cerita sekolah minggu tentang anak yang hilang
10koin dirham. Keesokan harinya, dia menghitung semua koin dirhamnya. Tapi, dia hanya punya 9 dirham, perempuan itu kehilangan 1 dirham. Dia sangat sedih, lalu dia menyalakan pelita. Dia mencari 1 dirham yang hilang itu. ke semua tempat.
sumber www.childwise.co.ukAnak-anak kita telah dimuridkan oleh media, apakah kita akan tingal diam?"Superbook"sebuah film animasi khusus anakberupa petualangan seru menjelajah Alkitab!Mulai 14 September 2013Setiap sabtu pagi, pk 6.30 di MNC TV!Dilengkapi dengan website www.superbook.tv, dengan games yang menarikjuga pembelajaran nilai-nilai
Selamatmenyaksikan drama Anak Yang Hilang Narator: alkisah sebuah cerita tentang seorang ayah yang memiliki 2 orang anak yaitu si sulung dan si bungsu. Sifat kedua anak tersebut berbeda, yang sulung adalah anak yang rajin, dan patuh kepada ayahnya, sedangkan si bungsu malas dan suka berfoya-foya.
NEWDELHI, Pengadilan India memenjarakan seorang pria yang terbukti bersalah karena menyamar sebagai putra dari seorang tuan tanah kaya selama 41 tahun.. Koresponden BBC, Soutik Biswas, merangkum kisah terkait penipuan ini serta betapa terlambatnya hukum ditegakkan.. Baca juga: Bapak Bunuh Anak Perempuan dengan Shotgun karena Bertemu Pria Asing
CeritaSekolah Minggu Tentang Doa. Ada seorang raja bernama raja hizkia, raja hizkia sangan mencintai tuhan, namun raja hizkia sangat sedih karena rakyatnya banyak yang menyembah berhala, menyembah patung, dan lain. Ia sadar bahwa jabatan raja adalah pekerjaan yang sa.
mở bài bằng lí luận văn học. Istilah ayam dan ibu seingkali dipakai untuk memanggil atau menyebut seseorang yang kita … blog ini berisi bahan ajar / cerita sekolah minggu dalam bahasa indonesia, silakan dipakai / dikutip secara bebas dan gratis karena firman tuhan bebas untuk diberitakan dan diketahui oleh semua orang. Posted by bekajar sekolah minggu at 1317 Kalau masih bingung mencari bahan, superbook punya referensi cerita anak sekolah minggu dari alkitab yang bisa kakak pakai sebagai bahan mengajar tentang kebaikan. Sedangkan, sang anak digambarkan sebagai seseorang yang hanya datang pada orangtua ketika memerlukan … Cerita Anak Mandiri - Menolong Teman - YouTube from Posted by bekajar sekolah minggu at 1317 Jangan bersikap kasar terhadap orang tua atau berteriak kepada mereka. saat mati lampu ada lampu kecil yang dipegang dengan tangan dinyalakan. cerita di atas menggambarkan bentuk umum relasi antara orangtua dan anak. The sermon materials are written in indonesian, but i hope the activities and images contained can be used by anyone with any … blog ini berisi bahan ajar / cerita sekolah minggu dalam bahasa indonesia, silakan dipakai / dikutip secara bebas dan gratis karena firman tuhan bebas untuk diberitakan dan diketahui oleh semua orang. Itu adalah rumah yatim piatu di mana banyak anak tinggal akibat orang tua mereka meninggal dalam perang. Istilah ayam dan ibu seingkali dipakai untuk memanggil atau menyebut seseorang yang kita … Allah menjadi sedih jika kita bersikap seperti ini. Itu adalah rumah yatim piatu di mana banyak anak tinggal akibat orang tua mereka meninggal dalam perang. saat mati lampu ada lampu kecil yang dipegang dengan tangan dinyalakan. cerita di atas menggambarkan bentuk umum relasi antara orangtua dan anak. The sermon materials are written in indonesian, but i hope the activities and images contained can be used by anyone with any … Posted by bekajar sekolah minggu at 1317 Pohon apel merupakan analogi dari keberadaan orangtua bagi anaknya. Istilah ayam dan ibu seingkali dipakai untuk memanggil atau menyebut seseorang yang kita … Kalau masih bingung mencari bahan, superbook punya referensi cerita anak sekolah minggu dari alkitab yang bisa kakak pakai sebagai bahan mengajar tentang kebaikan. Sedangkan, sang anak digambarkan sebagai seseorang yang hanya datang pada orangtua ketika memerlukan … Orangtua digambarkan sebagai pihak yang selalu terbuka untuk didatangi oleh sang anak, bersedia memberi, berkurban untuk anaknya. Ingatlah bahwa mereka mengasihi kamu, dan allah membantu mereka mengetahui yang terbaik untuk kita. blog ini berisi bahan ajar / cerita sekolah minggu dalam bahasa indonesia, silakan dipakai / dikutip secara bebas dan gratis karena firman tuhan bebas untuk diberitakan dan diketahui oleh semua orang. Jangan bersikap kasar terhadap orang tua atau berteriak kepada mereka. Allah menjadi sedih jika kita bersikap seperti ini. Jangan bersikap kasar terhadap orang tua atau berteriak kepada mereka. Kalau masih bingung mencari bahan, superbook punya referensi cerita anak sekolah minggu dari alkitab yang bisa kakak pakai sebagai bahan mengajar tentang kebaikan. cerita di atas menggambarkan bentuk umum relasi antara orangtua dan anak. Posted by bekajar sekolah minggu at 1317 Sekolah Minggu Kreatif Berbagi dan Saling Menolong Kisah from Ingatlah bahwa mereka mengasihi kamu, dan allah membantu mereka mengetahui