereka berdua saja. Carmen langsung duduk disofa, tetapi dia tidak menutupi pahanya sehingga menjadi pemandangan bagus buat Pak Sasongko yang sudah lama menginginkan hal itu. Pak Sasongko sudah lama menduda karena bercerai dengan istrinya dan anak-anaknya pun dibawah istrinya juga. “jadi bagaimana anggarannya Pak” Carmen membuka pembicaraan. “jadi begini carmen, bapak akan menerima proposal kamu, asalkan” kata Pak Sasongko sambil memandangi tubuh indah Carmen. “asalkan apa pak?” Carmen bertanya dengan bingung. “asalkan kamu mau melayani bapak” kata pak Sasongko sambil merangkul tubuh Carmen. CERITA XEX KETUA OSIS JADI BUDAK SEKS “tidak pak, tolong lepaskan saya” carmen berusaha melepaskan rangkulan tangan pak Sasongko. “ayo dong carmen, bapak pasti akan berikan dana berapapun buat kamu asal kamu mau” ujar Pak Sasongko merayu Carmen. “mmm, tapi Pak saya mohon jangan…mmmmmmhhh” Carmen mencoba bernegosiasi dalam posisi seperti itu namun terlambat bibirnya sudah dicium oleh Pak Sasongko. “Sudahlah Carmen, bapak hanya minta hal ini saja, kamu pasti tidak mau kan acara ini berakhir”ujar Pak Sasongko merayunya lagi. Carmen akhirnya mau melakukan hubungan seks dengan pria paruh baya itu. Apalagi ternyata Carmen nampak menikmati karena Kontol Pak Sasongko sangat besar dan membuatnya ketagihan. “ah ah ah ah” Carmen mendesah seolah menikmati persetubuhan itu. “bagaimana, Carmen, akhirnya kamu menikmati juga kan” ujar Pak Sasongko menghibur Carmen. Carmen hanya mengangguk saja karena ternyata ia menyukai hubungan seks dengan pria yang lebih tua darinya. Itulah awal cerita mengapa kegiatannya selalu berhasil, karena ia bisa melayani nafsu Kepala Sekolahnya, sehingga anggaran baiya berapapun selalu disetujui oleh sekolah. Kini ia harus menepati janjinya pada teman-temannya untuk memenuhi anggaran yang ada di proposalnya. Seperti biasa ia langusng menuju keruang Kepala Sekolah. Pak Sasongko langusng mempersilahkan masuk. Hari itu adalah hari sabtu, sehingga seragam sekolah Carmen berbeda dari hari biasanya. Ia mengenakan kemeja putih dan rok bermotif kotak-kotak yang sangat pendek hingga 20 cm diatas lutuh dan dasi panjang dengan motif sama. Pada hari itu ia tak mengurai rambutnya, tetapi mengikat rambutnya kebelakang sehingga memudahkan rencananya untuk memperoleh anggaran. “Baik Carmen kamu pasti sudah tahu kan apa yang harus kamu lakukan” kata Pak Sasongko. “hehe, Iya dong Pak” Carmen mengiyakannya. Langsung saja ia membuka kancing bajunya dan melepaskan rok putih kotak-kotanya. Melihat hal itu pak Sasongko langsung mendekapnya dan memelintir payudara siswi kesayangannya itu. “mmmhhh aaaaaahh” Carmen merasakan pijatan dan piliran di payudaranya. CERITA XEX KETUA OSIS JADI BUDAK SEKS Setelah beberapa Carmen disuruh untuk menghisap kontol Pak Sasongko. Carmen yang sudah terbiasa, menghisap kontol orang tua itu dengat sangat lahap. “sluuupp,,mmh sluuuupp” Carmen erus menggerak-gerakkan kepalanya. “aaaaahhhh, hisapan kamu semakin bagus saja Carmen” puji pak Sasongko. Setelah dihisap kini gantian Pak Sasongko membuat Carmen berorgasme. Ia menyuruh siswanya itu duduk di sofa kantornya itu. Sambil terus