cerita diperkosa kakak kelas
sayamempunyai kisah yang sangat mendebarkan jika saya ingat ingat.. "kejadian mesum yang melibatkan adik kandung perempuan saya yang bernama "adelia' usia 17 tahun masih sma kelas 2 orangnya manis chuby agak montok badannya tapi sexy dadanya cukup besar untuk seusia dia mungkin 34c sehari hari kalau di rumah adel suka berpakaian ketat pas body
BacaKisah Nyata : Cerita Nikmat Saat Tidur Diperkosa Waktu Masih Perawan Cerita Bokep : Cerita Nikmat Saat Tidur Diperkosa Waktu Masih Perawan Ervina kelas 1 C. Masih kelas 1! berarti usianya baru antara 11-12 tahun. Lalu saya memfokuskan penglihatan saya ke arah pahanya yang kuning langsat dan indah itu! Ingin rasanya menjamah paha
CeritaDewasa - Perkanalkan gw AR dri kota kembang. disini gw mw crita tentang pngalaman pribadi gw waktu SMA. Saat gw duduk di bangku SMA lebih tepat di kelas 2 SMA saat tu gw msih jomblo. gw yg muka pas-pas'an dgn tnggi 173 cm (wktu klas 2 SMA), mnurut tmn2 gw, gw tu mmpunyai tubuh yg ideal. gw yg hobi basket memang bnyak cwe2 yg suka ma gw. meskipun gw orng cupu bgt.
CeritaDewasa Seks - Aris yang ketika itu sedang buang air besar di toilet dirumahnya, tiba dikejutkan oleh masuknya kakak iparnya yang bernamaa Ayu Categories Cerita Panas Entot Lubang Vagina Mamaku, bokep 3gp smu mulus tanpa celana dalam diperkosa cewek jepang cina indonesia jakarta bersa, Cerita Panas Entot Lubang Vagina Mamaku .
Filmtentang seorang bocah cowok yang sudah ga tahan lagi dengan keseksian kakak perempuannya. Saat kakaknya tertidur, dia perkosa sampai akhirnya kakanya ikutan menikmati seks terlarang itu. Cerita Sex Sedarah Tanganku terus mengocok menikmati plot dari film bokep itu. Entah mengapa kali ini spermaku ga kunjung keluar.
mở bài bằng lí luận văn học. 18+ Aq Erik, tanyakan ke seleuruh sekolah, pasti mereka tau siapa Erik itu. Seorang anak pemalas dan bandel yang sering sering membubat masalah di sekolah. Sudah beberapa kali aq dikeluarkan dari sekolah, sehingga aq sering pindah-pindah sekolah. Semua itu aq lakukan hanya untuk pelampiasan dari masalahku dengan keluarga, ya aq lahir ditengah-tengah keluarga yang penuh dengan masalah dan kekerasan, sehingga aq tumbuh menjadi remaja yang tak tau aturan. Meskipun aq bergelimang harta, tapi itu tak ada artinya, tak segalanya bisa di raih dengan uang. Kumpulan Video Bokep Indo Hot!!! Cerita Sex Lain nya Klik.. DAFTAR JUDI ONLIEN POKER DOMINO 69QIUQIU BOLA Lagi, aq dikeluarkan dari sekolah yang ketiga kalinya. Untungnya aq nggak harus mengulang lagi dari kelas 1, disekolah baruku ini, aq melanjutkan pendidikkanku dari kelas 2 SMA. Sekolah baruku ini adalah sekolah swasta yang bisa dikatakan sekolah swasta elite, nggak perlu pintar, yang penting ada uang bisa masuk. Fasilitas lengkap, ditambah banyak siswi-siswi cantik yang bisa membuatku menelan ludah. Aq pun mulai bersekolah, satu demi satu kudapatkan teman baru. Semua tampak normal sampai pada suatu hari dimana ada suatu hal yang membuatku semangat untuk terus masuk sekolah. Sebuah hal yang merubah hidupku, entah itu lebih baik bagiku, atau malah memperburuk keadaanku.. begini ceritanya…. Waktu sudah menujukkan pukul 4 sore, aq segera merapikan segala peralatan sekolah. Hufff, hari ini adalah jadwal eskul komputerku, minimal aq baru bisa sampai dirumah jam 5 sore, ya apa boleh buat. Sekolahku mewajibkan muridnya untuk memilih satu eskul, aq memilih komputer karena menurutku hanya eskul itu yang tdk begitu memusingkan dan menyita banyak waktuku. Singkatnya. sepulang eskul aq segera menuju tempat parkir motor. Hanya ada beberapa motor lagi ayng tersisa, aq melangkah kearah motorku diparkir. Kurogoh sakuku dan kucari kontak motorku, tetapi kontak motorku tdk ada. Aq pun panik dan segera mencari-cari kedalam tas namun kontak itu tdk aq temukan juga. Aq memutuskan untuk kembali keruang komputer untuk mencari kontak motorku barang kali tertinggal disana. Kucari keseluruh ruangan komputer yang udah sepi, hanya ada guru eskulku yang sedang sibuk mengerjakan tugasnya yang menumpuk. Guru komputer yang kumaksud adalah seorang guru baru, dia bekerja menjadi seorang guru honorer di sekolah ini. Namanya bu Anis, usianya sekitar 24-25 thn. Dan yang paling penting adalah wajah bu Anis yang cantik dan kulitnya yang putih mulus, kadang-kadang membuatku kehilangan kosentrasiku. “Duhhh,, bu lihat kontak motorku nggak?” tanyaku pada bu Anis. “Lah, emang kamu taruh mana Rik?” tanya bu Anis balik. “Kalo aq tau ya bu, ngapain aq dari tadi mondar-mandir disini…” jawabku. “Halah-halah, ya uudah cari lagi, ibu nggak lihat” kata