yang terbaik untuk kita. Istilah ayam dan ibu seingkali dipakai untuk memanggil atau menyebut seseorang yang kita … blog ini berisi bahan ajar / cerita sekolah minggu dalam bahasa indonesia, silakan dipakai / dikutip secara bebas dan gratis karena firman tuhan bebas untuk diberitakan dan diketahui oleh semua orang. Posted by bekajar sekolah minggu at 1317 Allah menjadi sedih jika kita bersikap seperti ini. Jangan bersikap kasar terhadap orang tua atau berteriak kepada mereka. Pohon apel merupakan analogi dari keberadaan orangtua bagi anaknya. cerita di atas menggambarkan bentuk umum relasi antara orangtua dan anak. Kalau masih bingung mencari bahan, superbook punya referensi cerita anak sekolah minggu dari alkitab yang bisa kakak pakai sebagai bahan mengajar tentang kebaikan. Sedangkan, sang anak digambarkan sebagai seseorang yang hanya datang pada orangtua ketika memerlukan … Posted by bekajar sekolah minggu at 1317 saat mati lampu ada lampu kecil yang dipegang dengan tangan dinyalakan. Itu adalah rumah yatim piatu di mana banyak anak tinggal akibat orang tua mereka meninggal dalam perang. cerita di atas menggambarkan bentuk umum relasi antara orangtua dan anak. Jangan bersikap kasar terhadap orang tua atau berteriak kepada mereka. Orangtua digambarkan sebagai pihak yang selalu terbuka untuk didatangi oleh sang anak, bersedia memberi, berkurban untuk anaknya. Kalau masih bingung mencari bahan, superbook punya referensi cerita anak sekolah minggu dari alkitab yang bisa kakak pakai sebagai bahan mengajar tentang kebaikan. Menghormati dan mengasihi orang tua 610 pm khotbah kristen 0 comments. Pohon apel merupakan analogi dari keberadaan orangtua bagi anaknya. Ingatlah bahwa mereka mengasihi kamu, dan allah membantu mereka mengetahui yang terbaik untuk kita. Allah menjadi sedih jika kita bersikap seperti ini. blog ini berisi bahan ajar / cerita sekolah minggu dalam bahasa indonesia, silakan dipakai / dikutip secara bebas dan gratis karena firman tuhan bebas untuk diberitakan dan diketahui oleh semua orang. Ingatlah bahwa mereka mengasihi kamu, dan allah membantu mereka mengetahui yang terbaik untuk kita. Jangan bersikap kasar terhadap orang tua atau berteriak kepada mereka. Istilah ayam dan ibu seingkali dipakai untuk memanggil atau menyebut seseorang yang kita … Sedangkan, sang anak digambarkan sebagai seseorang yang hanya datang pada orangtua ketika memerlukan … Allah menjadi sedih jika kita bersikap seperti ini. Sekolah Minggu Rawamangunku.... Yusuf Yang Mengampuni from Ingatlah bahwa mereka mengasihi kamu, dan allah membantu mereka mengetahui yang terbaik untuk kita. Sedangkan, sang anak digambarkan sebagai seseorang yang hanya datang pada orangtua ketika memerlukan … Menghormati dan mengasihi orang tua 610 pm khotbah kristen 0 comments. The sermon materials are written in indonesian, but i hope the activities and images contained can be used by anyone with any … Jangan bersikap kasar terhadap orang tua atau berteriak kepada mereka. saat mati lampu ada lampu kecil yang dipegang dengan tangan dinyalakan. cerita di atas menggambarkan bentuk umum relasi antara orangtua dan anak. Itu adalah rumah yatim piatu di mana banyak anak tinggal akibat orang tua mereka meninggal dalam perang. Itu adalah rumah yatim piatu di mana banyak anak tinggal akibat orang tua mereka meninggal dalam perang. Sedangkan, sang anak digambarkan sebagai seseorang yang hanya datang pada orangtua ketika memerlukan … Kalau masih bingung mencari bahan, superbook punya referensi cerita anak sekolah minggu dari alkitab yang bisa kakak pakai sebagai bahan mengajar tentang kebaikan. Pohon apel merupakan analogi dari keberadaan orangtua bagi anaknya. cerita di atas menggambarkan bentuk umum relasi antara orangtua dan anak. Jangan bersikap kasar terhadap orang tua atau berteriak kepada mereka. Posted by bekajar sekolah minggu at 1317 Itu adalah rumah yatim piatu di mana banyak anak tinggal akibat orang tua mereka meninggal dalam perang. saat mati lampu ada lampu kecil yang dipegang dengan tangan dinyalakan. The sermon materials are written in indonesian, but i hope the activities and images contained can be used by anyone with any … Menghormati dan mengasihi orang tua 610 pm khotbah kristen 0 comments. blog ini berisi bahan ajar / cerita sekolah minggu dalam bahasa indonesia, silakan dipakai / dikutip secara bebas dan gratis karena firman tuhan bebas untuk diberitakan dan diketahui oleh semua orang. Orangtua digambarkan sebagai pihak yang selalu terbuka untuk didatangi oleh sang anak, bersedia memberi, berkurban untuk anaknya. Allah menjadi sedih jika kita bersikap seperti ini. Cerita Sekolah Minggu Tentang Mengasihi Orang Tua Anak hilang, Penculikan, E-KTP Ganda / ASPAL, Istri kabur - blog ini berisi bahan ajar / cerita sekolah minggu dalam bahasa indonesia, silakan dipakai / dikutip secara bebas dan gratis karena firman tuhan bebas untuk diberitakan dan diketahui oleh semua orang.. Pohon apel merupakan analogi dari keberadaan orangtua bagi anaknya. blog ini berisi bahan ajar / cerita sekolah minggu dalam bahasa indonesia, silakan dipakai / dikutip secara bebas dan gratis karena firman tuhan bebas untuk diberitakan dan diketahui oleh semua orang. Allah menjadi sedih jika kita bersikap seperti ini. Istilah ayam dan ibu seingkali dipakai untuk memanggil atau menyebut seseorang yang kita … Posted by bekajar sekolah minggu at 1317