mengobok-ngobok memek Carmen. “aaaahh aaaaahh yaa Bapak aaaahh” Carmen sangat menikmati dan sambil menyandarkan tubuhnya disofa sambil merem-merem seolah tak terbayangkan kenikmatannya setelah selesai mengeluarkan cairan orgasme, Ia disuruh nungging dan berpegangan diatas meja. Langsung saja kontol pak Sasongko menghujam memek yang sudah siap itu. memek Carmen, seolah sudah sangat hot dan sudah banyak mengeluarkan cairan orgasme sehingga saat disetubuhi kepala sekolahnya sampai mengeluarkan suara. Hampir setengah jam, dan bel istirahat pun terlewat, akhirnya pak Sasongko juga sudah mencapai batas langsung mengeluarkan spermanya ke dalam memek Carmen. Iapun sudah tidak takut hamil karena ia sudah tahu celah yang tepat waktu kesuburannya serta ia juga mempunyai obat yang bisa menghentikan pertumbuhan embrio. Setelah itu akhirnya ia masih ngos-ngosan tapi dari ekpresi wajahnya ia amatlah senang sekali. Lalu pak Sasongko tanpa pikir panjang langsung menandatangani proposal itu. Setelah itu ia keluar ruangan dan memberitahukan kepada teman-teman bahwa acaranya akan di selenggarakan pasti akan sukses. Carmen dan Pak Sasongko sepertinya tidak mengetahui bahwa dari tadi mereka telah diintip oleh siswa lainnya yang kebetulan lewat. Mereka mendengar suara aneh, langsung saja mereka curiga. Semua ruangan sudah ditutup akhirnya mereka mencari cara, dan hasilnya adalah ventilasi masih terbuka. Mereka akhirnya bisa melihat aksi skandal itu, seolah sedang menonton video porno secara live. tak ketinggalan mereka merekam kejadian tersebut dengan ponsel mereka. CERITA XEX KETUA OSIS JADI BUDAK SEKS Anak-anak yang memergoki hal itu adalah Valdo, Belvis dan Rahmad. Setelah berhasil merekam skandal itu mereka berunding, kali ini mereka mengajak teman-teman yang lainnya yang hatinya pernah disakiti oleh Carmen, dan akhirnya sepakat untuk memberikan serangan balasan pada gadis sombong itu. Sepulang sekolah salah satu untuk menuju ruang OSIS, anak itu adalah Belvis. Di ruangan itu sudah ada Carmen yang sedang mengetik sesuatu di notebooknya dan untungnya ia sendirian. “permisi, gue boleh masuk gak” Belvis menyapa nya. “eh , siapa lo, emang ada apaan” kata Carmen. “gue mau ngomong bentar ama lo men” ujar Belvis dengan mata yang tajam karena yakin ia berani melawan. “emang lo mau ngomong apaan” Carmen menanggapinya dengan nada yang sedikit cuek. “gue mau ngomong soal, antara lo dan kepsek” ujar Belvis masih berbasa-basi. “gue gak ngerti apa yang elo omongin” Carmen masih mencoba pura-pura. “oh jadi gitu, gimana kalo gue buktiin aja sendiri” kata Belvois sambil menunjukkan video di handphonenya. “hah,tidaaak, gak mungkin, elo!!!” Carmen sangat terkejut melihat video itu. “hmm gimana, lo pasti suka kan kalo semua orang tau, ternyata elo bisa dapat anggaran proposal dari hasil jadi pecun doang,, hahaha” Belvis meledeknya. “brengsek lo, pliss jangan sebarin tuh video” Carmen mulai merengak. “udah gini aja, kamu selesaikan tugas kamu dulu, setelah itu gue tunggu elo diruang kelas gue, di XI IPS 3” ujarnya memberikan penawaran “emang mau ngapain..udah lo ntar bakal tau sendiri” Belvis membuat penasaran. “udah gue cabut” Belvis