bu Anis. DAFTAR JUDI ONLIEN POKER DOMINO 69QIUQIU BOLA Kubungkukan badanku, mencoba mencari disela – sela bagian bawah meja komputer. Huff, sudah lama aku cari tapi nggak ktemu juga, tiba – tiba mataku tertuju pada sebuah pemandangan lain. Dari balik meja kerja Bu Anis, ada sebuah pemandangan indah yang membuat mataku melotot lebar. Kulihat jelas celana dalam Bu Anis yang berwarna hitam dari balik rok guru berwarna birunya, “OMG! hitam bro!!! ” ucapku dalam hati Aku terus pura – pura mencari, sambil sesekali kulirik celana dalam Bu Anis. Tiba – tiba aku dikagetkan oleh suara Bu Anis yang memanggilku. “Ketemu Rik?” tanyanya “Ehh..ngga ktemu bu, duuhh pulangku gimana nih!!” kesalku “Bukan disini kali, coba periksa diatas, dikelas kamu” saran Bu Anis “Eh? Iya juga kali ya, coba aku kesana deh…” jawabku sambil lalu Aku segera naik menuju kelasku dilantai tiga, matahari yang mulai terbenam membuat suasana sekolah menjadi mengeAnisn. Apalagi melihat ruangan kelas yang kosong, aku langsung membayangkan bagaimana keadaan sekolah saat malam. Aku buka pintu kelasku dan masuk kedalam, kucari kunci motorku dibawah mejaku, tetapi gak ada!! Aku terduduk lemas diatas meja, bingung harus ngapain lagi. Tiba – tiba kudengar suara aneh dari kelas sebelah, kelas paling akhir, sebelah kiri dari kelasku. Kutempelkan telinggaku ditembok antara kelasku dan kelas asal suara itu. Awalnya tdk begitu jelas, tapi lama – lama aku kaget dengan suara yang aku dengar itu. “Aaagghhh..eemmpphhh….aahhhh hh…aaaagggghhhh” suara cewek mendesah “Aaagghhhh, meki kamu nikmat banget sayang…” balas suara cowok Astaga!! Aku langsung mengusap – usap wajahku, apa aku bermimpi? atau ini hanya halusinasi?? Tapi suara itu masih jelas terdengar dari kelas sebelah. Aku malah menjadi taku, jangan – jangan itu suara demit, atau kuntilanak?? Aku gelisah, tapi rasa penasaranku membunuh rasa takutku, dengan perlahan aku melangkah keluar menuju kekelas asal suara tadi. Dari balik celan pintu aku bisa melihat, astaga… dua orang murid sedang ML di kelas!! DAFTAR JUDI ONLIEN POKER DOMINO 69QIUQIU BOLA Jantungku langsung berdetak kencang, aku masih belum percaya dengan apa yang aku lihat. Aku dekatkan lagi wajahku, ternyata benar mereka itu murid anak kelas tiga, dan yang membuat aku lebih kaget lagi. Cewenya itu adalah Sandra, kakak kelasku yang terkenal dengan kecantikan wajahnya dan bodinya yang aduhai. Sandra hanya memakai seragam atasnya, sedangkan bagian bawahnya telanjang. Pantat Sandra yang montok sedang disodok oleh k0ntol Joe yang juga kakak kelasku. Mereka memang berpacaran, tapi aku nggak tau kalau mereka berani mesum dikelas!! Aku semakin terbawa suasana, mendengar desahan Sandra dan gerakan erotis dari Sandra yang terlihat begitu menikmati pelayanan dari Joe. Kurasakan k0ntolku mulai bereaksi, aku pun semakin menempelkan wajahku di celah pintu. Saking seriusnya, tak sengaja kudorong pintu kelas, badanku pun tertarik maju, pintu kelas terbuka lebar, aku terguling masuk kekelas. “kkkkyyyyyaaaaa….” jerik Sandra “adduhhh…” kuusap kepalaku yang terasa sakit Sandra dan Joe langsung menatapku dengan tampang panik. Lalu Sandra segera menutupi mekinya dengan kedua tangannya, sementara Joe dengan wajah marah langsung menghampiriku, ditariknya kerah bajuku. “Eh Anjing!! Anak kelas berapa loe brani ngintip2??” bentak Joe emosi “weiiisss, sante loe…” sambil kutepis tangan Joe “brani loe ya?? mau mampus?” bentak Joe yang masih 1/2 bugil “slow..slow..” jawabku bersikap tenang “slow?? sampe loe kasih tau tentang ini ke orang, loe gue jamin jd mayat” gertak Joe “yakin loe mau lawan gue?” tantangku, aku sudah biasa berkelahi, nggak akan ciut nyaliku cuma karena gertakan dari Joe “eh bangsat loe ya..” teriak Joe sambil bersiap memukulku “JOE!!” teriak Sandra yang telah memakai roknya lagi sambil berlari “loe tunggu situ aja Gem!” bentak Joe ke Sandra “Joe, udah biarin, klo kita giniin malah dia macem2” ucap Sandra “nah, tuh cewe loe pinter…” jawabku “eh anjing emang loe ya…” Joe yang semakin emosi “eh Joe, gue nggak akan bilang-bilang tenang aja, asal loe jg mau enak ke gue, nggak usah emosi gitu lah, biarpun loe kakak kelas gue, umur loe sama ma gue, nggak usah sok galak gitu. Loe lanjutin deh kegiatan loe tu sama cewe loe, gue nggak akan ganggu…” ungkapku “cuih…” eluh Joe sambil menurunkan tangannya dan coba menenangkan diri “udah loe pergi sana..” usir Joe “eeiitsss tunggu bro, gue nggak mau gratisan…” jawabku licik “anjing emang ya, mau apa loe? duit?” sambil Joe merogoh saku bajunya “nggak butuh duit gue, gue nggak minta macem-macem..” jawabku “mau loe apa?” tanya Joe “haha, gue cm mo liat loe lg ML sama cewe loe, gampang kan?” jawabku Joe dan Sandra langsung bertatapan. Sementara aku berdiri diam menunggu jawaban dari mereka. “Gimana?? gue nggak ganggu, nggak megang, cuma liat doank, slow” tanya gue “Udah Joe, gpp, lagian aku nanggung nih…” ungkap Sandra “Ok, tapi jgn megang-megang loe ya…” jawab Joe setuju Dengan santai aku berjalan, kuambil sebuah kursi ditengah, lalu kududuk menunggu aksi mereka. Joe dan Sandra kembali berjalan ketempat mereka tadi, Sandra terlihat sedikit malu, tapi aku yakin dia pasti ketakutan. Joe langsung mencumbu Sandra, melahap habis bibir sexy Sandra. Aku cengar – cengir melihat tingkah mereka berdua. Tangan Joe bergerak liar meremas payudara Sandra yang kental, sementara tangan Sandra sibuk mengelus – elus k0ntol Joe yang perlahan mulai konak. Desahan kecil mulai terdengar dari mulut Sandra dan tangan Sandra semakin cepat mengelus dan mengocok k0ntol Joe. Joe segera membalikan tubuh Sandra, tangan Sandra bertumbu pada meja dan pantatnya menungging siap untuk serangan dari Joe. Joe segera memasukan k0ntolnya, Sandra meringgis menahan sodokan dari Joe kemekinya. “aaagggghhh..aahhh..terus Joe…” desah Sandra liar “ooogghhh…” desah Joe yang menikmati meki Sandra “eeemmpphh…eeeggghhh…eeemmpphhh. ..” desah Sandra semakin menjadi Tubuhku berasa panas melihat sex show live mereka didepanku, Sandra terlihat begitu cantik dengan seragam SMA dan mekinya yang sedang disodok. Matahari makin tenggelam, menyisakan cahaya – cahaya tipis yang menyinari tubuh Sandra dan Joe yang sedang mesum. Hhhmmm, nice banget!! Pantat Sandra jadi terlihat mengkilap karena pantulan dari cahaya matahari dan keringat. DAFTAR JUDI ONLIEN POKER DOMINO 69QIUQIU BOLA Joe makin mempercepat gerakannya, Sandra tak kuasa menahan itu, disenderkan wajahnya diatas meja, desahnya terus mengiringi sodokan demi sodokan dari Joe. Ditambah desahan indah dari Sandra yang membuat aku semakin merinding. Tiba – tiba kudengar desahan Sandra semakin memburu, begitu juga dengan Joe. “aaagghhh…aagghhh…yaaankkkkk. ..mau keluuuaarr…eemmmpphhhh” desah Sandra “iiyyaaaaaa yankk..eeeggghhh…” jawab Joe “aaagggghhh…eeennngg…yyyaankkk …kkkellluuuaarrrrrr yyyaankkk…aaaaaaaggghhhh…” “aaaaggghhhh …aaahhhh..aaahhh h…” desah Joe Mata Sandra dan Joe terpejam menahan nikmatnya climax mereka. Astaga aku semakin tak sanggup, ingin sekali aku bergabung dengan mereka. Joe segera membalikan tubuh Sandra, menaikannya keatas meja, dan membiarkan Sandra terlentang dengan selangkangan terbuka. Sementara Joe duduk dimeja sampingnya mencoba mengumpulkan tenaga untuk ronde berikutnya. Tiba – tiba jantung kami serasa mau copot karena kaget… “ASTAGA!!! KAAALLIIAANNNN!!!” teriak Bu Anis dari pintu kelas Aku, Joe, dan Sandra langsung panik dan diam. Melihat ibu Sandra dengan wajah marah bercampur kaget. “KALIAN SEMUA GILA!! IBU AKAN LAPORKAN KALIAN!!” marah Bu Anis sambil lalu “Bu tunggu!!!” teriaku Aku dan Joe saling berpandangan. Bu Anis telah membalik tubuhnya dan siap untuk pergi dari kelas, “GUE BISA MAMPUS!!” ucap gue dalam hati “Joe, Kejar!! Mampus Kita!!” teriak gue ke Joe sambil berlari kearah Bu Anis “Anjinggg laaahhhh…” umpat Joe sambil lari mengikutiku “….” sedangkan Sandra terdiam takut Kutarik tangan Bu Anis, dia mencoba melawan, mulutnya terbuat bersiap tuk berteriak. Tapi, tangan Joe langsung menutup mulutnya dan membantuku menarik Bu Anis kedalam kelas. Kudekap tubuh Bu Anis, Joe masih menutup mulut Bu Anis dengan tangannya. “JANGAN BERANIBERANI LOE!!!” bentak Joe ke Bu Anis “eemm..eemmm…” Bu Anis coba bersuara “Gimana nih Joe???” tanya gue ke Joe “Gue juga nggak tau!!” jawab Joe panik Bu Anis dalam dekapan eratku, bisa kucium harum tubuh dan rambutnya. Membuatku kepalaku pening, sensasi yang luar biasa, andrenalinku benar – benar mengalir. Setelah melihat aksi gila Sandra dan Joe, sekarang aku harus berhadapan dengan Bu Anis. Tak sadar tanganku menyentuh payudara Bu Anis yang empuk, itu membuatku semakin tak tahan dengan semua ini. Perlahan aku mulai meremas payudara Bu Anis, dia coba memberontak tapi apa daya seorang wanita dalam dekapan tubuh besarku. Joe mengerti maksudku, dia tersenyum licik. Aku semakin brutal meremas payudara Bu Anis, sementara kugesekan k0ntolku yang konak terbungkus celana SMA kepantat Bu Anis yang montok. Joe memanggil Sandra untuk mendekat, Sandra berjalan setengah bugil dan takut – takut kearah Joe. Joe langsung memeluk Sandra dengan satu tangannya, mereka langsung berciuman mesra didepan Bu Anis. Bu Anis mulai panik, dikerahkan