Dalam alkitab ada begitu banyak cerita tentang Tuhan Allah. Pasti teman-teman sekalian juga pernah membaca tentang perumpamaan-perumpamaan yang Tuhan buat dalam menyampaikan FirmanNya Berikut adalah sebuah drama yang tentang salah satu perumpamaan yang Tuhan buat Lukas 1511-32 Semoga bermanfaat ^^ GBU Drama Anak Yang Hilang Narator Ini adalah kisah yang pernah diceritakan oleh Yesus alkan Kristus. Cerita tentang seorang anak yang pergi meninggalkan ayahnya yang kemudian menyadari kesalahannya dan kembali kepada Bapanya. Selamat menyaksikan drama Anak Yang Hilang Narator alkisah sebuah cerita tentang seorang ayah yang memiliki 2 orang anak yaitu si sulung dan si bungsu. Sifat kedua anak tersebut berbeda, yang sulung adalah anak yang rajin, dan patuh kepada ayahnya, sedangkan si bungsu malas dan suka berfoya-foya. Suatu ketika si bungsu meminta kepada ayahnya untuk membagikan harta ayahnya. saat makan pagi Sulung Ayah aku pamit ! Ayah mau kemana kamu? Sulung aku ingin pergi keladang. Ayah baiklah, hati-hati nak. pembantu bawa kasi ayah Koran Narator si sulung lalu meninggalkan sang ayah dan adiknya lalu pergi ke ladang. Melihat kakaknya pergi si bungsu lalu menyampaikan hasratnya pada sang ayah Ayah Duduk-duduk sambil membaca koran Bungsu Ayah, aku melihat ayah memiliki harta kekayaan yang melimpah ruah. Dan aku yakin itu pasti nanti akan menjadi milikku dan saudaraku. Lalu apa bedanya kau memberikannya sekarang atau nanti. Aku mau sekarang kau memberikannya, Ayah! Ayah Tapi untuk apa anakk?. Untuk apa semua itu jika kau dapat tinggal disini bersamaku dalam segala kelimpahan. Bungsu Ah, aku sudah bosan tinggal bersama ayah disisni. Aku mau pergi ayah. Sekarang berikan harta bagian ku Ayah baiklah , tapi kita tunggu dulu sampai kakakmu pulang, nanti di bisa marah Bungsu baiklah ayah Narrator beberapa lama kemudian sang kakak pulang dari ladang. Sang ayah lalu memanggil mereka berdua Sulung mengapa ayah mengumpulkan kami,, apa yang ingin ayah sampaikan? Ayah begini anakku, adikmu telah meminta apa yang menjadi haknya. Apkah kamu menyetujuinya? Sulung iya ayah, berikan saja apa yang menjadi haknya Narato setelah itu sang ayah membagikan harta warisan kepada anak-anaknya Ayah sambil menyodorkan 2 dokumen kepada kedua anaknya Ambilah ini, dan pergunakanlah dengan sebaik mungkin Narator Setelah si Bungsu mendapatkan hartanya, Iapun pergi menjual seluruh hartanya. Lalu pergi kenegri yang jauh dan menghabiskan hartanya dengan berfoya-foya. Narator Di Tempat perjudian kawan I Hei teman,,, kemarilah! Bungsu menghampiri kedua temannya sambil membawa uang Kawan I kudengar kamu telah mendapat harta warisan dari ayahmu Bungsu ; dengan sombong ia mengangkat kantung uang yang dibawanya seperti yang kau lihat teman Kawan I+II saling berpandang2an dng dua baliat dng ekspresi licik Kawan II kalau begitu maukah kamu duduk dan minum bersama2 dengan kami? Tentu kamu masih punya banyak uang untuk itu kan? Sari tentu saja. Kalau begitu ambilah sesuka kalian Narrator akhirnya mereka menghabiskan uang si bungsu. Lalu di negri itu terjadi bencana kelaparan dan dan si bungsu tidak punya apa2 lagi. Sementara si Bungsu menderita, teman-temannya pergi meninggalkannya Bungsu Berjalan menghampiri teman-temannya Dapatkah kalian memberikan uang atau makanan pada ku? Aku sangat lapar Kawan I Siapa kamu? Kami tidak mengenalmu Bungsu Apakah kalian telah melupakan aku. Aku kan teman kalian. kawanII Maaf ya, tapi kami tidak punya teman miskin seperti kamu Bungsu Jadi, selama ini kalian kanya memanfaatkan aku ? kawan I Baguslah kalau kamu sudah menyadarinya Kawan I+II sambil bernyanyiAda uang teman sayang Tak ada yang teman ku tendang Memang pantas diriku melakukan itu KawanII ayo kita pergi!!! Aku tidak sudi berlama2 disini kawanI ayo!! Narator akhirnya teman-temannya pergi meninggalkannya . Kini si bungsu tak punya apa2 lagi. Lalu si Bungsu pun pergu melanjutkan perjalanannya dan ia pergi mencari pekerjaan Bungsu permisi, Bu... bisakah saya meminta pekerjaan kepada ibu? majikan Sebenarnya disini sudah tidak ada pekerjaan. Tapi karena kasihan sama kamu, saya akan memberikan kamu pekerjaan bungsu jadi apa yang harus saya kerjakan bu? majikan .Tugas kamu adalah member makan babi. Ini makannya , pergilah,, beri makan pada babi2 itu setelah itu bersihkan juga kandangnya Narator Si Bungsupun pergi melakukan pekerjaannya. Namun setelah itu ia menjadi lapar dan menemui pemilik babi untuk meminta makanan Bungsu permisi bu,, bolehkan saya masuk? majikan ya