meninggalkan ruangan. setelah selesai dengan tugasnya Carmen langsung bergegas meninggalkan ruangan dan memakai tasnya sehingga nanti ia bisa langsung pulang. Ia langsung menuju ke kelas yang di maksud Belvis. Ruang kelas itu terlihat sudah tutup tapi ia langsung membukanya. Sungguh sangat kaget ternyata di kelas itu sudah banyak anak yang datang. Bahkan salah satu diantara mereka telah memutar video dinotebook mereka. CERITA XEX KETUA OSIS JADI BUDAK SEKS “weits, selamat datang Carmen sang ketua OSIS kita” sambut mereka dengan tertawa jahat. “kalian, apa yang kalian lakukan” Carmen kaget dengan tindakan mereka. “lo kagak usah takut, mereka sudah tau semua kok kebusukan elo” ujar belvis. “gue kagak terima, cepat serahin video itu atau..” carmen mencoba menyerang mereka. “atau apa, emang apa yang bisa lo lakuin, gue baka sebaran tuh video ke semua anak” Rahmad mengancam balik “mmm, plis jangan lakuin itu, gue mau bayar berapapun ke kalian” ia mulai memelas. “hahahhahah” semua anak diruangan itu mulai tertawa. Carmen hanya terdiam mendengar tertawaan itu. Tiba-tiba seorang anak langsung mendekap tubuhnya dan meremas-remas Carmen. “aaaaaahhh, lepasin gue” Carmen berteriak. “Carmen, saat ini kita kagak butuh duit lo, kita cuman mau body lo aja” ujar anak yang memegang tubuh Carmen dan meremas-remas payudaranya “aaaahhh, elo kan?” Carmen kenal dengan anak itu. “Iya gue, Ricky yang pernah elo tolak, padahal waktu PDKT udah nurutin semua kemauan lo” ujar Ricky mengingat masa lalunya. Carmen hanya terdiam dan merasa menyesal atas perbuatannya. “Carmen, semua cowok disini adalah anak-anak yang udah lo mainin perasaannya, termasuk Valdo sahabat gue” kata Belvis “enggak, gue gak punya maksud…..aaaahhh” Carmen mencoba mengelak tetapi Ricky malah memelintir puting susunya. “udah diam lo dasar pelacur” Ricky mengumpat “lo inget, gue juga pernah lo mainin” ujar salah satu anak “enggak plisss, gue minta maaf” ia mulai memelas “udah terlambat pecun” ujar anak itu sambil langsung meraih bibir Carmen dan langsung diciuminya. “mmmmmmmhhhhhh” suara Carmen saat dicium. “gue pengen tau memek lo udah basah atau belum” ujar anak itu sambil memasukkan tangannya ke dalam rok Carmen. “enggaaaakk lepasin gue, dasar brengsek kalian, gue bakal aduin lo ke Pak Sasongko” Carmen mulai kesal. “hahahahah” mereka kembali tertawa kali ini berkekeh-kekeh. CERITA XEX KETUA OSIS JADI BUDAK SEKS “Carmen…carmen, jadi lo mau minta tolong sama pak Kepsek ya, lihat orangnya ada dibelakang” ujar Rahmad sambil menunjuk kebelakang, Carmen terkejut ternyata satu-satu nya orang yang bisa menolongnya juga ada disana. “bapak, tolong carmen pak” Carmen memohon. “mmm maaf Carmen, jika video itu tersebar , maka saya bisa dipecat, Bapak tidak bisa membantu kamu” ujar Pak Sasongko yang juga ketakutan. “udah lo udah kagak punya pilihan, sekarang lo harus nurutin apa kata kita, kalo nggak abis riwayat lo” ancam Ricky yang masih meremas-remas payudara Carmen. setelah terdiam cukup lama akhirnya Carmen mengiyakan. “oke, gue ngerti lepasin gue” Carmen mengiyakan dan melepaskan diri dari dekapan Ricky “awas lo, kalo coba-coba lari” kata Rahmad