seluruh tenaganya untuk mencoba menghalauku. Lagi – lagi, semua itu sia – sia. Kutarik tubuh Bu Anis terduduk dilantai. Joe pun melepas tangannya dari mulut Bu Anis, namun belum sempat Bu Anis berteriak, segera kusumpal mulutnya dengan tanganku. Joe dan Sandra mulai beraksi, Joe menjilati seluruh leher Sandra, dan Sandra sibuk mengelus k0ntol Joe. Mereka melakukan itu tepat didepan Bu Anis, membuat Bu Anis terpaksa menyaksikannya sambil terus kuremas payudaranya. Kusenderkan tubuhku dimeja, kujepit paha Bu Anis dengan kedua kakiku. Joe membisikan Sandra sesuatu, setelah itu Sandra langsung maju kearahku, bertumpu pada meja dibelakangku Sandra segera mengambil posisi menungging. Meki Sandra yang basah tepat berada diatas wajah Bu Anis, aku segera menurunkan tanganku dari mulut Bu Anis kelehernya dan segera mendongakkan wajah Bu Anis, memaksanya tuk melihat meki Sandra, sambil kubisikan “berani teriak, aku cekek ibu sampai mati” ancamku… Bu Anis pun menurut, dia terdiam dan menutup matanya. Kembali aku membisikan ditelinganya “kalau loe merem, gue cekek juga, loe harus liat” sambil kupererat cengkraman tanganku. “ii..iyy..aa..” ucap Bu Anis terbata.. Joe segera maju dan langsung menancapkan k0ntolnya kedalam meki Sandra disaksikan oleh aku dan Bu Anis yang gemetaran. Sementara Joe dan Sandra sedang asik menikmati moment mereka, aq mulai berani membuka kancing baju seragam guru biru khas sekolahku. Satu demi satu, kancing ketiga terbuka, terlihat bra Bu Anis yang ternyata juga hitam dengan renda – renda. Astaga, payudara Bu Anis tak kalah seksinya dengan payudara Sandra yang berayun – ayun diatasku. Segera kuselipkan tanganku diantara bra dan payudara Bu Anis, begitu hanya dan empuk. Aku bisa merasakan detak jantung Bu Anis yang tdk beraturan karena takut. Joe dan Sandra asik dengan moment mreka, suara desahan Sandra dan Joe. Serta suara becek dari meki Sandra yang membuat aku dan Bu Anis merinding. Tiba – tiba Sandra mendesah hebat.. “aaaahhh…aaayyyaaaannkkkkk.. ..eeennnggghhhh…” tanda Sandra orgams Tubuh Sandra bergetar, disandarkan wajahnya keatas meja yang membuat payudaranya menyentuh kepalaku, dan dari meki Sandra keluar cairan bening. Cairan itu terus keluar dan akhirnya jatuh menetes dimuka Bu Anis. Bu Anis bergetar, ditutupnya matanya, tubuh Bu Anis gelisah. Lendir dari meki Sandra terus mengalir turun, melewati hidung lalu menuju kearah mulut Bu Anis, Bu Anis menutup mulutnya rapat – rapat mencoba menahan lendir itu agar tdk masuk kemulutnya. Aku yang menyaksikan itu segera memperkuat cengkramanku dan berkata “buka mulut loe bu!!” ancam gue Dengan terpaksa dan takut, Bu Anis membuka mulutnya. Lendir itu pun masuk kedalam mulut Bu Anis. Terlihat expresi jijik diwajah Bu Anis, ingin segera dia menutup mulutnya, tapi lagi – lagi aku ancam dia dengan cekikanku. Melihat expresi itu, aku semakin tdk tahan, dengan brutal kutarik bra Bu Anis. “kkkkkrrreeeekkkkkkkk….” terdengar suara kain yang robek. Bra hitam Bu Anis putus karena taAnisnku, “aaahhhhh…” jerit Bu Anis menahan sakit. DAFTAR JUDI ONLIEN POKER DOMINO 69QIUQIU BOLA Dua buah kenikmatan terlihat, begitu matang dan siap disantap. Puting Bu Anis yang berwarna merah muda, begitu serasi dengan payudaranya yang mulus dan putih. Joe yang sedang asik melahap meki Sandra pun tertawa melihat tingkahku, melihat payudara gurunya yang terpajang menantang membuat Joe semakin semangat, dipercepatnya gerakan k0ntolnya dimeki Sandra. Payudara Sandra terus menampar – nampar ubun – ubunku, membuat aku dalam posisi yang sangat menguntungkan. Desahan Sandra semakin terdengar merdu, membuat libidoku sampai pada titik tertingginya. Kucubit dengan kasar pentil Bu Anis, “eeeennggggg…” desah Bu Anis menahan sakit bercampur nikmat. Segera kupilin – pilin pentilnya, membuat napas Bu Anis terengah – engah. Kutekan payudaranya dengan tanganku, membuat pentilnya terjepit diantara payudaranya dan tanganku. Segera kuputar – putar, tubuh Bu Anis bergetar hebat. Melihat expresi itu segera kulepas cengkramanku, Bu Anis mengambil napas lega. Tak lama setelah itu, kusambar bibir Bu Anis, kupaksa masuk lidahku, dan lidahku pun beradu dengan mantab didalam mulut Bu Anis yang lembab. Bu Anis mencoba menolak dengan mendorong lidahku keluar, tapi itu usaha sia – sia, malah membuat liurnya keluar dan membasahi leherku, membuatku semakin bersemangat. Kami semakin menikmati kegiatan masing – masing, Sandra dengan Joe, dan Aku dengan guru eskulku, Bu Anis. Terus dan terus aku habisi Bu Anis, membuat Bu Anis tak mungkin dapat meresistnya, tanganya yang tadi