silahkan, ada apa? Bungsu bolehkah saya mengambil sisa dari makanan babi itu untuk dimakan?. Sudah seharian saya bekerja dan belum mendapatkan makanan apapun majikan Enak saja kamu. Baru kerja sedikit langsung minta makan. Kamu pikir ini kandang bapak kamu Bungsu tapi bu,, tolonglah saya saya benar2 sangat lapar Majikan Tidak !! lebih baik kamu pergi dari sini,, sekarang juga kamu saya pecat!! Narator si bungsu lalu diusur dari rumah itu. Sekarang ia menyadari keadaannya Bungsu betapa banyaknya orang upahan bapaku yang berlimpah-limpah makanannya, tetapi aku disini mati kelaparan. Aku akan bangkit dan pergi kepada bapaku dan berkata padanya “ Bapa , aku telah berdosa trhadap sorga dan terhadap bapa. Jadikanlah aku sebagai seorang upahan bapa Narator Setelah berkata demikian,, ia lalu pergi menemui bapanya.. Ketika ia masih jauh, ayah telah melihatnya lalu tergeraklah hatinya oleh belas kasihan. Ia lalu lari mendapati anaknya lalu mencuimnya Ayah anakku, akhirnya kau kembali juga. Aku telah mencarimu kemana-mana Bungsu ayah, aku telah berdosa kepadamu. Karena itu aku tidak layak disebut sebagai anaknu. Karena itu jadikanlah aku pelayanmu saja ayah Ayah apa yang kau katakana . Hari ini aku sangat senang, karena anakku yang telah lama hilang telah kembali pulang. berbicara kepada pelayannya cepat, ambilkan jubah terbaih. Lalu potong anak lembu terbaik dan undang semua orang. Hari ini aku sangat berbahagia karena kau kembali pulang Pelayan Baik tuan!! Narator Setelah itu si Sulungpun pulang dan dia menjadi heran melihat keramaian yang terjadi di rumah ayahnya. Sulung menghampirp pelayan ada apa ini? Mengapa ssemuanya sibuk seperti ada pesta? Pelayan memang ada pesta untuk menyambut kedatangan adikmu yang telah lama hilang Sulung sambil membanting cangkull yang dibawanya apa???? Pelayan ya benar,, masuklah ayahmu sudah menunggumu di dalam Sulung Tidak!! Aku tidak ingin masuk ke dalam. Cepat panggilkan ayahku Pelayan baiklah, aku akan memanggil ayahmu saja Narator lalu sang pelayang masuk dan memberitahukan keadaan si sulung Pelayan Permisi tuan,,, si sulung sudah datang.. dan sekarang berada di luar Ayah lalu mengapa kamu tidak menyuruhnya untuk masuk? Pelayan hamba sudah menyuruhnya tapi ia tidak mau masuk Ayah baiklah aku akan keluar dan berbicara kepadanya Narator sang ayah lalu keluar untuk menemui si sulung Ayah mengapa kamu tidak masuk kedalam anakku? Sulung Bapa, telah bertahun2 aku melayani bapa dan belum pernah aku melanggar perintah bapa, belum pernah bapa memberiku seekor anak kambing untuk bersukacita bersama sahabat-sahabatku, tetapi baru saja datang anak bapa yang telah memboroskan semua harta yang telah bapa berikan tetapi bapa langsung menyembelih seekor lembuh tambun untuknya Ayah Bukannya ayah tidak menyayangimu. Tapi seharusnya kau senang karen adikumu tekah kembali. Bukankah apa yang menjadi milikku adalah milikmu juga ? Marilah masuk dan ikutlah berbahagia bersama kami... Narator akhirnya si sulung pun mau masuk dan bersuka cita bersama-sama dengan mereka dari drama ini ada beberapa pesan yang ingin kami sampaikan pada teman2 semua 1. Cerita ini mengajarkan kita untuk saling berbagi dan tidak cemburu satu sama lain 2. Mengajarkan kita untuk saling berbagi walaupun itu sangat sulit 3. Membuat kita tahu dan sadar semua kesalahan kita 4. Dan melakukan segala sesuatu yang telah diperintahkan oleh Allah di dalam hidup kita 5. Allah yang selalu senantiasa mengampuni dosa kita sebelim kita memohon ampun kepadaNya. Dan bersukacita bersama para malaikatnya apabila kita anak-anakNya yang hilang kembali padanya The End
Isa Almasih sering mengajar melalui cerita. Berikut ini sebuah cerita yang terkenal tentang seorang anak yang hilang. Ada seorang bapak yang mempunyai dua anak laki-laki. Kita tidak tahu siapa nama mereka. Jadi, bagaimana kalau kita memberi mereka nama untuk membuat cerita ini sedikit lebih mudah. Anak sulung bapak itu kita beri nama Agus; anak bungsu kita beri nama Yanto, setuju? Beginilah sifat kedua anak dalam cerita ini Yang pertama, Agus, adalah anak yang taat dan rajin dalam pekerjaan. Ia rajin belajar waktu masih menjadi murid di sekolahnya. Nilainya hampir selalu 8 atau 9. Setelah ia tamat sekolah, ia mulai bekerja untuk bapaknya. Ia tidak pernah malas dan tidak juga mengomel. Ia anak yang baik. Sebaliknya, adiknya, Yanto, selalu bandel. Waktu sekolah, ia nakal dan tidak rajin belajar. Ia sering bolos untuk memancing dengan teman-temannya. Nilainya hampir selalu jelek – banyak merahnya! Ia juga tidak suka membantu pekerjaan di rumah atau di ladang. Ia suka bermain saja. Pada suatu hari, Yanto berkata kepada bapaknya, “Ayah, berilah saya bagian saya dari kekayaan kita. Saya sudah bosan di sini. Saya mau pergi ke kota untuk mengadu nasib.” Bapaknya sedih sekali, tetapi ia tidak heran. Sudah lama ia melihat anaknya itu tidak betah di desa. Ia tahu bahwa anaknya harus menempa hidupnya, mungkin melalui kegagalannya nanti di kota. Maka