mengancam. “gue gak bakal lari, sekaarang apa mau kalian” tanya Carmen. “tenang aja kita kagak bakal apa-apain lo kok, kita cuma mau, lo cium semua cowok disini temasuk pak Sasongko” kata Belvis memberikan perintah. Sejenak Carmen memandang semua anak dan ternyata ada sembilan orang dan salah satunya adalah pak Sasongko. “iya terserah apa elo, asal jangan sebarin tuh video” Ia mulai memelas dan diam berdiri menunggu untuk di cumbu. “hahahahaha” mereka tertawa lagi. CERITA XEX KETUA OSIS JADI BUDAK SEKS “carmen yang cantik, bukan kita yang akan cium elo, tapi elo yang nyamperin kita satu persatu” ujar Belvis sambil tersenyum licik. Carmen benar-benar terkejut karena ia harus mengantarkan bibir indahnya untuk diciumi laki-laki cabul. Iyapun menyanggupinya dan menuju ke salah satu anak yaitu Ricky dulu. “ayo sini manis” ricky menggodanya. Carmen yang sedikit takut mulai mengarahkan bibirnya kearah ricky dan percumbuanpun terjadi. “mmmmhhhh”suara cumbuan carmen. “haahh, bagus sekarang ke yang lain ” suruh ricky. Carmen langsung menuju ke anak yang lain juga sekali lagi ia mencumbuinya. “gimana enak mana, ciuman gue ato ciuman ricky?” tanya anak itu. Carmen tidak menjawabnya karena pertanyaan itu relatif” ayo cepat jawab” paksa anak itu. “ciuman elo” ia menjawab lirih. “apaa, masak ciuman gue kurang sih” ricky memprotes dan langsung meraih bibir Carmen lagi. “mmmmmhhhhh” teriaknya saat dicumbu kali ini lebih lama cumbuannya. “hah…sekarang enak mana?” tanya ricky. “plisss, jangan mainin gue” kini Carmen mulai menangis karena dipermainkan oleh anak-anak itu. “haha, terusin ciumannya” suruh Ricky. Kini Carmen menuju anak ketiga, tetapi anak itu tidak langsung mencumbunya. “Sebentar, gue mau elo memohon dulu ke gue” suruh anak itu “tapi…” carmen mencoba mengelak. “gak ada tapi-tapian cepet bilang, pliss gue minta ciuman lo, cepeet!” paksa anak itu Carmen mengangguk dan mengatakan “Pliss gue minta ciuman lo” pinta Carmen terpaksa. “Ohh so sweet, iya sayang” ujar anak itu sembari menyambir bibir Carmen. “hah, sekarang jawab, enak mana ciuman gue atau dua anak tadi? tanya anak itu. “semuanya enak” jawab Carmen agar tidak dipermainkan lagi. “hah, masak sama aja sih, ayo rasain lagi” anak itu mencumbunya kembali. “mmmmmhhhh” kembali Carmen berteriak dalam cumbuannya. “gimana, sekarang?” tanya anak itu lagi. Carmen terdiam dan menutupi bibirnya dengan tangannya, seperti bibirnya sempat tergigit karena ciuman tadi begitu kasar. “cepat jawab!” bentak anak itu CERITA XEX KETUA OSIS JADI BUDAK SEKS “iya..ciuman lo paling enak” carmen menjawab dengan air mata menetes di pipinya karena ia merasa dipermainkan “haha, denger ciuman gue paling enak ternyata sob” ujar anak itu memancing temannya “aaaahh masa” sih gimana kalo gue cium lagi” kata anak yang sebelumnya “wahh gue kagak terima, masak ciuman gue kalah enak” Ricky ikut-ikutan. “sudaaaahh hentikan,, ahahaha” carmen menangis tersedu-sedu karena dari tadi dijadikan bulan-bulanan. “sudah-sudah lanjutin ke anak lainnya” ujar anak yang ketiga menghibur Carmen. Ciuman terus berlanjut bahkan pak Sasongkopun kebagian dan yang terakhir adalah Valdo. Saat itulah