tergeltak kakupun tiba – tiba langsung memegang pundakku dengan takut. Tiba – tiba… “eeehhh…gueww mooo kellluuarr…aaggghhh…” Joe bersuara “Joe..Joe..sini Joe sini!!” ungkap aku semangat sambil melepas ciumanku dari mulut Bu Anis dan menyodorkan wajahnya kearah k0ntol Joe. Dan langsung dengan semangat Joe memuncratkan seluruh spermanya kearah muka Bu Anis, Bu Anis kaget dengan semua itu, matanya tepejam takut, dan mulutnya terkunci rapat. Melihat itu, tanganku usil menarik pentilnya, membuat mulut Bu Anis mengaduh “aaawwww…” dan mulutnya terbuka membuat sperma Joe masuk dalam mulutnya. Joe menarik Sandra, membatunya tidur dilantai. Aku menarik Bu Anis, memaksanya tertidur dilantai juga. Sambil kuremas payudaranya, kubuka satu persatu kancing bajunya, kini Bu Anis topless. Sandra terbujur puas dilantai dengan setengah telanjang dan mekinya yang basah. Joe berjalan menuju saklar lampu, dinyalakannya lampu kelas karena memang matahari sudah full terbenam. Aku sibuk menelanjangi Bu Anis yang sudah lemas pasrah tak berani membuka matanya. Aku bangun, melepas seluruh pakaianku, Joe datang menghampiriku dan melepas bajunya. Kami berdiri bugil menghadap Bu Anis yang juga bugil dibawah kami, kuelus paha Bu Anis dengan kakiku sambil aku berkata “Bu..Buka mata loe…” Dengan perlahan Bu Anis membuka matanya, dia melotot melihat k0ntol aku dan Joe. “masi kuat Joe??” tanyaku “dikit..bisalah ngebantai bu guru” tawa Joe “yuk ah, abisin Joe!!” semangatku “btw, nama loe sapa…” tanya Joe “call me Erik..” sambing memasang wajah licik Joe langsung berjongkok melahap bibir Bu Anis. Sedangkan aku segera membuka selangkangan Bu Anis. Terlihat jelas mekinya yang tertutup jembut yang tercukur begitu rapih, membuatku semakin tdk sabar untuk menikmatinya. Tdk perlu pemanasan lagi karena aku sudah kepanasan dengan aksi – aksi kami tadi. Segera kutancapkan k0ntolku dimeki Bu Anis yang basah dan ternyata sudah tdk perawan lagi. Sialan ni guru, ternyata perek juga. Bu Anis mencoba mendesah tapi tdk bisa karena mulutnya sedang dilahap oleh Joe. Tubuh Bu Anis bergetar hebat mencoba melawan nafsu bejatku dan Joe. Meki Bu Anis masih terasa nikmat meskipun sudah tdk perawan lagi, dinding mekinya masih terasa menjepit k0ntolku. Joe bosan dengan aktifitasnya, segeras dia berlutut lalu ditampar – tamparkan k0ntolnya dimulut Bu Anis. Bu Anis munafik menolak k0ntol itu, pada akhirnya dia membuka mulutnya dan melahapnya. Dengan k0ntolku yang menancap di mekinya dan k0ntol Joe yang memenuhi mulutnya, aku jamin Bu Anis ga akan berani untuk menolak lagi. Eeerrgghhhh, kurasakan k0ntolku makin mengeras, ya sebentar lagi aku orgams. Kutekan semakin dalam k0ntolku kemeki Bu Anis. Dan… “eeeennnggggghhhhhhhh……… ” kulepaskan miliyaran spermaku kedalam meki Anis Bu Anis mengeliat lalu tubuhnya bergetar, ternyata dia juga orgams. Joe melepas k0ntolnya dari mulut Bu Anis, begitu juga aku yang mencabut k0ntolku dari mekinya. “Joe..pernah anal nggak??” tanya gue “wah wah, belom sih, tapi boleh tuh!!” sambil menuju kearahku “hah?? jgn please, ibu minta jgn….” kaget Bu Anis ketakutan “loe nggak berhak ngelarang….” kasar jawabku Aku tidur terlentang, Joe tanpa aku suruh langsung membantu Bu Anis bangun, meletakan tubuh Bu Anis diatas tubuhku, tanganku bergerak membantu k0ntolku masuk kedalam meki Bu Anis yang becek. Dan eeeemmmmm…..oooohhhh…k0ntol ku kembali masuk menembus meki Bu Anis. Sementara Joe mengambil posisi, bersiap – siap menancapkan k0ntolnya di dubur Bu Anis. Joe membuka pantat Bu Anis, Bu Anis coba melawan tapi dalam pengaruh k0ntolku, dia tdk dapat banyak bergerak. “Bu…jangan lupain kami….kasih kami nilai 10 ya!! wahahahaha” canda Joe Dannnn…. “aaaaaaaahhhhhhhh….aaaaaahhh hhh….eeeennnnnngggmmmm…..” suara Bu Anis saat k0ntol Joe masuk menembus duburnya yang perawan. Aku dan Joe membantai habis Bu Anis, membuat Bu Anis benar – benar merasakan surga dunia. Tiba – tiba Sandra ada diatas kepalaku, tanpa basa – basi dilahapnya bibir Bu Anis. Astaga!! Ini apa namanya??? Threesome?? Jelas BUKAN!!! INI QUADSOME!!! Bu Anis tdk dapat lagi bergerak, seluruh spot sensitive-nya sudah dilahap habis oleh kami bertiga. Hanya ada desahan – desahan kecil dan hembusan napas Bu Anis yang semakin memburu. Tiba – tiba Sandra bangkit, disodorkan mekinya yang telah basah kearah mulut Bu Anis, Bu Anis berusaha menolak dan jijik. Tapi dalam kondisinya sekarang, dia tdk akan sanggup menahan itu, dengan malu – malu Bu Anis menjilati meki Sandra dengan perlahan, “eeeemmmm….” desah Sandra sambil memainkan payudaranya sendiri dengan kedua tanganya. Joe