dari itu, ayahnya membagi kekayaannya itu menjadi dua untuk kedua anaknya. Beberapa hari kemudian anak bungsu itu, Yanto, menjual warisannya lalu pergi ke negeri yang jauh. Di sana ia hidup foya-foya. Ia membelanjakan semua uangnya. Ia pergi ke tempat-tempat hiburan seperti disko; ia minum-minum di bar; ia menonton film di mana-mana. Ketika ia masih punya uang, ia mempunyai banyak teman. Tetapi ketika uangnya habis, teman-temannya semua menjauhi dia. Ketika uangnya sudah habis semua, terjadilah di negeri itu suatu kelaparan yang besar sehingga ia mulai melarat. Jadi, ia mencari pekerjaan. Ia hanya mendapat pekerjaan sebagai penjaga babi di tanah seorang penduduk negeri kafir itu. Setiap hari ia harus menjaga babi-babi yang haram itu. Ia tidak diberi uang yang cukup untuk makanan yang enak. Jadi ia tetap merasa lapar. Ia begitu kelaparan sehingga ingin mengisi perutnya dengan makanan babi-babi itu — walaupun ia merasa jijik. Apa boleh buat, sebab walaupun ia begitu lapar, tidak seorang pun mau memberi makanan kepadanya. Akhirnya, ia sadar dan berkata, “Orang-orang yang bekerja pada ayahku berlimpah-limpah makanannya, tetapi aku di sini hampir mati kelaparan! Aku akan berangkat dan pulang kepada ayahku. Aku akan berkata kepadanya, “Ayah, saya sudah berdosa dan kufur terhadap Allah dan terhadap Ayah. Tidak layak lagi saya disebut anak Ayah. Anggaplah aku seorang pekerja Ayah.” Lalu berangkatlah ia pulang kepada ayahnya. Sementara itu, apakah ayah Yanto sudah melupakan anaknya? Apakah ia begitu jengkel atau sudah tidak mau lagi memikirkan anaknya yang bungsu itu? Sama sekali tidak! Setiap hari ayah Yanto mendoakan anaknya yang hilang itu. Ia sangat mengasihi anaknya dan ia rindu sekali kepada anaknya. Setiap hari bapak ini pergi ke ujung jalan untuk melihat apakah anaknya sudah pulang. Jadi, ketika Yanto mendekati desa dan rumahnya, ayahnya sudah melihat dia dari jauh. Dengan sangat terharu ayahnya lari mendapatinya, lalu memeluk dan menciumnya. Bayangkanlah, Saudara-saudara! Apakah Yanto berpakaian bagus? Apakah ia bersih dan rapi? Pasti tidak. Yanto berpakaian compang-camping; rambutnya panjang dan kotor; bau badannya tidak enak, tetapi walaupun begitu, bapaknya memeluknya dan menciumnya. Kata Yanto kepada bapaknya, “Ayah, saya sudah berdosa terhadap Allah dan terhadap Ayah. Tidak layak lagi saya disebut anak Ayah.” Tetapi ayahnya memanggil pelayan-pelayannya dan berkata, “Cepat! Ambilkan pakaian yang paling bagus. Pakaikanlah kepadanya. Kenakanlah cincin pada jarinya, sepatu pada kakinya. Sesudah itu ambillah anak sapi yang gemuk dan sembelihlah. Kita akan makan dan bersukaria. Sebab tadinya anakku ini dianggap sudah mati, tetapi sekarang ia hidup lagi. Ia tadinya hilang, tetapi sekarang sudah ditemukan.” Lalu berpestalah mereka. Sementara itu, anak yang sulung, Agus, ada di ladang. Ketika ia pulang dan sudah dengan dekat rumahnya, ia mendengar suara musik dan tari-tarian. Ia memanggil salah seorang dari pelayan-pelayannya, lalu bertanya, “Ada apa ini di rumah?” Pelayan itu menjawab, “Adik Tuan kembali! Ayah Tuan sudah menyuruh kami menyembelih anak sapi yang gemuk, sebab Tuan sudah mendapatkan anaknya kembali dalam keadaan selamat!” Apakah Agus ikut senang? Apakah ia lari untuk menyambut adiknya dengan kasih sayang? Tidak! Ia marah sekali sehingga ia tidak mau masuk ke rumah. Lalu ayahnya keluar dan membujuk dia masuk. Tetapi ia berkata, “Bertahun-tahun lamanya aku bekerja keras untuk Ayah. Tidak pernah aku membantah perintah Ayah. Tetapi apakah yang Ayah berikan kepadaku? Seekor kambing pun belum pernah Ayah berikan untukku untuk berpesta dengan kawan-kawanku! Yanto sudah menghabiskan kekayaan Ayah dengan perempuan pelacur, tetapi begitu ia kembali, Ayah menyembelih anak sapi yang gemuk untuk dia!” “Anakku”, jawab ayahnya, “engkau selalu ada di sini dengan aku. Semua yang kumiliki adalah milikmu juga. Tetapi kita harus berpesta dan bergembira sebab adikmu itu tadinya hilang, tetapi sekarang sudah ditemukan kembali.” Dengan cerita ini, kita dapat mengerti betapa besar kasih Allah kepada setiap orang. Bapak dalam cerita perumpamaan ini menggambarkan Allah, sedangkan kedua anak bapak itu menggambarkan kita. Allah ingin supaya kita meninggalkan kebiasaan kita yang buruk dan kembali mencari kasih Allah. Isa Almasih datang ke dunia ini untuk menolong kita. Kita mengetahui betapa besar kasih Allah SWT., sebab Allah mahabesar dan mahakasih. Pertanyaan Bapak di dalam cerita tadi mempunyai berapa orang anak? Bagaimana sifat anak yang bungsu, Yanto? Bagaimana sifat anak yang sulung, Agus? Apa yang Yanto minta dari ayahnya? Mengapa? Apa yang dilakukannya dengan warisannya? Kapan Yanto mempunyai banyak teman? Ketika uangnya habis, apa yang Yanto alami? Bagaimana Yanto menjadi sadar dan mengambil keputusan untuk pulang? Bagaimana ayahnya menyambut dia? Bagaimana kakaknya menyambut dia? Apa yang kita pelajari dari cerita Isa Almasih tentang anak yang hilang ini?