Belvis menghentikannya. “Eiutsss, karna elo udah nyakitin perasaan dia karna bunganya udah lo buang, sekarang lo harus memohon ciuman dengan memberinya bunga” ujar Belvis mempermainkannya. “tapi…mana bunganya” Carmen bertanya “lu petik di taman depan kelas” suruh belvis. Akhirnya Carmen mengambil setangkai bunga untuk diberikan kepada Valdo “Sekarang lo harus memohon sambil berlutut dan gak usah nelawan ato lo mau dimainin lagi” ancam Belvis. karena takut akhirnya carmen berlutut dan menyodorkan bunga pada Valdo dan memohon ciuman. “Valdo, plisss gue minta ciuman lo” Carmen memohon pada Valdo si anak cupu dan itu benar-benar suatu penghinaan baginya “Sebentar sebentar gue mau foto dulu, ini bakal jadi momen terindah sepanjang sejarah, sang ketua OSIS memohon ciuman pada anak cupu” ujar Rahmad sambil mengambil ponsel dengan kamera resolusi tingginya. “hahahahaha” semua anak tertawa melihat adegan itu dan merasa dendam mereka terbalaskan. Carmen hanya bisa tertunduk malu atas apa yang terjadi pada dirinya. Valdo langsung menerima bunga itu dan mengangkat Carmen berdiri dan langsung mencumbunya. Teman-teman langsung memotret momen yang indah bagi mereka dan memalukan untuk Carmen itu. CERITA XEX KETUA OSIS JADI BUDAK SEKS “sudah , sekarang kalian puas” carmen kesal. Mereka tertawa setelah mengerjai Carmen habis-habisan “sekarang gue mau pulang” Carmen bersiap untuk pulang. “eitts, lo masih punya tanggungan, lo harus layanin kita dulu” ujar ricky. “enggak, jangaaaaann” carmen berteriak karena tangannya sudah dikunci oleh seorang anak. akhirnya semua akan melucuti pakaian carmen satu persatu mulai membuka kancing kemeja putihnya tanpa melepas dasinya, menarik branya hingga putus, melepaskan rok putih motif kotak-kotaknya. dan merobek celana dalamnya. Sehingga kini Carmen bugil dengan kemeja putih yang terbuka tapi masih ada dasi yang diselempengkan kebelakang dan kaos putih panjang yang menutupi betisnya dan spatu kets waran hitam putih. Satu persatu anak menghisap puting susu Carmen dan satunya mengobok-ngobok memek Carmen. “aaaaaaaaaahhhhh aaaaah aaaaaaaahh” carmen berteriak area sensitifnya diserang oleh mereka bahkan ada yang menggigit puting susunya. “aaaaaaah aaaaaaah” teriakan dan tangisnya menderu di penjuru kelas Tak ada satupun yang tahu kejadian ini, penjaga sekolah pun sudah pulang karena ini hari sabtu. Setelah selesai membuat Carmen orgasme maka anak yang dari tadi mengunci tangan Carmen langsung menundukkan badan Carmen ke meja dan menindihnya. Kini ia bersiap untuk memerkosa ketua OSIS yang telah menjadi idola tersebut. “aaaaaaahhhhhhhh, hentikaaaaaan” teriak Carmen karena kontol anak itu telah menghujam memeknya. Anak itu terus memompa kontolnya ke dalam memek Carmen. “ah ah aha” tampaknya Carmen mulai menikmati hal itu. “lo bener-bener pecun, lo seneng kan di kimpoin” kata anak itu. CERITA XEX KETUA OSIS JADI BUDAK SEKS Carmen diam saja dan masih mendesah merasakan hujaman dari kontol anak yang tak ia kenal itu. “Carmen, enak mana di kimpoi gue atau pak sasongko?” tanya anak itu sambil terus memompa kontolnya. “mmm aaaahhh aaaaahh aaaaahhh” carmen tidak menjawabnya dan masih