memajukan tubuhnya, membuat k0ntolnya yang tertancap dipantan Bu Anis makin dalam. Sandra pun melakukan hal yang sama, Joe dan Sandra pun saling melahap bibir diatas tubuh Bu Anis yang bugil. Kami semua serasa menjadi satu, k0ntolku dimeki Bu Anis, k0ntol Joe dipantat Bu Anis, meki Sandra yang sedang dijilati Bu Anis, dan ciuman mesra Sandra dengan Joe. Aku merasa ini seperti mimpi, bisa menancapkan k0ntolku yang lapar kedalam meki guruku sendiri dan melihat meki kakak kelasku yang cantik diatas kepalaku. Tanganku pun bergerak, aku remas kedua payudara Bu Anis yang mulai mengeras dan pentilnya yang semakin mancung. Bu Anis mendesah makin hebat sambil terus dia jilatin meki Sandra dengan mantab. Tak lama setelah itu… “aaaahhhh……aaaaaahhhhhhh.. .eeeemmmmmm….” Bu Anis segera melepas jilatannya dari meki Sandra, ya Bu Anis ORGAMS!!! Kurasakan k0ntolku tertekan makin kuat didalam meki Bu Anis, tak lama setelah itu cairan hangat membasahi k0ntolku, membuat seluruh tubuhku merinding. Dan sekarang giliranku, karena orgams Bu Anis, k0ntolku jadi terpancing. Seluruh urat ditubuhku serasa tertarik, darahku berkumpul diujung k0ntolku yang memerah, dan….. “DAMMMNNN IIITTT!!! Aaaaarrrggghhhh…eeennnggggg. …” orgams-ku sambil kuremas kencang payudara Bu Anis yang membuat tubuhnya ikut bergetar hebat. Aku tersenyum puas, kutumpahkan seluruh spermaku kedalam meki guru eskul computerku, dalam posisi Bu Anis yang diatasku membuat spermaku perlahan keluar dari meki Bu Anis bercampur dengan cairan kenikmatan Bu Anis lalu menetes jatuh ke lantai kelas. Kupejamkan mataku, mencoba menikmati moment yang begitu indah itu. Tiba – tiba lagi aku mencium bau yang begitu menggoda, kubuka mataku dan…. Sandra yang mulai lelah dengan posisinya, menindih wajahku dengan mekinya yang sudah basah dengan cairan kenikmatannya dan liur Bu Anis. Meki Sandra tepat menghantam mulutku, membuatku dapat merasakan sensasi dari meki Sandra dan aroma meki Sandra yang begitu wangi. Tanpa diperintah, lidahku otomatis bergerak, menjilat seluruh meki Sandra. Perlahan kujilati dinding luar mekinya, dan mulai masuk kedalamnya, sambil aku mampir ke klitorisnya yang hangat dan menjilatinya dengan nikmat. Kurasakan tubuh Sandra bergetar, Joe yang melihatku menjilati meki kekasihnya tampak tdk peduli, dia masih asik berciuman dengan Sandra sambil terus memutar – mutar k0ntolnya di meki Bu Anis. Bu Anis yang melihatku menjilati meki Sandra tdk mau ketinggalan, dia juga segera menjilati meki Sandra, sesekali lidahnya bersentuhan dengan lidahku, membuat sensasi yang begitu luar biasa. K0ntolku terdiam menancap didalam meki Bu Anis, tapi dengan goyang k0ntol Joe dipantat Bu Anis, itu membuat k0ntolku berayun didalam meki Bu Anis yang nikmat. DAFTAR JUDI ONLIEN POKER DOMINO 69QIUQIU BOLA Beberapa menit kami terus menikmati posisi ini lalu… “aaaahhhhhh….joeee…kkkeee lllluuuuaarrrrr….” desah Sandra “aakkuu juuggaa..eerrrggghhhh…” balas Joe Dan hebatnya, aku pun merasakan sensasi orgams lagi “aaarrgghh…annjjrriiittt…e eennngggg…” desahku bersiap memuncratkan spermaku “uuuufff…aaahhh…aaahhhh… .” diikuti Bu Anis dengan muka kecutnya AAAAAAAAAAHHHHHHHHH… kami berempat serentak berteriak bersama, tak dapat lagi menahan orgams kami. Tubuh kami berempat bergetar hebat!!! Kurasakan cairan kenikmatan Sandra mengalir kemulutku, jepitan meki Bu Anis yang semakin menjadi dan spermaku yang kembali menyembur menembus meki Bu Anis. Sedangkan Joe, memuntahkan seluruh spermanya kedalam dubur Bu Anis. Kami berempat tertidur puas dilantai, kecuali Bu Anis yang masih diatas tubuhku. Kupeluk tubuh Bu Anis yang penuh keringat, kuciumi tubuhnya, dan kami tertidur saking lelahnya. TRENDING!! Mari Bergabung Di group Facebook Forum Jual Beli Batam Lihat apa saja yang mereka jual. Foto Asli Korban Klik Instagram & Facebook!!! Kumpulan Video Bokep Indo Hot!!! Cerita Sex Lain nya Klik.. DAFTAR JUDI ONLIEN POKER DOMINO 69QIUQIU BOLA