Bacaan Alkitab Lukas 15 11-24 Tahun Gerajawi Pra Paskah 2 Tema Mengakui Kesalahan Ayat Hafalan Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga. Matius 614 Lagu Tema Special Songs for Kids 2 93 “K-A-S-I-H ” KJ 467 1,2 “Tuhanku, Bila Hati Kawanku” Penjelasan Teks Bacaan kita hari ini merupakan rangkaian perumpamaan tentang kegembiraan seseorang yang menemukan miliknya yang hilang. Mulai dari domba yang hilang, dirham yang hilang dan yang terakhir adalah anak yang hilang. Perumpamaan ini disampaikan oleh Tuhan Yesus setelah para ahli Taurat dan orang Farisi bersungut-sungut karena Tuhan Yesus menerima para pemungut cukai dan orang berdosa untuk mendengarkan pengajaranNya. Perumpamaan ini mengisahkan seorang ayah yang memiliki dua anak, si sulung dan si bungsu. Si bungsu meminta bagian harta miliknya kepada ayahnya dan kemudian pergi ke luar negeri. Anak bungsu itu memboroskan miliknya. Menurut hukum Yahudi, seorang ayah dapat membagian hartanya melalui surat wasiat ketika ia masih hidup, namun pelaksanaannya harus dilakukan setelah ia meninggal. Akan tetapi ia juga bisa melakukan pembagian harta ketika masih hidup, dengan konsekuensi bahwa anak-anak yang mengambil haknya sebelum waktunya akan dikenakan denda. Dengan meminta harta bagiannya, si anak bungsu memutuskan diri dari ikatan keluarga itu, meninggalkan rumahnya. Terlihat bahwa kecil sekali harapan bagi anak ini untuk kembali pulang ke rumah ayahnya. Padahal di dalam tradisi keyahudian, seorang anak laki-laki wajib mengabdi pada ayahnya dan tidak boleh meninggalkan rumah ayahnya dan tidak boleh meninggalkan rumah ayahnya hingga ayahnya meninggal dunia. Dan itu dilakukan oleh anak sulung dengan menunjukkan ketaatan dan pengabdian kepada ayahnya dengan tinggal bersama. Setelah si bungsu menghabiskan hartanya barulah ia menyadari bahwa keadaannya sangat memprihatinkan. Ia mengingat kembali bahwa di rumah ayahnya banyak makanan, sedangkan ia menderita kelaparan. Ia memutuskan kembali ke rumah bukan sebagai anak karena ia tidak lagi memiliki hak sebagai anak sehingga ia siap memposisikan diri sebagai upahan karena tidak lagi layak disebut anak bapa. Padahal orang upahan memiliki status lebih rendah dari budak, karena pekerjaannya tidak tetap. Tetapi si ayah tidak pernah memutuskan relasi dengan anaknya meski mengecewakan dan telah memisahkan diri dari keluarga. Ketika melihat anaknya pulang, sang ayah sangat bersukacita, sehingga melakukan penyambutan yang luar biasa. Hubungan kembali menjadi baik ketika manusia bisa saling maaf-memaafkan. TUNTUNAN IBADAH ANAK BALITA Tujuan Anak dapat menceritakan kembali kisah anak bungsu yang mengakui kesalahannya. Alat Peraga Pamong dapat menyediakan – Gambar perumpamaan anak yang hilang. – Gambaran harta kain yang diisi dengan barang-barang kemudian ditali. Aktifitas Bersama mengatakan kata “maaf ya” dan “Aku memaafkanmu” serta bersalaman dan berpelukan. Pendahuluan Selamat pagi anak-anak yang dikasihi Tuhan, Wah semuanya pada cantik dan ganteng ya….. tadi anak-anak datang ke gereja bersama dengan siapa ya? Ada yang dengan papa, mama. Dengan kaka atau adik. Dengan nenek, kakek. Puji Tuhan! Anak-anak datang ke gereja dengan anggota keluarga masing-masing. Hari ini kita akan belajar dari sebuah keluarga. Keluarga ini terdiri dari Ayah dan dua anak laki-laki. Yang besar disebut Si Sulung dan yang kecil disebut Si Bungsu. Siapa anak-anak sang ayah tadi? SI SULUNG dan SI BUNGSU sambil menunjukkan gambar. Inti Penyampaian Anak-anak yang dikasihi Tuhan, Yang Sulung sangat patuh dengan ayahnya. Sedangkan Si Bungsu adalah anak yang nakal. Setiap anak mendapatkan bagian dari kepunyaan ayahnya. Apa saja kepunyaan ayahnya? Ada uang, ada hewan ternak; domba, sapi dll. Tetapi anak-anak akan menerima bagiannya setelah ayahnya meninggal. Ternyata Si Bungsu memaksa untuk memintanya sekarang. Katanya, “Ayah, aku minta bagianku sekarang!” pamong bisa mengatakannya dengan nada memaksa. Kira-kira ayahnya memberikan tidak ya? Ya…… Dengan sedih hati sang ayah memberikannya, meskipun belum waktunya. pamong memperagakan dengan membawa harta yang di dapat. Lalu uang yang didapat dari ayahnya itu untuk apa? Ya…. Untuk beli barang-barang kesukaannya…pamong bisa memberikan contohnya. Untuk apa lagi ya? Wah ternyata juga untuk bersenang-senang dengan kawan-kawannya. Sampai akhirnya uangnya habis. Bahkan sampai si Bungsu tidak bisa makan! Wah kasian ya… Lalu apa yang terjadi? Si Bungsu mengingat akan keluarganya. Ia mengingat memiliki ayah yang baik dan sangat menyayanginya. Dia pulang dengan sedih dan meminta maaf kepada ayahnya. Kira-kira bagaimana kata-kata permintaan maafnya? “Ayah aku minta maaf” pamong mengajak anak-anak untuk mengatakannya. Bagaimana