menikmati persenggamannya. “jawab perek” paksa anak itu sambil menjambak rambutnya “aaaaaaah, masih enak Pak Sasongko” jawabnya terpaksa dan tidak enak bila dia tidak menghormati kepala sekolah “Oh jadi gitu kalau begitu cobain nih” Anak itu malah mempercepat gesekannya agar membuat memek Carmen kepanasan “aaaaaaaaahhhh aaaaaaaaaahhhhh hentikaaaaaaan aaaaaaaaah plissss pelan-pelaaaaaaaaaaaaaa aaaaaaaaaaaah” carmen berteriak karena memeknya terasa seperti terbakar. “aaaaaaaaah aaaaaaaaaaah aaaaaaaaaaah iya punya lo, aaaaaaaaaaah punya lo juga aaaaaaaaa” carmen mengiyakan sambil kesakitan tapi tangannya dipegangi oleh anak itu. “jawab yang benar, yang paling enak punya siapa! sentak anak itu lagi “iyaaa punya elo yang paling enaaaaaaaaak,, aaaaaaaaah” Carmen menangis lagi dengan keras. “bagus, kontol gue memang hot,hahahah” kata anak itu dengan tertawa. Carmen hanya bisa melihat Pak Sasongko dan merasa tidak enak dengan beliau. “sekarang rasain ini” anak itu bersiap mengeluarkan spermanya. “aaaaaaah jangaaaaaaaaan, jangaaaaaaaan di dalaaaaaaaaaam” Carmen berontak” crooooot” terlambat sperma sudah masuk didalam memeknya. “aha aha ahaha” carmen menangis karena memeknya terkena sperma milik orang yang tak ia kenal. “eh sob ada yang bawa tisu gak?” tanya anak itu. “kagak ada, pakai ini aja” kata salah satu melemparkan rok putih motif kotak-kotak. “jangaaaaaan, jangan rok gue” Carmen merengak. “udah, diem aja lo” kata anak itu sambil mengusap sisa-sisa sperma yang ada di kontolnya dengan rok carmen. “sekarang giliran gue” ujar salah satu anak yang juga pernah disakiti oleh carmen. Masih dalam posisi seperti tadi tapi kini ada seseorang yang juga memasukkan kontolnya tapi kini ke mulut carmen. “mmmmmmhhh mmmhhhh” suara desahan carmen hanya terdengar seperti itu saja CERITA XEX KETUA OSIS JADI BUDAK SEKS Setelah beberapa lama satu diantara mereka mengeluarkan spermanya yang elbih dulu adalah yang dari memeknya tapi tidak menyemprokannya didalam tetapi di pinggulnya carmen. “ahhhh”desah anak itu. “sini gue bersihin pantat elo” ia mengusap sperma yang ada dipinggulnya dengan rok itu tadi. “mmmmmphhhh” carmen hanya bisa berkata seperti itu karena mulutnya masih mengulum kontol. “croooooooottt” sperma anak yang didepan masuk kedalam mulutnya dan mencapai tenggorokan. Mulutnya ada cairan lengket yang menjijikan sehingga ia tak mau memuntahkan nya tetapi mulutnya keburu di bungkam. “Minum tuh gue, minum ato gue tabok lo” paksa anak itu. Ia hanya pasrah dan meneguk cairan menjijikan itu ke dalam tenggorokan. Selanjutnya ia digilir kembali kali ini dalam keadaan telantang di atas meja. “aaaahhh aaaahhh” carmen hanya bisa mendesah. “eh pecun enakan mana kontol gua ato anak-anak tadi” tanya anak yang sedang menyetubuhinya. “mmmmmmmaaahhh enakan punya elo” carmen menjawab iya saja karena pasti akan diapa-apakannya lagi. “haaahh, masak kontol kue masih kurang sih” kata anak yang sebelumnya. yang lain pun juga ikut-ikutan, akhirnya mereka menunggu sampai mereka selesai, setelah selesai ketiga anak itu duduk berjajar di atas meja sepanjang sekolah, dan masing-masing mengeluarkan kontolnya. “Sekarang jilat nih