Cerita Mesum Nyata kali ini berjudul "Bercinta dengan Kakak Kelas yang Hot". sebut saja namaku Arjuna, saya bersekolah di negeri tetangga karena mengikuti pekerjaan ayahku yang berpindah-pindah lokasinya. saya masuk ke salah satu sekolah di negeri tetangga dan duduk di kelas 1 SMA. pertama kali sekolah disana saya merasa takut tapi akhirnya aku terbiasa juga. berikut cerita selengkapnya. Aku ingat benar pada hari aku masuk sekolah saat waktu upacara hari senin, aku melihat seorang teman wanita yang mana dia kelihatan sangat terburu buru karena sedikit telat dalam upacara, aku melihat dia dalam hati bicara cantik juga cewek itu, setelah aku mendapat info ternyata dia adalah kakak kelas ku dan dia kelas 3 namanya Nara. "Cute juga nama dia". Tiba -tiba dari belakang ada rekan sekelas memegang bahu aku. "Ngapain kamu nanyain tentang kakak aku?". Buset dah, kaget aku. Aku cuma takut dipukulin soalnya dia 'gangster' di sekolahan. "Ah..enggak kok. Nanya doank" kata aku dengan gementar. Balik dari sekolah aku terus ngebayangin tuh cewek. Aku tidak bisa ngilangin dia dari pikiranku. Gila cantik banget. Bibirnya yang kecil dan tipis, buah dadanya yang montok mungkin boleh dibilang lebih besar dari ukuran teman sebayanya, betisnya yang putih dan mulus, pokoknya sangat sempurna. Aku cuma bisa ngebayangin kalau dia mau sama aku. Di suatu pagi yang cerah, aku sama nyokap pergi ke deretan toko-toko di deket rumah. Maksudnya sih mau nyari toko musik, soalnya aku mau belajar main gitar. Setelah kira-kira 1 bulan baru aku tau bahwa guru gitar aku sama dengan adiknya Nara. Terus guru aku tuh nyaranin kita berdua ngadain latihan bersama di rumahnya. Aku girang banget. Mungkin ada kesempatan aku ngeliatin wajah cantik kakaknya. Yah.. walaupun kagak "buat", ngeliat wajahnya juga udah cukup. Waktu liburan semester adiknya Kemal mengundang aku ke rumahnya untuk latihan gitar bersama. Terus aku tanya ada siapa aja di rumahnya. "Aku sama kakak aku doank kok" jawabnya. Wah.. berdebar-debar nih rasanya. Tapi aku juga rasa diri aku sendiri bodoh. Soalnya dia aja kagak kenal aku, malahan cuma ngobrol sekali-sekali melalui chatting. Tapi aku tidak peduli. Kemal sebenarnya belum pastiin kapan aku bisa datang ke rumahnya. Tapi aku tidak peduli dan datang ke rumahnya hari itu karena aku cuma ada waktu pada hari itu. Sampai di depan pagarnya aku neken bell. Kelihatannya sepi. Tiba-tiba pagar terbuka pagar otomatis nih terus kakaknya muncul. "Nyari siapa?". "Kemal" aku bilang. "Wah, maaf, Kemalnya nggak ada tuh." Wah.. sekarang baru aku sadar suara Nara ternyata lembut lagi 'cute'. "Oh.. ya udah, terima kasih." Aku muterin badan aku, belagak mau pergi gitu. Tiba-tiba suara yang lembut itu terdengar lagi. "Eh.. nggak masuk dulu? Daripada capek bolak-balik mendingan tunggu di sini." Wah!! Peluang emas! Terus aku masuk dan di hidangin minuman dingin sama Nara. Terus dia duduk di hadapan aku ngajakin aku ngobrolin sesuatu. Dalam sekelip mata, pemandangan di depan aku menjadi sangat indah. Kebetulan dia memakai baju T-Shirt tipis dan skirt pendek jadi aku bisa ngeliat bahagian pahanya yang putih mulus. Sekali-sekala aku ngelirik ke bagian dada dan pahanya. Aku rasa sih dia tau tapi dia belagak nggak peduli. "Kapan Kemal balik?" tanya aku. "Nggak tau kayaknya sih nanti jam 6" Aku ngelirik jam tangan aku. Sekarang jam 2 petang. Kira-kira selama 15 menit kami ngobrol kosong. Tiba-tiba ntah gimana jam di meja sebelahnya jatuh. Kami terkejut dan dia terus membereskan benda-benda yang berserak. Dari belakang aku bisa ngeliat pinggulnya yang putih mulus. Tiba tiba jeritan kecilnya menyadarkan lamunan aku. Ternyata jarinya terluka kena kaca. Naluri lelaki aku bangkit dan terus memegang jarinya. Tanpa pikir panjang aku isap aja darah yang ada di jarinya. Waktu darahnya udah beku aku mengangkat wajah aku. Ternyata selama ini dia ngeliatin aku. Tiba-tiba dia ngomong "Jun, kok lu ganteng banget sih?" Aku hanya tersipu malu. Terus aku diajakin ke tingkat atas untuk ngambil obat luka. Waktu duduk di sofa, aku usapin aja tuh obat ke jarinya. Tiba-tiba datang permintaan yang tidak disangka-sangka. "Jun, cium aku dong, boleh nggak?". Aku bengong doank nggak tahu mau jawab apaan. Tapi bibirnya udah deket banget ama bibir aku. Langsung aku lumat bibir mungilnya. Dia memejamkan matanya dan aku nyoba untuk mendesak lidah aku masuk ke dalam mulutnya. Dia membalas dengan melumat bibir aku. Tanpa sadar tangan tangan aku udah merayap ke bagian dadanya dan meremas-remas payudaranya yang montok dari luar pakaiannya. Dia mendesah lirih. Dan mendengarnya, ciuman aku menjadi semakin buas. Kini bibir aku turun ke lehernya dan kembali melumat dan menggigit-gigit kecil lehernya sambil tangan aku bergerak ke arah skirt pendeknya dan berusaha meraba-raba pahanya yang putih dan mulus. Tiba-tiba tangannya membuka resleting celana aku dan coba meraih penisku. Aku semakin ganas. Aku elus-elus celana dalamnya dari luar dan tangan aku satu lagi meremas-remas payudaranya yang montok. Dia mendesah dan melenguh. Akhirnya aku berhenti melumat bibir dan lehernya. Aku coba melepaskan t-shirtnya yang berwarna pink. Tetapi tangannya mencegah. "Ke kamar aku aja, yuk!" Ajaknya sambil menuntun tangan aku. Aku sih