kira-kira ayahnya mau memaafkan Si Bungsu ga ya? Ternyata sang ayah sudah sangat ayah pun mengatakan, “Iya aku maafkan” pamong mengajak kembali anak-anak untuk mengatakannya. Lalu anaknya diberi pakaian yang indah, dipasangkan cincin dan dibuatkan pesta yang meriah. Penerapan Begitu sukacitanya keluarga ini. Keluarga yang terpisah akhirnya bersatu kembali karena si bungsu mau meminta maaf dan mengakui kesalahannya. Jika kita melakukan kesalahan, jangan ragu untuk meminta maaf ya… Tanda bahwa kita meminta maaf biasanya dengan bersalaman dan juga berpelukan. pamong bisa memberikan contoh. Nah tentu kita pernah berbuat kesalahan satu dengan yang lain. Anak-anak sering berebut mainan hingga bertengkar, bahkan sampai memukul dan menangis. Ayo bersama-sama kita saling meminta maaf dan memaafkan ya. pamong mengajak anak-anak untuk bergantian belajar maaf memaafkan ditandai dengan berjabat tangan dan berpelukan. Jangan lupa untuk mengatakan, “Maaf ya” dan “Aku memaafkanmu”. Ajak anak-anak untuk bernyanyi “K-A-S-I-H” TUNTUNAN IBADAH ANAK PRATAMA Tujuan Anak dapat menceritakan kembali kisah anak bungsu yang mengakui kesalahan. Anak dapat menyebutkan cara-cara mengakui kesalahan Anak dapat menyebutkan cara-cara mengampuni kesalahan. Alat Peraga Pamong dapat menyediakan Menyiapkan beberapa kata-kata. MAAF & Terima Kasih bisa dicetak dan diperbesar Lidi/ tusuk sate untuk pegangan kata-kata maaf dan terima kasih Selotip Alat tulis Pendahuluan Selamat pagi anak-anak yang dikasihi Tuhan, Saya punya beberapa kata-kata yang biasa kita ucapkan. satu persatu kata-kata itu diangkat. Yang pertama adalah kata MAAF. Kapan kalian mengucapkan kata maaf? Dan yang kedua adalah kata TERIMA KASIH. Kapan kalian mengatakan terima kasih? Iya…. Kita meminta maaf ketika kita melakukan kesalahan dan mengatakan terima kasih ketika kita diberi sesuatu oleh orang lain bisa barang, bisa bantuan, bisa diberi maaf. Kalau anak-anak, sering mengatakan kata yang mana ya? tanyakan kepada anak-anak dan apa yang menjadi alasannya!. Hari ini kita akan belajar maaf-memaafkan dari sebuah keluarga di dalam cerita Alkitab hari ini. Inti Penyampaian Anak-anak yang dikasihi Tuhan, Ada sebuah keluarga yang terdiri dari seorang ayah dengan 2 anak. Sebut saja nama anaknya Si Sulung dan Si Bungsu. Si Sulung adalah anak pertama dan Si Bungsu anak kedua. Yang Sulung sangat patuh dengan ayahnya. Sedangkan yang Si Bungsu adalah anak yang nakal. Menurut kebiasaan saat itu, setiap anak mendapatkan bagian dari kepunyaan ayahnya. Apa saja kepunyaan ayahnya? Ya… Harta benda ayahnya. Ada uang, ada hewan ternak domba, kambing, lembu, sapi , tanah dll. Akan tetapi peraturannya, anak-anaknya akan menerima setelah ayahnya sudah meninggal. Wah…. Ternyata Si Bungsu memaksa untuk memintanya sekarang. Katanya, “Ayah, aku minta bagianku sekarang!” pamong bisa mengatakannya dengan nada memaksa. Kira-kira ayahnya memberikan tidak ya? Ya…… Dengan sedih hati sang ayah memberikan-nya, meskipun belum waktunya. Anak-anak yang dikasihi Tuhan, Lalu uang yang didapat dari ayahnya itu untuk apa? Ternyata…. Uangnya dipakai untuk membeli barang-barang kesukaannya…pamong bisa memberikan contohnya. Untuk apa lagi ya? Wah ternyata juga untuk bersenang-senang dengan kawan-kawannya. Sampai akhirnya uangnya habis. Bahkan sampai si Bungsu tidak bisa makan dan kelaparan! Sampai-sampai ia memakan makanan babi. Wah kasian sekali ya… Lalu apa yang terjadi? Si Bungsu sangat bersedih dan menyesali perbuatannya. Dia mengingat akan keluarganya. Ia mengingat keluarganya. Ia ingat ayah yang baik dan sangat menyayanginya. Dia memberanikan diri untuk pulang dengan sedih dan meminta maaf kepada ayahnya. Bagimana kira-kira ayahnya mau memaafkan Si Bungsu nggak ya? Ternyata sang ayah sangatlah baik. Ayahnya memaafkan perbuatan si Bungsu yang nakal itu. Bahkan begitu senangnya, ayahnya membuat pesta yang meriah. Hal ini dilakukan karena ayahnya selalu merindukan anaknya pulang.. Diberikan pakaian indah dan dipasangkan cincin. Penerapan Anak-anak yang dikasihi Tuhan, Begitu sukacitanya keluarga ini. Keluarga yang terpisah akhirnya bersatu kembali. Karena si bungsu mau meminta maaf dan mengakui kesalahannya dan ayahnya pun menerima permintaan maaf dari anak yang dikasihinya itu. Oleh karena itu, jika kita melakukan kesalahan, jangan ragu untuk meminta maaf ya dan juga tentunya memberikan maaf. Mari kita nyanyikan lagu “K-A-S-I-H” Nah saat ini mari bersama kita mengingat tentang peristiwa maaf dan memaafkan di dalam kehidupan kita bersama dengan keluarga dan teman-teman kita. pamong membagikan blangko maaf memaafkan. TUNTUNAN IBADAH ANAK MADYA Tujuan Anak dapat menceritakan kembali kisah anak bungsu yang mengakui