kontol, cobain rasanya mana yang paling enak” suruh mereka” “aaaahh gak mungkin gue…..” Tolaknya. “ah kebanyakan cingcong lo cepat!” mereka membentak lagi Akhirnya ia terpaksa menjilati kontol mereka satu persatu. “Sekarang jawab mana yang paling enak” tanya mereka lagi “mmm, gak mungkin gue gak ngerti” carmen tidak bisa menjawab lagi “jawab gitu aja gak bisa,cepet jawab” mereka membentak lagi. akhirnya Carmen harus memilih diantara mereka, dengan melirik kearah mereka satu persatu. “Punya lo yang paling enak” sambil menunjuk anak yang disamping kiri. “wah masak sih sini” anak yang ditengah menarik kepala Carmen untuk mengemut kontolnya lagi. “mmmmpppphhh” suara carmen memberontak. Belum selesai yang disamping kanan juga menariknya lagi. “mmmmmpppphhh” teriaknya lagi. CERITA XEX KETUA OSIS JADI BUDAK SEKS “oke sekarang lo pilih mana yang paling enak” tanya mereka lagi Karena merasa leleh di permainkan iyapun menagis lagi kali ini lebih keras. “ahahahah, sudah hentikan, ahahaha” Carmen menangis tersedu-sedu Mendengar tangisannya anak yang lain mengangkatnya dan menyetubuhinya lagi diatas bangku. Kali ini dalam posisi dipangku. Akhirnya semua anak telah mendapatkan giliran. Kini carmen duduk bersandarkan dalam kondisi telanjang dan hanya mengenakan kaos kaki panjangnya dan sepatu kets. “eh sob, gue punya cara buat ngeluarin peju kalian pejuh kalian yang udah masuk tadi” kata salah satu anak. “gimana? gimana?” anak-anak lain penasaran. “sini, lo pegangin tangan dan kakinya” suruh anak itu Mereka lalu memegangi kedua tangan dan mengangkat selangkangan Carmen agar memeknya terbuka. “nih liatin cara gue” ujar anak itu sambil mulai melakukan sesuatu. Ia menyentuh putting susu carmen dengan jari telunjuknya “aaaahhh” carmen terangsang. Lalu nak itu menarik telunjuknya hingga kebawah dan tetap menekannya. Ia menariknya hingga sampai ke memek Carmen. Setelah itu kelima jari langsing dimasukkan memek yang sudah penuh dengan sperma dan mengobok-ngobok memek itu. “aaaaaahh, aaaaaahhh, hentikan” rintihnya kehabisan tenaga. Anak itu terus mengocok dan mempercepat gerakannya hingga beberapa menit kemudian ia melepaskannya. Semua sperma mengalir seperti banjir bandang bahkan keluar juga urin carmen. Langusng saja menadahi cairan kotor itu dengan kemeja putih milik Carmen. Setelah selesai mereka mengucapkan kata-kata perpisahan. “Ini bukan akhir dari lo, tapi awal dari kehancuran lo” ancam mereka. Carmen tau bahwa mereka pasti akan memperbudaknya lagi dan membuatnya harus melakukan apa kemauan mereka. “ayo cabut sob” ujar Belvis. Akhirnya mereka meninggalkan Carmen didalam kelas dalam keadaan posisi duduk bersandar di tembok dengan baju kemeja putih yang menutupi memek dan entah roknya sudah menghilang entah kemana.
Kisah ini menceritakan sosok Randy, seorang guru olahraga yang tidak sengaja menemukan budak sex dengan kualitas premium di sekolah tempat dia mengajar. Ia pun tidak membuang waktu dan segera menyusun rencana bejat untuk memuaskan hasrat sex yang yang akan terjadi pada ketiga budak sex barunya tersebut? Yukk di dukung yaaa ceritanya..Terima kasih buat kalian follower setia ku
cerita sex budak sex