ikut aja. Aku kunci pintu kamarnya dan langsung aku raih t-shirtnya hingga dia hanya mengenakan bra putih dan skirt birunya. Aku kembali melumat bibirnya dan coba membuka kaitan branya dari belakang. Sekarang dia bener-bener telanjang dada. Langsung aku lumat payudaranya. Aku remas-remas dan aku jilatin puting kiri dan kanannya. Tanpa disadari dia mengerang. "ummh..ahh..!" Aku malah lebih bernafsu. Tiba-tiba tangannya yang lembut meraih penis aku yang sangat besar. Kira-kira 14 cm panjangnya. Dia langsung mengelus-elus dan mulai mengocok penis aku itu. Aku mengerang "Ahh..Nara..terusin..ahh!" Kira-kira 15 menit aku melumat payudaranya. Sekarang aku nyoba ngebuka skirt hitamnya. Setelah terlepas aku tidurin dia di ranjang dan kembali melumat bibirnya sambil mengusap-usap vaginanya dari luar CDnya dan tangan aku yang satu lagi memelintir puting payudara kanannya. "Ahh.. Arjun.. ummhh!" Erangnya. Akhirnya kami berdiri. Dia melepaskan baju dan celana aku dan meraih penis aku yang sangat tegang. Dia nyuruh aku duduk. Terus dia jongkok di depan aku. Dia nyium kepala penis aku dan menjilatnya. Kemudian die berusaha mengulum dan menghisap penis aku yang besar. Aku mengerang keenakan. "Ummhh..Nara..!!" Akhirnya aku nggak tahan dan menyuruhnya berhenti. Aku nggak mau keluar terlalu awal. Terus perlahan-lahan aku lepasin celana dalam putihnya dan memandang sebuah lubang berwarna merah jambu dengan bulu-bulu yang halus dan tidak terlalu banyak di sekelilingnya. Langsung aku tidurin dan aku kangkangin kakinya. Kelihatan vaginanya mulai merekah. Aku yang udah nggak tahan terus menjilati dan menghisap-hisap bahagian selangkangan dan menuju ke arah vaginanya. Aku isep dan jilatin klitorisnya. Nara menggelinjang keenakan sambil mendesah dan mengerang. "Awwhh.. uhh.. Arjun..!! Tiba tiba orgasme pertamanya keluar. Tubuhnya menggelinjang dan dia menjambak rambut aku dan sprei di ranjangnya. Kemudian aku melebarkan kedua kakinya dan mengarahkan penis aku ke arah lubang kenikmatannya. Sebelum aku masukkin aku gesekin dulu penis aku di pintu lubang vaginanya. Dia mendesah kenikmatan. Akhirnya aku dorong penis aku ke dalam vaginanya. Terasa agak sempit kerana baru 1/3 dari penis aku masuk. Perlahan-lahan aku tarik lagi dan aku dorong sekuat-kuatnya. Ketiga kalinya baru berhasil masuk sepenuhnya. "Aawwhh..sakit, Jun!!" Dia mengerang kesakitan. Maka aku berhenti sejenak nunggu rasa sakit dia hilang. Akhirnya aku mulai bergerak maju mundur. Semakin lama gerakan aku semakin cepat. Terasa penis aku bergesekan dengan dinding vaginanya. Kami berdua mengerang kenikmatan. "Ahh..Nara..enakk!!" "Mmhh..awwhh..Jun, terus, cepet lagi!" Aku semakin bernafsu dan mempercepat genjotan aku. Akhirnya dia menjerit dan mengerang tanda keluarnya orgasme ke dua. Lantas kami berdiri dan aku puter badannya hingga membelakangi aku doggy style. Aku tundukkin badannya dan aku arahin penis aku ke arah vaginanya dan aku genjot sekali lagi. Kedua payudaranya berayun-ayun mengikut gerakan genjotan aku. Aku pun meremas-remas pantatnya yang mulus dan kemudian ke depan mencari putingnya yang sangat tegang. Kami berdua banjir keringat. Aku puter putingnya semakin keras dan payudaranya aku remas-remas sekuat-kuatnya. "Ahh, Arjun..aku pingin keluar..!!" jeritnya. Terus aku percepat gerakan aku dan die menjerit untuk orgasmenya yang kali ketiga. Aku pikir-pikir aku ni kuat juga ya.. Tapi aku juga merasa mo keluar sekarang. Aku nggak sampai hati ngeluarin sperma aku di vaginanya. Langsung aku cabut penis aku dari vaginanya dan aku puter badannya. Aku arahin penis aku ke mulutnya yang langsung mengulum dan melumat penis aku maju mundur. Aku mengerang kenikmatan "Akhh..Nar, aku keluar..!!" Aku semburin sperma aku didalam mulutnya dan ditelannya. Sebagian mengalir keluar melalui celah bibirnya. Terus penis aku dibersihin dan dijilatin dari sisa-sisa sperma. Kemudian aku ngeliat jam di meja. Pukul Mati kalau nggak cepet-cepet. Selepas kami memakai baju semula dia ngucap terima kasih ke aku. "Makasih, Ron! Belum pernah aku ngrasa sebahagia ini. Sebenarnya dari pertama kali aku ngeliat kamu aku udah suka" Katanya. "Oh, emang mungkin jodoh kali soalnya waktu ngeliat kamu di gerbang sekolah aku juga udah suka." kata aku. "Tapi gimana dengan adik kamu?" "Nggak apa-apa, dia juga nggak bakalan marah. Adik aku bentar lagi datang. Jadi latihan bareng nggak?" "Nggak, ah. Males, udah letih latihan tadi" kata aku sambil tersenyum. Dia pun balas tersenyum. Akhirnya aku balik rumah dengan perasaan gembira. Mimpi aku udah tercapai.
cerita diperkosa kakak kelas