kesalahan. Anak dapat menyebutkan cara-cara mengakui kesalahan Anak dapat menyebutkan cara-cara mengampuni kesalahan. Alat Peraga Pamong dapat menyediakan Menyiapkan beberapa kata-kata. Maaf & Terima Kasih bisa diperbesar Alat tulis Pendahuluan Selamat pagi anak-anak yang dikasihi Tuhan, Saya punya beberapa kata-kata yang biasa kita ucapkan. satu persatu kata-kata itu diangkat. Yang pertama adalah kata MAAF. Kapan kalian mengucapkan kata maaf? Dan yang kedua adalah kata TERIMA KASIH. Kapan kalian mengatakan terima kasih? Iya…. Kita meminta maaf ketika kita melakukan kesalahan dan mengatakan terima kasih ketika kita diberi sesuatu oleh orang lain bisa barang, bisa bantuan, bisa diberi maaf. Kalau anak-anak, sering mengatakan kata yang mana ya? tanyakan kepada anak-anak dan apa yang menjadi alasannya!. Hari ini kita akan belajar maaf-memaafkan dari sebuah keluarga di dalam cerita Alkitab hari ini. Inti Penyampaian Anak-anak yang dikasihi Tuhan, Ada sebuah keluarga yang terdiri dari seorang ayah dengan 2 anak. Sebut saja nama anaknya Si Sulung dan Si Bungsu. Si Sulung adalah anak pertama dan Si Bungsu anak kedua. Yang Sulung sangat patuh dengan ayahnya. Sedangkan yang Si Bungsu adalah anak yang nakal. Menurut kebiasaan saat itu, setiap anak mendapatkan bagian dari kepunyaan ayahnya. Apa saja kepunyaan ayahnya? Ya… Harta benda ayahnya. Ada uang, ada hewan ternak domba, kambing, lembu, sapi , tanah dll. Akan tetapi peraturannya, anak-anaknya akan menerima setelah ayahnya sudah meninggal. Wah…. Ternyata Si Bungsu memaksa untuk memintanya sekarang. Katanya, “Ayah, aku minta bagianku sekarang!” pamong bisa mengatakannya dengan nada memaksa. Kira-kira ayahnya memberikan tidak ya? Ya…… Dengan sedih hati sang ayah memberikan-nya, meskipun belum waktunya. Anak-anak yang dikasihi Tuhan, Lalu uang yang didapat dari ayahnya itu untuk apa? Ternyata…. Uangnya dipakai untuk membeli barang-barang kesukaannya…pamong bisa memberikan contohnya. Untuk apa lagi ya? Wah ternyata juga untuk bersenang-senang dengan kawan-kawannya. Sampai akhirnya uangnya habis. Bahkan sampai si Bungsu tidak bisa makan dan kelaparan! Sampai-sampai ia memakan makanan babi. Wah kasian sekali ya… Lalu apa yang terjadi? Si Bungsu sangat bersedih dan menyesali perbuatannya. Dia mengingat akan keluarganya. Ia mengingat keluarganya. Ia ingat ayah yang baik dan sangat menyayanginya. Dia memberanikan diri untuk pulang dengan sedih dan meminta maaf kepada ayahnya. Bagimana kira-kira ayahnya mau memaafkan Si Bungsu nggak ya? Ternyata sang ayah sangatlah baik. Ayahnya memaafkan perbuatan si Bungsu yang nakal itu. Bahkan begitu senangnya, ayahnya membuat pesta yang meriah. Hal ini dilakukan karena ayahnya selalu merindukan anaknya pulang.. Diberikan pakaian indah dan dipasangkan cincin. Penerapan Anak-anak yang dikasihi Tuhan, Begitu sukacitanya keluarga ini. Keluarga yang terpisah akhirnya bersatu kembali. Karena si bungsu mau meminta maaf dan mengakui kesalahannya dan ayahnya pun menerima permintaan maaf dari anak yang dikasihinya itu. Oleh karena itu, jika kita melakukan kesalahan, jangan ragu untuk meminta maaf ya dan juga tentunya memberikan maaf. Mari kita nyanyikan lagu “K-A-S-I-H” Nah saat ini mari bersama kita mengingat tentang peristiwa maaf dan memaafkan di dalam kehidupan kita bersama dengan keluarga dan teman-teman kita. pamong membagikan blangko maaf memaafkan.
Perumpamaan Hamba Yang Jahat Ada seorang hamba berhutang amat besar dan tak mampu bayar. Sang raja memerintahkan ia beserta istri dan anak – anaknya dijual untuk membayar hutang. ” Tuanku, berilah hamba waktu untuk melunasi hutang itu, jangan menghukum hamba, ” katanya sambil memohon – mohon. Apakah sang raja akan mengampuninya ? Sang raja akhirnya jatuh kasihan dan hutang sihamba dihapusnya. Benar – benar dihapus sama sekali sehingga ia tak perlu membayar lagi. Luar biasa bukan ? Sang hamba pulang dengan lapang dada. Di tengah jalan, ia bertemu dengan seorang teman yang berhutang kepadanya. “Hei, bayar hutangmu!” serunya dengan garang. ” Sabarlah dulu. Beri aku waktu untuk melunasinya,” bujuk temannya. Marah sekali sang hamba ! Ia menolak permintaan temannya itu. Diseretnya ia ke penjara. Teman – temanya amat sedih melihat hal itu. Mereka lalu mengadukan perbuatan hamba yang tidak tahu diri itu kepada sang raja. Alangkah marah raja mendengarnya! ” Penjarakan dia sampai bisa membayar seluruh hutangnya !” perintah raja. Segera sang hamba mendekam di dalam penjara itu sampai mati karena hutangnya amat besar. Demikianlah Allah murka kepada mereka yang tak mau mengampuni kesalahan saudaranya. Ia ingin kita mengampuni sebagaimana Allah mengampuni kita.
cerita sekolah minggu tentang anak yang hilang